Indosteger
Indosteger adalah platform jual dan sewa scaffolding dengan proses produksi menggunakan teknologi tinggi dan bahan berkualitas sehingga hasil produksi berstandard nasional.
Anda wajib mengetahui perbedaan hollow galvanis dan galvalum sebelum membeli atap untuk rumah, gudang, atau bangunan lainnya. Saat melihat opsi logam untuk atap, Anda mungkin mendengar istilah galvalume dan baja galvanis. Kedua logam ini tidak terlalu berbeda satu sama lain menurut definisi. Mari kenali perbedaannya di artikel ini.
Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan adalah: apa perbedaan antara besi hollow galvalum dan baja galvanis saat digunakan di atap. Galvalume dan galvanis memiliki perbedaan signifikan dalam hal durasi ketahanan, ekspektasi kinerjanya, dan sebagainya.
Besi Galvanis adalah bahan pokok konstruksi bangunan, manufaktur, dan fabrikasi karena daya tahan dan ketahanannya terhadap korosi atau anti karat. Material yang terbuat dari baja ini termasuk salah satu jenis baja yang dikenal kuat dan tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan. Umumnya, baja galvanis dapat bertahan sekitar 15–20 tahun dengan perawatan minimum.
Besi hollow galvanis merupakan salah satu jenis besi hollow yang dibuat dari baja yang dibersihkan, kemudian dilapisi seng menggunakan proses hot dip galvanizing. Proses tersebut menghasilkan lapisan anti karat yang efektif melindungi material dari korosi, goresan, hingga benturan ringan. Dibandingkan besi hollow hitam, besi hollow galvanis memiliki tingkat ketahanan terhadap karat yang lebih baik.
Baca Juga: 4 Kelebihan Besi Galvanis Untuk Konstruksi Bangunan
Karena sifatnya yang tahan karat dan memiliki kekuatan yang baik, besi hollow galvanis banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti:
Rangka atap yang dipadukan dengan baja ringan.
Rangka plafon untuk bangunan rumah maupun komersial.
Kanopi dan pagar yang terpapar cuaca luar.
Struktur rangka, pipa, maupun plat pada berbagai proyek konstruksi.
Material ini juga mampu menahan beban dengan baik selama ukuran dan ketebalan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan proyek.
Galvalum merupakan salah satu material yang banyak digunakan dalam dunia konstruksi bangunan karena memiliki perlindungan korosi yang sangat baik.
Material ini dibuat dengan melapisi baja menggunakan campuran 55 aluminium, zinc, dan silikon sehingga menghasilkan lapisan pelindung yang lebih optimal. Berkat komposisi tersebut, galvalum memiliki daya tahan yang tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan dan menjadi pilihan untuk berbagai kebutuhan material konstruksi.
Baca Juga: 7 Keunggulan Kelemahan Atap Galvalum dan Harganya
Galvalum cocok untuk proyek yang membutuhkan material dengan ketahanan korosi tinggi dan perawatan yang minim. Penggunaannya dapat ditemukan pada berbagai bagian bangunan, seperti:
Atap dan dinding bangunan.
Kanopi, gudang, dan bangunan industri.
Rangka ringan yang tidak menerima beban berat secara langsung.
Berbagai aplikasi konstruksi yang membutuhkan material tahan lama.
Saat memilih material, penting untuk mempertimbangkan fungsi, lokasi pemasangan, serta spesifikasi yang dibutuhkan. Proses pelapisan menggunakan suhu panas membuat lapisan pelindung melekat kuat pada baja sehingga tidak mudah terkelupas. Selain itu, meskipun memiliki berat yang relatif ringan, galvalum tetap mampu memberikan performa yang baik untuk berbagai aplikasi konstruksi.
Besi hollow galvalum dan galvanis menjadi dua material yang paling sering digunakan dalam dunia konstruksi karena sama-sama memiliki ketahanan terhadap korosi serta umur pakai yang panjang.
Meskipun terlihat serupa, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan jenis bangunan, kondisi lingkungan, dan kebutuhan struktur. Berikut adalah kegunaan masing-masing material besi hollow.
Galvalum cocok diterapkan pada atap, dinding, trim, aksen, dan sebagainya. Lapisan ini diaplikasikan pada bangunan yang berlokasi di area ekstrem.
Contohnya seperti di zona badai, lokasi dengan curah hujan tinggi atau salju, daerah bersuhu tinggi, dan banyak lagi. Selain itu, material galvalum juga ringan, anti karat, dan fleksibel.
Baca juga: 8 Kelebihan Galvalum sebagai Atap dan Harganya
Besi hollow galvanis banyak digunakan pada berbagai kebutuhan konstruksi yang memerlukan material kuat, tahan lama, dan ekonomis. Material ini umum dimanfaatkan untuk rangka plafon, kanopi, pagar, partisi, hingga berbagai rangka bangunan yang digunakan di area dalam maupun luar ruangan.
Berkat lapisan seng (zinc) yang melindungi permukaannya, besi hollow galvanis mampu memberikan perlindungan yang baik terhadap karat sehingga cocok digunakan pada lingkungan dengan tingkat kelembapan normal hingga sedang.
Baca Juga: Ukuran Besi Hollow Galvanis untuk Pagar yang Kokoh
Arsitek berpengalaman dapat memberikan rekomendasi terbaik berdasarkan tujuan penggunaan bangunan dan kondisi cuaca di daerah tersebut. Apa pun yang Anda putuskan, atap baja akan bertahan lebih lama dan memberikan perlindungan lebih daripada sirap kayu atau aspal. Atap baja, baik itu galvanis atau Galvalume, dapat menikmati ketahanan, keamanan, dan efisiensi energi pada masa mendatang.
Namun, beberapa orang hanya bertanya tentang keberadaan garansi, bukan berapa lama masa garansinya. Mereka juga tidak memastikan bahwa sistem poliester lurusnya lebih rendah. Poliester lurus tidak boleh digunakan untuk atap logam dan panel dinding di pasar saat ini. Jika Anda melihat perbedaan dalam harga dua panel galvalum, maka pelapis yang lebih murah harus dicurigai.
Galvalume tidak boleh digunakan pada beton atau mortar. Beton dan mortar adalah lingkungan bersifat basa. Galvalume polos dan lembaran galvalume yang dicat bisa mengalami korosi ketika bersentuhan dengan mortar dan beton. Sementara itu, galvanis polos dan galvanis yang dicat bekerja lebih baik di lingkungan seperti ini.
Baca Juga: Cara Mencegah Korosi Pada Besi
Baik galvalume maupun substrat galvanis tidak dijamin untuk digunakan di area peternakan hewan atau pertanian. Galvalume polos dan panel galvalume berlapis akan cepat rusak bila terkena agen korosif dari peternakan hewan. Namun, dua material tersebut memiliki ketahanan korosi maksimal di berbagai lingkungan umum lainnya, seperti lingkungan industri, kelautan, dan bahkan lingkungan laut yang parah. Galvalume menghasilkan beban energi yang lebih rendah pada bangunan serta meningkatkan kenyamanan interior.
Itulah penjelasan mengenai perbedaan hollow galvanis dan galvalum pada artikel ini. Jika Anda sedang mencari harga besi hollow galvanis 4x8, peralatan konstruksi seperti steger dengan budget yang minim, sebaiknya Anda lihat di website Indosteger. Selain menjual, Indosteger juga menyewakan alat-alat untuk kebutuhan konstruksi dengan harga terbaik. Semoga artikel terkait perbedaan hollow galvanis dan galvalum dapat berguna bagi Anda!