indosteger@gmail.com   +62818716828

3 Cara Menghitung Kemiringan Atap Rumah yang Tepat!

Media
31 Des 2025

Indosteger

Indosteger adalah platform jual dan sewa scaffolding dengan proses produksi menggunakan teknologi tinggi dan bahan berkualitas sehingga hasil produksi berstandard nasional.

Bagaimana cara menghitung kemiringan atap rumah? Setiap rumah pasti memiliki atap dengan tingkat kemiringan berbeda-beda. Semuanya tergantung dari bagaimana konstruksi bangunan tersebut dirancang.

Di dalam perjalanannya, mengetahui kemiringan konstruksi atap rumah sangat penting. Khususnya ketika Anda sedang ingin merenovasi atau membangun rumah baru. Agar bisa mendapatkan atap rumah yang kokoh, Anda juga harus menggunakan rangka hollow yang ringan dan tahan lama. 

Namun sebelum itu, mari menghitung kemiringan atap rumah dengan rumus yang diberikan di bawah ini. Berikut penjelasannya.

Mengapa Membuat Atap Rumah yang Miring?

Seperti yang sudah disinggung di atas, atap rumah pasti memiliki kemiringan dengan berbagai macam alasan. Salah satunya adalah secara alami menurunkan air hujan yang mengenai atap rumah. 

Sebenarnya, atap rumah memiliki standar sudut kemiringan tersendiri. Biasanya di antara 30 derajat hingga 50 derajat. Tidak lebih dan tidak kurang. Namun terkadang ada juga yang memilih membangun atap rumah dengan tingkat kemiringan lebih curam lagi. Tentu saja hal itu membuat tampilan rumah lebih menarik dan orisinil karena jarang diaplikasikan.

Namun masalah bisa muncul seiring berjalannya waktu. Konstruksi memang bisa bertahan. Namun kualitas atap pelana yang dipasang bisa memburuk. Apalagi ketika sudut kemiringan melebihi 50 derajat. Struktur atap secara keseluruhan tidak cukup mengatasi beban angin. Kekuatan yang seharusnya dimiliki malah hilang.

Dengan kondisi ini, Anda sebaiknya mengenal cara perhitungan atap rumah dengan tepat. 

Cara Menghitung Kemiringan Atap Rumah

Cara menghitung standar kemiringan atap ini bisa berlaku untuk dua kondisi. Anda ingin memasang atap rumah untuk pertama kali atau ingin mengganti atap rumah dengan yang baru. Apapun kondisinya, lakukan cara perhitungan berikut ini.

1. Cek Panjang Setengah Alas Atap Rumah

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengecek panjang setengah alas atap rumah. Maksud dari setengah alas atap rumah adalah mengukur panjang sisi samping atap rumah lalu dibagi dua. Jika total panjang sisi samping atap rumah adalah 8 meter, maka angka yang Anda pakai adalah 4 meter.

2. Mengetahui Tinggi Atap Rumah

Selanjutnya, Anda bisa mengukur tinggi atap rumah. Mengukurnya dari batas plafon rumah hingga ke sisi atap paling tinggi yang biasanya terlihat seperti belahan atau pemisah atap rumah. Contoh yang dipakai adalah 2,8 meter.

3. Menghitung Kemiringan Atap Rumah

Untuk menentukan sudut kemiringan atap rumah, Anda bisa menggunakan rumus phytagoras: c² = b² + a². Penjelasannya, a adalah tinggi atap, b adalah alas atap, dan c adalah kemiringan atap. Jadi yang dicari adalah nilai dari c.

√ Alas² + Tinggi² = kemiringan atap

√ 4² + 2,8² = kemiringan atap

√ 16 + 7,84 = kemiringan atap

√ 23,84 = kemiringan atap

4,88 meter = kemiringan atap Dengan perhitungan di atas, maka kemiringan atap adalah 4,88 meter. Ya, perhitungan ini bukan melihat derajat, melainkan berapa meter kemiringannya. 

Selain Sudut Kemiringan, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membangun Atap

Dalam proses perencanaan atap, sudut kemiringan memang penting, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu. Agar atap memiliki fungsi optimal dan tahan lama, ada beberapa aspek lain yang perlu Anda perhatikan secara menyeluruh:

1. Jenis Atap dan Jenis Material yang Digunakan

Pemilihan jenis atap berdasarkan jenis material sangat memengaruhi kekuatan dan ketahanan bangunan. Beberapa pilihan yang umum digunakan antara lain genteng tanah liat, genteng baja ringan, genteng metal, atap keramik, atap spandek, atap dak, hingga atap kaca.

Setiap jenis memiliki karakteristik berbeda dalam hal bentuk, ukuran, serta kesesuaian dengan desain bangunan. Oleh karena itu, pastikan jenis material atap sesuai dengan fungsi dan kebutuhan struktur bangunan Anda.

2. Kondisi Iklim dan Lingkungan Sekitar

Indonesia yang berada di wilayah iklim tropis memiliki curah hujan cukup tinggi dan potensi angin kencang di beberapa area. Kondisi ini membuat atap memiliki peran penting dalam melindungi bangunan.

Tingkat kemiringan atap perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan agar air hujan dapat mengalir dengan baik dan tidak mengendap di permukaan atap. Selain itu, perhatikan juga keberadaan saluran pembuangan agar sistem drainase atap berfungsi optimal.

3. Desain, Bentuk, dan Ukuran Atap

Desain atap tidak hanya berpengaruh pada estetika, tetapi juga pada performa bangunan secara keseluruhan. Bentuk atap, ukuran bentang, serta panjang sisi atap misalnya mencapai 5 meter, perlu direncanakan dengan matang.

Dalam perhitungan tertentu, rumus Pythagoras sering digunakan untuk menentukan panjang sisi miring atap berdasarkan sudut dan tinggi bangunan. Kemiringan yang ideal, seperti 25 derajat, 35 derajat, hingga 60 derajat, biasanya dipilih berdasarkan desain dan jenis atap yang digunakan.

4. Kesesuaian dengan Struktur Bangunan

Atap harus dirancang sesuai dengan struktur bangunan agar beban dapat terdistribusi dengan aman. Sudut ekstrem seperti 2 derajat atau bahkan mendekati 90 derajat memiliki risiko tersendiri jika tidak didukung oleh perhitungan struktur yang tepat.

Oleh karena itu, penting memastikan desain atap, bentuk rangka, serta material yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi bangunan agar atap kokoh, aman, dan tahan dalam jangka panjang.

Itu dia cara menghitung kemiringan atap rumah dan apa saja yang perlu diperhatikan. Cara di atas sangat mudah untuk Anda aplikasikan sendiri rumah. Perhitungan ini menjadi solusi yang menghasilkan jalan keluar ketika Anda ingin mengganti atap rumah dengan yang baru. 

Jika memang ingin membangun atap rumah dengan kokoh dan kuat, jangan hanya atap saja yang diperhatikan. Rangka atap pun perlu memakai material konstruksi berkualitas seperti rangka hollow. Berapa harga dari rangka hollow? Anda bisa mendapatkan seluruh informasi terkait rangka hollow bersama Indosteger. Dengan informasi cara menghitung kemiringan atap rumah, dapatkan harga rangka hollow beserta produk lengkapnya bersama Indosteger. 

Pertanyaan umum terkait cara menghitung kemiringan atap rumah

Berapa tinggi ideal atap rumah?

Ketinggian ideal atap rumah akan tergantung pada banyak faktor, seperti iklim tempat tinggal dan pilihan estetika. Umumnya, tinggi ideal atap rumah adalah 2,5 hingga 3 meter dari lantai rumah. Namun, pada daerah yang memiliki iklim dingin, tinggi atap rumah bisa lebih tinggi untuk membuat suhu di dalam rumah menjadi lebih hangat karena sirkulasi udara yang lebih lancar.

Berapa kemiringan atap rumah yang ideal?

Perhitungan kemiringan atap rumah yang ideal akan tergantung pada cuaca atau iklim di tempat hunian Anda. Untuk hunian di tempat yang tidak terlalu sering hujan, kemiringan atap yang ideal ada di angka 25 hingga 30 derajat. Namun, di tempat yang rawan hujan, kemiringan atap yang ideal bisa menjadi lebih tajam untuk mencegah kerusakan atap akibat air hujan.

CTA Banner Article

Artikel Terkait

Silahkan hubungi kami
Hi saya ingin bertanya
whatsappweb