Indosteger
Indosteger adalah platform jual dan sewa scaffolding dengan proses produksi menggunakan teknologi tinggi dan bahan berkualitas sehingga hasil produksi berstandard nasional.
Besi merupakan material konstruksi yang banyak digunakan karena kekuatannya tinggi dan mudah dibentuk. Namun, salah satu tantangan utama dalam penyimpanan besi adalah risiko karat akibat paparan udara lembap, air, atau kondisi lingkungan yang tidak ideal. Oleh karena itu, memahami cara menyimpan besi agar tidak berkarat menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas material sekaligus menghindari kerugian biaya.
Artikel ini akan membahas tips penyimpanan besi secara tepat berdasarkan praktik yang umum digunakan di dunia konstruksi dan pergudangan.
Baca juga: Jenis-Jenis Besi Profil dan Tips Memilihnya dengan Benar!
Sebelum memahami cara penyimpanan yang benar, penting untuk mengetahui penyebab utama karat. Karat terjadi karena reaksi oksidasi antara besi, oksigen, dan kelembapan. Beberapa faktor yang mempercepat proses ini antara lain:
Lingkungan dengan kelembapan tinggi
Kontak langsung dengan air hujan atau genangan
Sirkulasi udara yang buruk
Permukaan besi yang kotor atau tergores
Jika penyimpanan tidak diperhatikan, besi dapat mengalami penurunan kualitas yang berpengaruh pada kekuatan struktur.
Lokasi penyimpanan memiliki peran besar dalam mencegah karat. Pilih tempat yang terlindung dari hujan dan tidak bersentuhan langsung dengan tanah. Gudang dengan ventilasi baik membantu menjaga kelembapan tetap stabil sehingga proses oksidasi bisa diminimalkan.
Hindari meletakkan besi langsung di lantai atau tanah. Gunakan pallet kayu, rak besi, atau penyangga khusus agar ada jarak antara material dan permukaan bawah. Cara ini membantu mengurangi risiko kelembapan yang naik dari lantai.
Menutup besi menggunakan terpal dapat melindungi dari debu dan air. Namun, pastikan tidak menutup terlalu rapat hingga menyebabkan kondensasi. Idealnya, sisakan ruang udara agar kelembapan tidak terperangkap di dalam.
Penyusunan besi yang terlalu rapat dapat memerangkap air dan mempercepat karat. Susun material berdasarkan jenis, ukuran, atau panjangnya agar lebih mudah dipantau serta menjaga sirkulasi udara tetap lancar.
Jika besi akan disimpan dalam jangka waktu lama, pertimbangkan penggunaan pelapis anti karat seperti oli ringan atau coating khusus. Lapisan ini berfungsi sebagai pelindung tambahan dari udara dan kelembapan.
Penyimpanan yang baik tetap membutuhkan pengecekan berkala. Periksa apakah ada titik karat, genangan air, atau perubahan kondisi gudang. Semakin cepat masalah terdeteksi, semakin mudah mencegah kerusakan lebih lanjut.
Baca juga: Daftar Ukuran Panjang Besi Beton dan Kegunaannya yang Perlu Dipahami
Selain metode dasar di atas, ada beberapa praktik yang sering diterapkan di lapangan:
Susun besi dengan kemiringan ringan agar air tidak mengendap
Hindari penyimpanan terlalu dekat dengan bahan kimia korosif
Gunakan sistem FIFO (first in, first out) untuk mengurangi waktu penyimpanan terlalu lama
Pastikan area penyimpanan memiliki drainase yang baik
Langkah-langkah ini membantu menjaga material tetap layak digunakan sebelum proses pemasangan.
Mengetahui cara menyimpan besi agar tidak berkarat bukan hanya soal menjaga tampilan material, tetapi juga memastikan kualitas dan kekuatan struktur tetap optimal. Dengan memilih lokasi penyimpanan yang tepat, menggunakan alas penyangga, menjaga sirkulasi udara, serta melakukan pemeriksaan rutin, risiko karat dapat diminimalkan secara signifikan.
Bagi kebutuhan proyek konstruksi yang membutuhkan besi dan baja, seperti besi hollow galvanis, Indosteger siap membantu Anda. Temukan keperluan konstruksi Anda di Indosteger sekarang juga.