indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Cara Menghitung Kebutuhan Scaffolding Agar Jumlahnya Tepat

Dalam dunia konstruksi dan pembangunan, istilah scaffolding tentunya sudah tidak asing lagi. Mungkin bagi masyarakat awam, istilah yang satu ini tidak pernah didengar, tetapi sebenarnya benda yang satu ini pasti pernah dilihat oleh banyak orang. Scaffolding atau perancah merupakan struktur sementara yang digunakan untuk menyangga manusia dan material dalam sebuah konstruksi. 

Scaffolding sendiri biasanya dibuat saat ada pekerjaan pada bangunan gedung yang tingginya lebih dari 2 meter, sehingga tidak dapat dijangkau oleh pekerja. Dengan membuat scaffolding, maka pekerja bisa meneruskan pekerjaannya dengan lebih mudah dan aman. Umumnya, scaffolding berbentuk suatu sistem modular yang dibuat dari pipa maupun tabung dari logam. Namun, di Indonesia sendiri masih banyak ditemukan pekerja yang menggunakan scaffolding dari bahan kayu bambu karena harganya terjangkau serta dianggap cukup efektif dan aman. 

Fungsi scaffolding

Setelah membaca penjelasan di atas, tentunya Anda sudah memiliki gambaran seperti apa bentuk dari scaffolding atau perancah tersebut. Sebenarnya, ada tiga macam scaffolding yang bisa ditemui, yaitu supported scaffolds sebagai alat yang disangga dengan tiang dan dilengkapi dengan bahan pendukung lain seperti sambungan dan kerangka. 

Kemudian tipe selanjutnya adalah suspended scaffolds sebagai alat yang dibuat tergantung dengan tali atau bahan lain. Terakhir adalah tipe aerial lifts sebagai alat yang berguna untuk mengangkat manusia atau sering disebut dengan keranjang manusia. 

Fungsi dari scaffolding sendiri sangat jelas, yakni sebagai tempat yang digunakan pekerja yang sedang mengerjakan tugasnya dan menjamin keselamatannya. Fungsi kedua adalah sebagai pelindung bagi pekerja lain yang ada di bagian bawahnya, sehingga bisa terlindung dari jatuhnya alat atau bahan dari pekerja yang ada di atasnya. 

Cara menghitung scaffolding

Menghitung scaffolding sangat memerlukan ketelitian yang tinggi agar tidak ada kesalahan dalam menentukan jumlahnya. Berikut ini dijelaskan cara menghitung kebutuhan scaffolding per m2 yang perlu Anda ketahui. 

  • Pembangunan balok dan plat Lantai 

Dalam proses penghitungan pembangunan blok dan plat lantai, hal yang harus diperhatikan ialah membuat baloknya terlebih dahulu. Pertama-tama, hitung kebutuhan dari scaffolding yang diperlukan untuk balok. Kemudian, hitung juga kebutuhan dari plat lantainya. Jangan lupa bahwa harus ada ruangan yang digunakan untuk memasang scaffolding. 

Setelah itu, hitung pula ketinggian dari struktur bangunannya. Hasil yang didapatkan dari proses tersebut akan menunjukkan berapa banyak tingkat dari scaffolding yang perlu digunakan. Jadi, bisa diketahui apakah dibutuhkan lebih dari satu rangkaian scaffolding untuk menyokong proses pekerjaan bangunan. 

Setelah Anda mengetahui angka dari panjang serta tinggi dari lokasi, kemudian bagikan dengan panjang dari scaffolding, yakni 1,8 meter. Sedangkan untuk angka ketinggian, Anda bisa membagikannya dengan tinggi standar scaffolding, yakni 1,7 meter. Kebutuhan scaffolding bisa dilihat dari hasil panjang serta hasil pembagian tinggi dari hitungan tersebut dan akan didapatkan jumlah scaffolding yang dibutuhkan. 

  • Penghitungan dengan metode mapping

Menghitung jumlah kebutuhan scaffolding juga dapat dilakukan dengan metode mapping. Metode ini bisa mendapatkan hasil yang lebih akurat, sehingga sering dijadikan pilihan untuk menghitung kebutuhan scaffolding. Berikut ini cara menghitung dengan metode mapping.

Pertama-tama, Anda harus memiliki gambar bangunan yang akan dipasang scaffolding. Usahakan gambarnya sangat detail agar hasilnya bisa tepat dan akurat. Kemudian, sesuaikan jack base serta u head yang bisa mempermudah mendapatkan gambaran dari kebutuhan scaffolding. Setelah itu, lihat ukuran luas dari standar scaffolding agar nantinya hasil perhitungan lebih tepat, yaitu 1,2 x 1,8 meter dan tingginya 1,7 meter. 

Itulah penjelasan mengenai fungsi dari scaffolding serta cara menghitung kebutuhan scaffolding per m2 yang harus Anda ketahui. Menghitung scaffolding memerlukan keterampilan dan ketelitian. Jadi, jika Anda belum pernah melakukan sebelumnya, Anda bisa meminta bantuan dari seseorang yang sudah profesional. 

You May Also Like