indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Memahami Cara Memperbaiki Tembok yang Retak Tembus dan Penyebabnya

Mengetahui cara memperbaiki tembok yang retak tembus sangat berguna bagi Anda yang ingin melakukan pengecatan ulang. Tembok yang bermasalah seperti tembok retak tembus ini membuat permukaan tembok menjadi tidak rata, sehingga akan menyulitkan saat dicat ulang. Tembok retak juga membuat hunian Anda terlihat kurang indah untuk dipandang.

Tembok retak harus segera dilakukan perbaikan. Apabila dibiarkan terlalu lama, retakan tersebut akan menjadi tempat rembesan air hujan yang membuat ruangan menjadi terasa lembap dan mudah rapuh. Tembok yang lembap ini dapat mengganggu kenyamanan bagi penghuni rumah.

Untuk mengatasi masalah tersebut, artikel ini menjelaskan tentang cara mengatasi tembok retak beserta penyebabnya. Jadi, bagi Anda yang ingin mengetahui informasi selengkapnya silakan baca ulasannya di bawah ini.

Bagaimana Cara Memperbaiki Tembok yang Retak Tembus?

Terdapat beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk memperbaiki tembok yang retak tembus. Cara tersebut disesuaikan dengan kasus dan penyebab yang berbeda. Berikut ini adalah cara memperbaiki tembok yang retak tembus yang bisa Anda coba.

1. Tembok Retak Tembus Karena Pergeseran Struktur

Tembok rumah Anda bisa retak karena adanya pergeseran pada struktur bangunan seperti kolom, balok, ataupun fondasi. Pergeseran struktur lebih sering disebabkan karena bencana alam gempa bumi. Retak tembok yang disebabkan oleh pergeseran struktur ini sebaiknya jangan ditunda, karena akan menjadi lebih parah jika terjadi pergeseran kembali.

Cara memperbaiki kasus retak tembok seperti ini: Pertama, buatlah celah pada bagian balok dan dinding atas untuk mengurangi tekanan pada retakan. Kemudian isilah celah tersebut dengan bahan empuk seperti karet atau styrofoam kemudian tutup dengan gypsum atau lis kayu.

Selanjutnya, buka pada bagian tembok yang retak dengan lebar kurang lebih 1 cm dan tambal menggunakan campuran adukan semen dan pasir dengan perbandingan 1:5. Setelah itu, biarkan hingga mengering dengan sempurna.

Untuk hasil yang lebih rapi, lapisi tembok yang retak menggunakan super cement atau acian putih. Setelah kering, Anda bisa mengecatnya kembali.

2. Tembok Retak Tembus Karena Perbedaan Bahan

Retak tembok ini diakibatkan karena adanya perbedaan bahan yang digunakan pada dinding rumah dalam satu plesteran seperti bata dengan kayu atau beton. Contohnya saja pada sambungan kosen pintu, jendela atau ventilasi udara. Retak yang terjadi ini karena adanya pemuaian atau penyusutan dari bahan yang memiliki sifat berbeda. Retak yang ditimbulkan biasanya sesuai dengan bentuk sambungannya.

Cara memperbaiki retakan tembok model ini yaitu membuat dilatasi atau rongga pada sambungan kedua bahan tersebut. Pada rongga tersebut, masukan rubber sealant, besi strip atau fiber glass untuk menguatkan sambungan tembok. Setelah itu, buatlah acian untuk meratakan permukaannya dan langsung cat jika sudah kering.

Baca Juga: Apa Penyebab Tembok Retak di Rumah?

3. Tembok Retak Tembus Karena Saluran Pipa

Apabila Anda pernah melihat tembok dengan keadaan yang lembap atau berair, bisa jadi penyebab utamanya adalah air rembesan yang berasal dari saluran pipa yang tidak bekerja dengan baik atau rusak. Air rembesan pada tembok bisa menimbulkan beberapa masalah seperti adanya perubahan warna pada tembok hingga membuat tembok menjadi retak dan mudah lapuk.

Selain itu, saluran pipa yang tidak tidak dipasang dengan baik juga bisa menimbulkan retakan pada tembok. Contohnya adalah pipa yang dipasang hanya pada permukaan bata tanpa dibuat celah kemudian langsung diplester. Hal ini akan menyebabkan keretakan sepanjang garis saluran pipa.

Jika kondisinya seperti ini, hal pertama yang perlu dilakukan untuk memperbaikinya adalah lakukan pengecekan pada tembok yang bermasalah. Bila memang penyebabnya adalah karena saluran pipa, Anda bisa memperbaikinya dengan cara membongkar bagian tembok tersebut. Lalu, bungkuslah pipa dengan menggunakan kawat ayam dan isikan dengan campuran semen dan pasir 1:5.

Setelah mengering, kemudian lebur dengan acian putih untuk meratakan permukaannya dan agar hasilnya lebih rapi.

4. Tembok Retak Tembus Karena Penanaman Kabel

Keretakan pada dinding juga bisa disebabkan karena penanaman kabel dalam tembok. Keretakan akibat penanaman kabel ini biasanya karena dilakukan setelah tembok selesai diplester dan diaci.

Untuk menghindari kerusakan pada tembok, sebaiknya proses penanaman kabel pada tembok ini dilakukan sebelum tembok diplester dan diaci, minimal satu hari sebelumnya. Lalu untuk pembuatan celah pada tembok harus dilakukan dari jauh hari agar hasil penanaman kabel lebih rapi.

Sedangkan untuk memperbaiki keretakan akibat penanaman kabel pada tembok yang sudah telanjur diplester dan diaci, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan campuran semen dan pasir. Masukan kedalam celah dan biarkan mengering. Selanjutnya, lebur dengan campuran super cement dan air untuk merapikannya.

Itulah dia cara-cara memperbaiki tembok retak tembus yang bisa kami bagikan untuk Anda. Tembok yang retak tembus selain dapat mengganggu keindahan rumah juga bisa membahayakan penghuninya jika terus dibiarkan. Namun, terkadang posisi tembok yang retak ini cukup menyulitkan untuk diperbaiki apabila berada pada ketinggian yang cukup tinggi.  

Jika kondisinya demikian, maka Anda perlu bantuan alat tangga scaffolding untuk memperbaikinya. Proses perbaikan tembok retak biasanya tidak memerlukan waktu yang lama, jadi sebaiknya Anda menyewa saja daripada harus membelinya. Anda bisa sewa scaffolding dalam waktu mingguan atau bulanan di Indosteger dengan kualitas dan harga terbaik. Segera hubungi tim kami untuk info selengkapnya!

Demikianlah pembahasan kali ini, semoga cara memperbaiki tembok yang retak tembus dari kami ini bisa dijadikan referensi dalam memperbaiki tembok yang retak pada rumah Anda.

Recent Articles