indosteger@gmail.com   +62218294428

News

5 Faktor Penting dalam Perencanaan Konstruksi Rangka Atap Baja Ringan

Atap rumah maupun bangunan bukan hanya sekadar tempat untuk melindungi bagian dalam dari panas dan hujan  saja. Selain itu, juga dapat menambah estetika hingga mempengaruhi suhu ruangan. Oleh karena itu, dalam hal perencanaan konstruksi rangka atap baja ringan ada beberapa faktor penting yang perlu Anda perhatikan seperti yang diuraikan dalam ulasan di bawah ini.

Perhatikan Lebar Bangunannya

Faktor utama dalam hal perencanaan konstruksi rangka atap baja ringan ialah memperhatikan dimensi bangunanya. Dalam hal ini yang paling berpengaruh adalah lebar bangunan, sebab lebar bangunan ini bisa menentukan bentuk kuda-kuda rangka baja ringan yang digunakan. Begitu pula ketika memasangnya, tentu akan mempengaruhi jarak pemasangan antar kuda-kuda tersebut.

Pada faktor utama ini, lebar bangunan pun memberikan Anda gambaran dalam memilih ketabalan bahan atap baja ringan. Dari situlah Anda bisa menentukan apakah menggunakan atap baja secara rangkap atau tidak.

Bahan Penutup Atap Harus Baik

Kedua, Anda pun patut memperhatikan penutup atap baja ringan dalam keadaan baik. Contohnya saja untuk desain kuda-kuda atap, penggunaan baja ringan bisa disesuaikan dengan memasang genteng metal sebagai penutup atapnya. Lain lagi bila Anda menggunakan genteng yang terbuat dari tanah liat. Hal tersebut juga mempengaruhi beratnya.

Jadi, di sini dalam memilih bahan penutup sebaiknya perlu disesuaikan dengan jenis kuda-kudanya. Apabila semakin berat bahan penutup atap yang digunakan., maka Anda pun harus menggunakan kuda-kuda rangkap. Ini untuk menambah kekuatannya. Tidak hanya itu saja, jenis bahan penutup tersebut juga bisa mempengaruhi berapa besaran jarak antar ring yang digunakan.

Sudut Atap Juga Perlu Diperhatikan

Sudut atap mungkin terlihat sepele bagi sebagian orang, namun dalam dunia konstruksi khususnya dalam perencanaan konstruksi rangka atap baja ringan sangat penting. Sudut atap tidak sekadar memberikan estetika saja, lebih dari itu kemiringan maupun sudut atap memiliki fungsi untuk memudahkan ketika mengalirkan air hujan.

Di sisi lain, dalam kondisi tertentu bangunan yang memiliki sudut atap besar, memiliki pengaruh pada udara dan pembebebanan angin yang ada di konstruksi atap tersebut. Maka, agar memperoleh hasil yang tepat perlu diperhitungkan kembali sudut atap tersebut dalam hal perencanaan konsturksi.

Beban Tambahan Lainnya yang Digunakan

Faktor yang keempat ialah mengenai beban tambahan yang digunakan pada atap. Semisalnya saja bila Anda ingin memasang water heater maupun panel surya. Tentu permukaannya harus dirancang khusus agar memberikan kekuatan yang maksimal ketika menopang peralatan tersebut. Usahakan permukaan atap tersebut memiliki luas yang cukup.

Sebab, jika luasnya tidak terlalu mencukupi maka tentu akan merepotkan. Terlebih lagi jika rangka tersebut tidak memiliki kekuatan yang cukup dalam menopang. Dikhawatirkan rangka tersebut bisa bengkok bahkan hal yang terburuk adalah dapat patah dan melukai Anda.

Material yang Digunakan dan Pendukung

Terakhir selain faktor-utama di atas, Anda juga perlu memperhatikan faktor pendukung yang digunakan saat memasang rangka atap baja ringan. Contohnya saja scaffolding yang digunakan. Penggunaan scaffolding dalam pemasangan tersebut akan sangat membantu dalam pengerjaan. Namun, Anda perlu memperhatikan jenis scaffolding yang tepat.

Untuk pengerjaan kontruksi atap tersebut bisa menggunakan scaffolding beroda dan scaffolding model frame. Keduanya mudah digunakan dan dapat dipindahkan ke tempat lain ketika pemasangan atap di satu titik selesai dan dilanjutkan ke titik lainnya.

Kini, sudah saatnya Anda memperhatikan kelima faktor tersebut dalam pemasangan atap baja besi ringan agar nyaman dan aman.

You May Also Like