indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Cara Benar dan Aman Memasang Scaffolding

Scaffolding atau steger atau perancah merupakan alat penyangga yang bermanfaat untuk mempermudah pekerja bangunan saat tengah membangun bangunan tinggi. Alat ini mungkin terlihat sepele, akan tetapi sebetulnya sangat vital dalam suatu proses pengerjaan bangunan. Konstruksi scaffolding juga mungkin terlihat sederhana. Padahal, dibutuhkan perhatian serius mengenai cara benar dan aman memasang scaffolding.

Memasang scaffolding tidak boleh dilakukan sembarangan. Banyak bahaya mengintai jika Anda tidak hati-hati. Contohnya seperti terjatuh, tersetrum listrik, dan kejatuhan benda-benda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memerhatikan kekuatan konstruksi agar tidak kelebihan beban (overload). Ketika membeli seperangkat scaffolding, biasanya Anda akan mendapatkan rangkaian terpisah, lalu Anda akan memasangnya kembali. Di sini, diperlukan pengetahuan agar tak terjadi hal-hal yang berbahaya.

Pekerja yang memasang, melakukan konstruksi, memelihara, memeriksa, memindahkan, dan memperbaiki scaffolding harus memerhatikan sejumlah hal. Mereka wajib memilih metode yang tepat, paham peraturan desain, dan mengerti kondisi tempat kerja di mana scaffolding akan didirikan. Berikut ini cara tepat dan aman memasang scaffolding.

Selalu Lakukan Pengecekan Sebelum Digunakan

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah melakukan pengecekan. Pastikan seluruh bagian dasar, kerangka, dan alat pengunci scaffolding sudah terpasang dengan baik. Cek semua yang terkait dengan scaffolding, seperti papan dan pagar aman dari goncangan.

Sebelum menggunakan scaffolding, perhatikan juga kondisi permukaan, tinggi-rendah, dan jarak antara scaffolding dengan jaringan kabel listrik. Pastikan kondisi permukaan sudah rata agar nantinya scaffolding bisa berdiri dengan stabil. Pasang pula scaffolding jauh dari jaringan kabel listrik untuk meminimalisir risiko tersengat listrik.

Selalu Memulai dari Tingkat Bawah

Untuk beberapa proyek bangunan atau konstruksi khusus, mungkin Anda harus memasang lebih dari satu tingkat scaffolding. Nah, apabila Anda hendak melakukan hal ini, Anda wajib menyelesaikan tingkat pertama scaffolding lebih dahulu. Pastikan juga tingkat pertama scaffolding sudah terpasang dengan benar dan stabil sebelum Anda lanjut ke tingkat berikutnya. Hal ini penting dilakukan karena level pertama menyanggah rangkaian atau tingkat di atasnya.

Gunakan Alat Bantu

Bagi yang hendak memasang scaffolding lebih dari satu tingkat, Anda disarankan untuk menggunakan ragam alat bantu. Salah satu yang cukup krusial adalah tali tambang. Alat satu ini berfungsi untuk menaikkan rangkaian steger ke atas agar lebih mudah. Selain itu, lebih baik dilakukan oleh banyak orang agar risiko kecelakaan bisa ditekan.

Memakai ADP Sesuai Peraturan Keselamatan

Ketelitian dan kehati-hatian dalam memasang scaffolding akan percuma jika Anda tidak mengenakan alat keselamatan. Untuk itu, Anda harus memakai alat pelindung kepala, sepatu anti-slip (boots), rompi, dan tali pengaman. Ingatkan juga rekan-rekan kerja Anda untuk melakukan hal yang sama. Perlu diingat kembali bahwa bekerja di area pembangunan sangat rentan akan kecelakaan. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan?

 

Itu tadi beberapa cara tepat dan benar dalam memasang scaffolding untuk menghindari kecelakaan. Selalu pahami desain dan lingkungan area pembangunan. Jangan ragu untuk menggunakan jasa ahli atau setidaknya berkonsultasi dengan orang yang paham betul akan cara kerja scaffolding.

Kualitas scaffolding juga berperan cukup besar dalam keamanan pemasangan. Scaffolding dengan kualitas baik tentunya akan cenderung lebih aman dalam hal pemasangan dan pemakaiannya nanti. Untuk itu, pastikan Anda menggunakan scaffolding yang baik. Anda bisa mendapatkannya melalui indosteger.co.id, distributor, pabrik, dan supplier untuk jual dan sewa stager scaffolding berkualitas.

You May Also Like