indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Cara Menghitung Biaya Pembuatan Kanopi

Membangun kanopi sendiri bisa Anda lakukan dengan cara menghitung biaya pembuatan kanopi yang akan diulas di dalam artikel ini. Anda pun akan menyadari bahwa Anda bisa melakukan pembuatan kanopi tanpa menyewa jasa tukang atau kontraktor dari luar.

Persiapan ini bisa membantu Anda lebih mengetahui mana hal yang dibutuhkan dan anggaran mana yang bisa dipangkas untuk mendapat pembiayaan yang lebih sesuai dengan budget.

Sebelum memulai, pastikan Anda juga sudah membekali diri dengan informasi dasar untuk membangun kanopi. Persiapan-persiapan ini perlu diselesaikan sebelum mulai menghitung biaya pembuatan kanopi. Mari kita simak cara-cara menghitung biaya pembuatan kanopi berikut ini.

Bagaimana Langkah Menghitung Biaya Pembuatan Kanopi?

Cara menghitung biaya pembuatan kanopi sebenarnya tidaklah berbeda jauh dengan cara menghitung biaya pembuatan bangunan atau dekorasi lainnya. Anda bisa memulainya dengan membuat rancangan atau desain, kemudian membuat rincian biaya yang dibutuhkan, dan mulai membeli barang-barang yang Anda butuhkan.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah langkah-langkah menghitung biaya pembuatan kanopi yang bisa Anda coba.

1. Mulai dengan Membuat Sketsa atau Desain

Anda bisa memulai langkah menghitung biaya pembuatan kanopi ini dengan membuat sketsa atau rencana desain kanopi. Jika Anda belum memiliki inspirasi sama sekali untuk desain pembuatan kanopi ini, Anda bisa mencarinya di internet. 

Sebaiknya, Anda mencari inspirasi kanopi dengan karakter yang mirip dengan rumah atau bangunan yang hendak dipasangkan kanopi tersebut. Beberapa desain kanopi minimalis juga bisa dipilih sebagai alternatif pilihan Anda.

Selain itu, pertimbangkan juga fungsi kanopi pada area tersebut. Dengan pertimbangan ini, Anda bisa punya bayangan lebih jelas soal desain kanopi. Cantumkan juga ukuran yang jelas dalam sketsa desain kanopi yang Anda ingin. Informasi ukuran bisa Anda sesuaikan dengan pengukuran yang sebelumnya sudah Anda lakukan saat persiapan tadi. Selain ukuran, beri kode juga tentang jenis material yang akan dipakai pada desain tersebut.

Baca Juga: 4 Macam Model Kanopi Baja Ringan untuk Garasi Rumah

2. Menyesuaikan dengan Budget 

Desain kanopi yang hendak dibangun sudah jadi, sekarang tinggal memeriksa ketersediaan budget pembangunan. Budget ini akan Anda jadikan tolok ukur atau batas maksimum pengeluaran untuk biaya material, biaya jasa tukang, dan seterusnya yang juga akan dijabarkan di bawah. Cara menyesuaikannya tentu saja dengan melakukan survey harga material yang akan diperlukan.

Ada tiga poin penting yang harus diingat di sini, yakni fungsi, kualitas, dan harga. Pilihlah material yang memiliki fungsi paling sesuai dengan kebutuhan. Periksa kualitas ketahanan dari material yang akan digunakan ini, mengingat kanopi adalah bagian bangunan yang berinteraksi langsung dengan alam terbuka. Terakhir, periksa harga apakah sudah sesuai dengan budget atau belum.

Opsi penggunaan material kanopi baja ringan, galvalum, multi roof, papan fiber, besi hollow atau bahan bangunan lainya bisa dipertimbangkan untuk rangka kanopi. Sedangkan untuk atap kanopi anda bisa menggunakan Alderon, fiber, Polycarbonate, spandek hingga kaca.

Baca Juga: 5 Kelebihan Kanopi Galvalum Untuk Bangunan

3. Mulai Menghitung Biaya

Kini, waktunya untuk mulai menghitung biaya pembuatan kanopi. Jika sudah yakin dengan material yang akan digunakan, cari tahu soal kisaran harganya, lalu masukkan ke dalam daftar material yang akan dibeli. Cantumkan dengan lengkap juga informasi ukuran dan kuantitas material yang dibutuhkan. Jika ada biaya antar atau biaya kirim, jangan lupa untuk dimasukkan juga.

Material ini tentu termasuk bagian rangka kanopi, penutup kanopi, hingga perlengkapan seperti baut, mur, pelumas, perekat, alat potong hingga mesin las jika dibutuhkan untuk pemasangan kanopi. Masukkan juga biaya sewa alat atau jasa tukang bila memang dibutuhkan.

Perkirakan juga berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan pembuatan kanopi ini karena cara menghitung biaya pembuatan kanopi yang melibatkan sewa alat atau sewa jasa biasanya membutuhkan biaya harian atau bahkan jam. Jadi, waktu pengerjaan pun bisa sangat menentukan besaran biaya yang akan Anda keluarkan. Semakin lama pengerjaan, tentu akan semakin mahal.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Besi Hollow Untuk Kanopi?

Berapa kira-kira Harga Kanopi?

Dari segi harga, kanopi memiliki banyak sekali variasi tergantung dari jenis kanopi yang Anda pilih. Atap Alderon, misalnya, merupakan salah satu jenis kanopi besi yang sering dipilih oleh banyak orang karena cocok dengan desain kanopi minimalis. Lalu ada juga jenis kanopi spandek, kanopi rangka baja ringan, dan juga besi hollow yang menjadi pilihan banyak orang.

Baca Juga: Ragam Ukuran Besi Hollow untuk Kanopi

Untuk daftar harga sendiri, Anda juga akan menemukan banyak variasi tergantung tempat Anda membeli bahan. Tetapi, umumnya Anda bisa mendapatkan atap kanopi mulai dari angka Rp. 150.000,00. Untuk atap alderon sendiri biasanya bisa Anda dapatkan mulai dari Rp. 200.000,00.

Harus diperhatikan juga bahwa harga tersebut adalah harga kanopi per meter. Jadi sesuaikan budget dan juga kebutuhan luas kanopi Anda agar tidak ada selisih budget yang terlalu besar.

Jika Anda mempunyai budget yang cukup besar tidak ada salahnya memilih material rangka baja ringan untuk kanopi dengan kualitas baja ringan yang baik. Namun, jika Anda mempunyai budget yang tidak begitu besar, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan jenis baja ringan dengan kualitas standar dan harga yang sedikit lebih murah.

Baca Juga: Jenis Atap Kanopi yang Ringan dengan Daya Tahan Lama

Bagaimana Contoh Perhitungan Biaya Pembuatan Kanopi?

Agar semakin memahami cara menghitung biaya pembuatan kanopi ini, berikut ada contoh yang bisa Anda tiru untuk lebih memudahkan prosesnya. Mulailah dengan membuat daftar material yang dibutuhkan dengan detail yang rinci. 

Selain biaya material di atas, sertakan biaya sewa alat atau pekerja juga di sana. Ketahui harga sewa dihitung per jam atau per hari. Lalu, kalikan harga sewa tersebut sesuai dengan kebutuhan jam atau hari kerja. Masukkan biaya transportasi atau pengiriman. Siapkan juga dana cadangan untuk keperluan-keperluan mendadak selama proses pembangunan. Lalu, total dengan perhitungan material di atas.

Sebagai contoh, misalnya Anda ingin membuat kanopi dengan ukuran 4x5 meter. Itu berarti volume dari kanopi yang ingin Anda buat adalah 20m persegi.

Setelah mendapatkan volume kanopi, Anda tinggal mengalikannya dengan harga atap kanopi. Katakan Anda ingin menggunakan atap baja ringan untuk kanopi. Harga baja ringan di pasaran saat ini sekitar Rp125.000,00 per meternya.

Maka dari itu, untuk membeli atap saja, Anda membutuhkan:

20 x 125.000 = Rp2.500.000

Biaya tersebut baru berupa biaya untuk membeli material. Untuk pemasangan, Anda bisa melakukannya sendiri jika memiliki keahlian dan alat yang dibutuhkan. Jika tidak, Anda bisa meminta bantuan tukang atau kontraktor.

Misalnya, kontraktor mematok harga Rp150.000 per hari dan pengerjaan kanopi Anda membutuhkan 10 hari. Maka biaya penegerjaan kanopi adalah Rp1.500.000.

Maka total biaya pembuatan kanopi adalah Rp4.000.000,00

Itulah dia pembahasan tentang cara menghitung biaya pembuatan kanopi. Cara pembuatan kanopi untuk rumah Anda tidak berbeda jauh dengan proses pembuatan konstruksi lainnya. Mulai dengan desain, menentukan biaya yang dibutuhkan, dan mulai beli kebutuhan yang diperlukan berdasarkan anggaran sampai dengan pemasangan kanopi itu sendiri. Selalu ingat bahwa harga kanopi adalah harga kanopi per meter bukan satuan.

Jangan lupa untuk memilih dengan pasti jenis material yang akan digunakan karena akan menentukan besaran budget yang perlu dikeluarkan. Apakah akan memakai harga atap spandek atau UPVC, memakai harga besi hollow, atau kanopi baja ringan. Barulah terapkan cara menghitung biaya pembuatan kanopi yang sudah diulas ini.

Recent Articles