indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Jenis Atap Kanopi yang Ringan dengan Daya Tahan Lama

Kanopi adalah suatu struktur pada bangunan yang fungsinya serupa dengan atap, yakni sebagai perlindungan dari cuaca. Biasanya kanopi digunakan pada bagian yang terpisah dari bangunan rumah seperti garasi atau taman. Terkadang kanopi juga dihadirkan sebagai dekorasi untuk mempercantik tampilan rumah.
 

Jenis-Jenis Atap Kanopi yang Umum Digunakan

Saat ini ada banyak sekali jenis bahan atap kanopi yang bisa dijadikan pilihan. Pembuatan kanopi yang wujudnya permanen, ada juga yang mudah dibongkar pasang. Berikut ini akan dibahas tentang jenis atap kanopi berdasarkan material penyusunnya.
 

1. Atap Kanopi Polycarbonate

Jenis atap kanopi yang pertama adalah polycarbonate. Atap polycarbonate adalah jenis kanopi yang paling sering digunakan karena mudah ditemukan dan cukup tahan lama. Material polycarbonate terbukti mampu menyerap serta menahan sinar matahari dengan adanya fungsi UV Protection. Dengan penggunaan normal, polycarbonate mampu bertahan hingga 10 tahun.

Bahan kimia yang menyusun kanopi polycarbonate membuat kanopi ini memiliki tingkat kelenturan (flexibility) yang tinggi sehingga kanopi yang dibuat dari material ini pun lebih mudah untuk dibentuk dan ringan. 

Bukan hanya itu, polycarbonate juga hadir dengan aneka warna, mulai dari warna-warna netral seperti bening dan hitam, hingga warna hijau dan ungu. Adapun jenis yang bisa Anda temukan dalam pasaran adalah Lexan, Twinlit, Starlite, Solarflat, Solartuff, Carbolux, Lexan Carboron, GE, Molydex, X-Lite, Cladian, dan Plast.
 

2. Atap Kanopi Spandek

Berikutnya ada kanopi spandek. Jenis atap kanopi yang satu ini terbuat dari bahan dasar aluminium dengan campuran seng. Terkadang atap spandek juga disebut dengan nama Zyncalum. Ciri utama dari kanopi spandek adalah bentuknya yang bergelombang, serupa dengan genting  yang sudah disusun.

Jika dibandingkan dengan bahan polycarbonate, kanopi spandek memiliki daya tahan yang lebih tinggi. Kanopi spandek memiliki durability yang lebih lama lagi sekitar 30 tahun. Dari segi harga, bahan Zyncalum ini juga relatif lebih terjangkau. 

Sayangnya, kanopi spandek kurang dekoratif jika digunakan untuk mempercantik rumah. Maka tidak heran jika banyak yang membeli kanopi spandek ini dan dicat kembali. Namun, penggunaan atap ini perlu dipertimbangkan apabila Anda tinggal di tempat yang panas dan berisik jika hujan turun. Atap ini biasanya digunakan untuk pabrik.
 

3. Atap Kanopi Alderon

Atap kanopi alderon adalah jenis atap kanopi yang terbuat dari bahan Unplasticizide Polyvinyl Chloride (UPVC). Jenis atap ini baisanya disebut dengan Alderon Deck.  Bentuknya mirip dengan kanopi spandek, hanya saja kanopi alderon memiliki struktur berongga (twin wall) sebagai penahan panas sekaligus peredam suara.

Apabila dibandingkan antara Alderon vs Spandek, kanopi alderon adalah jenis yang paling kuat. Kanopi ini mampu menahan beban hingga 150 kg. Jika diinjak pun kanopi alderon tidak akan rusak atau pecah. Tingkat ketahanan yang tinggi ini membuat kanopi alderon dibanderol dengan harga yang relatif  lebih mahal dibanding polycarbonate dan spandek. 

Harga atap alderon biasanya dimulai dari 100 ribu per 1,2x860x2110mm. Biasanya harga bergantung dengan ukuran dan jenisnya. Kanopi ini memiliki 3 jenis diantaranya Alderon Twinwall, Alderon RS, Alderon Lite. 

Alderon Rs Rooftop harga lebih terjangkau dan tingkat ketebalannya sedang, tidak terlalu tebal maupun tipis. Ketiga jenis atap alderon ini memiliki perbedaan pada lapisan dan ketebalannya saja, untuk kualitas hampir semua jenis kanopi alderon memiliki kualitas yang sangat cocok untuk atap rumah Anda
 

4. Atap Kanopi Onduline

Selain kanopi polycarbonate, onduline juga merupakan jenis atap kanopi yang populer. Bentuknya bergelombang, namun jarak antar gelombangnya lebih rapat dibandingkan dengan kanopi spandek. Kanopi onduline menjadi populer karena bentuk dan kegunaannya sangat luas. Anda bisa menggunakannya sebagai kanopi taman hingga atap rumah.

Bukan hanya itu, kanopi onduline juga mampu meredam suara dengan baik, terutama suara bising dari air hujan. Kanopi onduline juga memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap angin. Jenis atap kanopi ini bahkan mampu bertahan pada angin berkecepatan 192,12 km/h atau setara dengan angin topan. Untuk kekuatannya sendiri, onduline mampu menahan beban hingga 900 kg/m2.
 

5. Atap Kanopi Fiber

Atap kanopi fiber bisa menjadi solusi pengganti atap kaca. Biasanya dipakai menjadi kanopi dari garasi rumah. Penggunaan kanopi fiber ini bisa cocok untuk lokasi pabrik yang membutuhkan intensi cahaya lebih tinggi dan biasanya pada ruangan yang cukup banyak memiliki ventilasi udara. 

Pelaku industri sering memilih jenis atap Alsynite, dikarenakan jangka waktu dan ketahananya bisa bertahan hingga 25 tahun. Instalasinya un cepat dan praktis.

Baca juga: Cara Memilih Atap Kanopi Bening
 

6. Atap Kanopi Go Green

Dinamakan Go Green, karena jenis atap kanopi ini terbuat dari bahan yang ramah lingkungan. Bahan dan material pembuatannya cenderung lebih sedikit menggunakan bahan kimia asbestos, dan ini sudah teruji 100% lulus bahan B3.  Jenis atap kanopi Go Green juga dapat dipadukan dengan jenis atap kanopi baja ringan lainnya.

Harga kanopi Go Green ini juga cukup ekonomis, tahan lama dan memiliki lapisan ultraviolet. Cenderung kuat, bebas dari karat dan fleksibel, untuk atap ini harga dimulai dari 60 ribuan.
 

7. Atap Kanopi Kaca

Penggunaan kanopi ini tidak terlalu disarankan, karena berbahan kaca dan tidak kuat untuk menopang banyak beban. Hanya saja dari segi interior dan gaya, tentunya ini akan membuat rumah dan ruangan mu semakin unik. 

Cenderung pemasangan kanopi kaca ini cukup rumit, karena kanopi kaca harus dilapisi dengan kanopi fiber. Jika menggunakan kanopi kaca dalam ruangan terbuka, misalnya untuk carport, disarankan untuk menggunakan jenis kanopi kaca buram, sehingga kanopi Anda dapat bertahan lama secara fungsi.
 

8. Atap Kanopi Galvalum

Akhir-akhir ini jenis kanopi yang terbuat dari baja ringan ini sering sekali digunakan oleh rumah tangga yang memiliki jenis rumah minimalis. Rangka kanopi dari jenis kanopi baja ringan ini tetrgolong kuat dan tahan karat. Tipe kavling 32 hingga 50 sering sekali menggunakannya menjadi salah satu pilihan kanopi atau atap untuk teras rumah. 

Kelebihan dari Galvalum sendiri adalah pemasanganya yang mudah dan bisa dilakukan sendiri, bahan yang relatif murah, dan memiliki sifat yang non-combustible, inilah alasan mengapa kanopi galvalum sering digunakan untuk menjadi pemanis teras rumah Anda. Untuk kelebihan dari kanopi galvalum, Anda bisa membaca lebih lanjut tentang 5 kelebihan kanopi galvalum untuk bangunan.
 

9. Atap Kanopi Membrane

Jenis atap kanopi satu ini dapat dibilang merupakan salah satu jenis atap yang cukup mahal. Walaupun begitu, hal tersebut tidak menghalangi orang-orang banyak untuk membelinya.

Pasalnya, dengan harganya yang cukup mahal tersebut, jenis atap membrane menawarkan daya tahan yang tinggi serta durabilitas yang cukup lama. Tidak hanya itu, atap kanopi jenis membrane ini juga dapat menambah nilai estetika dari rumah Anda. Bahan kanopi ini juga memiliki sifat tahan terhadap matahari dan membuatnya meredam panas.

Itulah dia ulasan tentang jenis atap kanopi untuk Anda yang sedang berencana untuk melindungi dan mempercantik hunian Anda. Atap kanopi tidak hanya berfungsi untuk melindungi hunian Anda, tetapi juga untuk mempercantiknya. Pilihlah jenis kanopi yang sesuai dengan kebutuhan rumah dan ketersediaan biaya Anda. Simak tips-tips lainnya terkait konstruksi dan jenis-jenis bahan bangunan lainnya. Jika pembangunan rumah membutuhkan scaffolding, Indosteger bisa menyiapkannya untuk Anda!

Recent Articles