indosteger@gmail.com   +62818716828

5 Cara Pasang Baja Ringan yang Bisa Dilakukan Sendiri

Media
28 Nov 2023

Indosteger

Indosteger adalah platform jual dan sewa scaffolding dengan proses produksi menggunakan teknologi tinggi dan bahan berkualitas sehingga hasil produksi berstandard nasional.

Baja ringan adalah bahan yang dikenal kokoh dan anti karat. Baja ringan biasa disebut Galvalum, sering kali dipakai untuk memasang rangka baja atap untuk konstruksi bangunan besar ataupun atap rumah. Karena kondisi bahannya yang mengandung Zinc Aluminium dan Zinc Coated, ini membuat baja ringan memiliki kualitas yang dicari oleh masyarakat yaitu anti karat dan kuat terhadap segala cuaca. Jadi, tidak jarang baja ringan ini digunakan untuk membuat  kanopi pada halaman atau teras rumah.

Cara Pasang Baja Ringan Sendiri

Pemasangan kanopi baja ringan di halaman rumah tentunya bisa dilakukan sendiri, dengan bantuan 2-3 orang tentu cukup untuk mengerjakan bersama-sama. Simak berikut cara pasang baja ringan sendiri: 

1. Persiapkan Sketsa

Persiapkan Sketsa

Pertama kali yang harus dilakukan adalah menghitung luas daerah lahan yang terbuka yang ingin ditutup oleh kanopi nantinya. Biasanya tipe rumah 36,45,60 memiliki luas lahan terbuka kisaran 30m2  hingga 40m2. Namun, hal ini tergantung dengan keadaan halaman rumah masing-masing. Selanjutnya, inilah hal yang perlu disiapkan dalam membuat sketsa: 

  • Hitung Luas Lahan Terbuka: Hitunglah lebar dan panjang luas yang terbuka untuk halaman rumah atau teras Anda. Hal ini nantinya akan memudahkan pengukuran saat pemilihan jenis penutup atap. Juga menjadi perhitungan bahan untuk pemasangan kuda-kuda antar tiang kanopi nantinya.

  • Cek Ketinggian Tiang Kanopi: Perhatikan ketinggian tiang, disarankan untuk tidak terlalu tinggi, umumnya kisaran 3m sampai 4m. Pemasangan rangka baja pada tiang ini wajib dipasang berdampingan 2 lapis tegak lurus, 1 kiri dan 1 kanan. Hal ini dilakukan agar dapat kuat menopang bobot atap yang digunakan.

  • Pahami Pembuatan Rangka Atap Kanopi: Biasanya panjang baja ringan adalah 6m. Perlu dipahami pembuatan rangka atap kanopi ini harus dibuat berjarak sekitar 1m. Misalnya lebar kanopi 4m, maka yang dibutuhkan 5 batang baja ringan disusun memanjang. Lalu sisa siapkan 2 baja ringan untuk disusun menyamping. Pemasangan yang dilakukan semakin dekat, maka semakin kuat, biasanya jarak antar kaso yang memanjang bisa 120m. Gunakan sisa baja ringan kisaran 1m untuk membuat sambungan penyangga yang diletakkan di antara tiang kanopi dan tepat di bawah rangka kanopi. Ini berfungsi sebagai penopang yang memperkuat. 

  • Ukur Atap: Hal selanjutnya yang Anda harus lakukan untuk memasang baja ringan adalah mengukur luas  atapnya. Yang pasti, Anda juga harus mengukur tingkat kemiringannya. Pastikan angka-angka yang dihasilkan benar-benar akurat sehingga Anda tak perlu menghitungnya kembali di tengah proses pengerjaan. Kemiringan sebuah atap sendiri bervariasi, tergantung pada luas bangunan di bawahnya. Namun, kemiringan yang ideal adalah 25 sampai 30 derajat. Ini berguna jika hujan turun, air akan langsung mengalir dan tidak menggenang di atas atap. 

  • Jarak Reng: Perhatikan jenis atap yang digunakan. Biasanya jenis atap yang digunakan adalah spandek, bahan ini tahan akan panas dan sering digunakan dalam pembuatan kanopi kompleks perumahan modern saat ini. Jika menggunakan ini, tetapkanlah jarak antar reng 60cm. Untuk menutupi seluruh atap bangunan, kira-kira dibutuhkan 5-6  batang. Semua bergantung pada lahan yang ingin ditutup dan jenis atap yang digunakan.

Baca juga: Cara Menambal Dak Beton dari Bawah dan Atas yang Mudah

2. Hitung Jumlah Beban

Setelah mengetahui luas atap, Anda perlu menghitung jumlah bebannya. Hal Ini penting dilakukan agar kekuatan kuda-kuda bisa ditentukan. Jangan sampai, kuda-kuda yang Anda pasang ambruk hanya karena perhitungan yang salah. Berat beban juga berpengaruh pada seberapa banyak baja ringan yang akan Anda gunakan. Belum selesai, Anda perlu memperhatikan bentuk atap. Mengetahui bentuk atap akan memudahkan Anda memasang baja ringan untuk bidang yang miring.

3. Membeli Bahan

Membeli Bahan

Setelah melakukan perencanaan seperti yang di atas, Anda akan semakin menghemat penggunaan material, tentunya juga cukup dan tidak kekurangan material. Terkait selera dan jenis model yang anda inginkan untuk kanopi halaman rumah, silakan lihat referensi macam model kanopi baja ringan untuk garasi rumah anda dan pilih yang terbaik dan sesuai dengan selera anda. Harga baja ringan biasanya mulai dari Rp 70.000 - Rp 75.000  di toko bangunan umumnya. Untuk atap spandek, biasanya berkisar dari Rp 60.000/m dan untuk reng baja ringan biasanya mulai dari harga 30 ribu, bergantung pada tinggi trapesium reng. 

Baca juga: Cara Menghitung Kekuatan Scaffolding Secara Mudah

4. Peralatan dan Marking

Langkah berikutnya adalah marking atau penandaan. Cara membuat tanda di baja ringan satu dengan yang lain dengan memberikan simbol atau angka yang mudah Anda pahami. Fungsinya, hal ini bisa memudahkan Anda dalam pemasangan dan peletakannya. Dengan memberikan tanda, Anda akan dimudahkan untuk mengetahui kekurangan material. Jika sudah, letakkan baja ringan secara berurutan sesuai tanda yang Anda buat.

Peralatan yang dibutuhkan biasanya: baja ringan jenis kaso, reng, baut reng, mata bor listrik, mata bor khusus no.8, baut khusus baja ringan, meteran, penggaris siku, gunting khusus baja ringan. 

5. Mulai Memasang

Mulai Memasang

Cara memasang baja ringan selanjutnya dengan memulai terlebih dahulu dari kerangka atap kanopi, pemasangan atap, reng, hingga langkah terakhir adalah memasang kuda-kuda. Pasang baja ringan sesuai dengan tanda, termasuk yang ditata miring. Kencangkan kuda-kuda menggunakan plat L. Anda bisa menggunakan ring balok dan siku untuk menyambungnya. Pastikan semuanya tersambung kuat dan sesuai dengan kolom masing-masing. Untuk memastikan agar kuda-kuda yang Anda buat benar-benar kuat, pasang bracing yang menyentuh beberapa baja ringan.

Bagaimana Cara Memasang Atap Baja Ringan?

Bagaimana Cara Memasang Atap Baja Ringan

Untuk rangka atap baja ringan, Anda dapat memasangnya dengan cara seperti ini:

1. Pasangkan Tiang Utama

Pertama, pasangkan tiang utama pada titik-titik yang sudah ditentukan dalam proses marking. Pastikan tiang-tiang tersebut dipasangkan di tempat yang tepat dan dengan posisi tegak lurus. Hal ini dikarenakan tiang ini menjadi fondasi utama bagi seluruh atap.

2. Pasangkan Rangka Penyangga

Setelah itu, pasangkan rangka penyangga di bawah tiang utama. Rangka ini berfungsi menjaga kestabilan struktur atap dan memberikan dukungan tambahan. Pastikan rangka ini terpasang dengan kuat.

3. Pasangkan Blok Penopang

Pasangkan blok penopang di atas rangka penyangga. Blok ini akan membentuk rangka atap utama yang berfungsi menopang baja ringan. Pastikan bahwa blok penopang terpasang dengan kuat dan merata.

4. Pasangkan Baja Ringan

Pasangka baja ringan di atas balok penopang ketika sudah siap. Pastikan bahwa baja ringan terpasang dengan tepat, dan kencangkan pula semua paku atau sekrup dengan kuat. Tentunya, baja ringan yang dipasangkan harus memiliki jarak yang tepat sesuai desain atap.

5. Pasangkan Penutup Atap

Jika baja ringan sudah terpasang dengan benar, maka saatnya untuk melakukan pemasangan penutup atap. Material yang digunakan sebagai penutup dapat berupa genting, lembaran logam, atau bahan atap lainnya. Pastikan untuk mengikuti prosedur pemasangan dari produsen agar hasil yang didapatkan optimal.

6. Selesaikan Detail

Selesaikanlah semua detail seperti pemasangan plat sambungan, penutupan sambungan, dan pemasangan perlengkapan yang lain sesuai kebutuhan Anda. Pastikan bahwa semuanya terpasang dengan aman dan rapi.

7. Lakukan Perawatan dan Inspeksi

Jika atap sudah terpasang dengan benar, lakukan inspeksi untuk memastikan bahwa semuanya berjalan dengan benar. Pastikan tidak ada bagian yang rusak atau longgar. Lalu, lakukanlah perawatan rutin sesuai petunjuk produsen supaya atap tetap awet.

Dengan langkah dan tips ini, tentunya bisa memudahkan Anda untuk memahami cara pasang baja ringan sendiri, serta cara untuk memasang atapnya dengan baik. Namun, Anda harus memastikan beberapa hal setelah memasang baja ringan sendiri, salah satunya adalah mengecek hasil dari pekerjaan Anda. Saat sudah selesai memasang baja ringan beserta atapnya, pastikan semuanya benar-benar sesuai dengan langkah-langkah di atas atau desain Anda.

Pasalnya, jika Anda tidak teliti dalam pembuatannya bisa berakibat fatal dan membuat pemasangan jatuh ambruk sehingga Anda harus memasang baja ringan ulang, bahkan membeli material baru. Namun, itu semua tak jadi masalah jika Anda memang sudah menyediakan extra cost untuk keperluan tambahan.

Untuk memberi jaminan kepastian dan kualitas, Anda bisa mencari material yang dibutuhkan di Indosteger pada bagian produk.  Silakan memilih material sesuai dengan keperluan dalam cara pasang baja ringan Anda. Tidak hanya itu, Indosteger juga membuka rental scaffolding di Jakarta. Selamat mencoba dan semoga sukses mendapatkan pekarangan rumah yang lebih  rapi dan sejuk.

Baca juga: Cara Memasang Baja Ringan ke Tembok dengan Tepat dan Aman

 

Sumber rujukan:

https://www.kawanlama.com/blog/tips/cara-pasang-rangka-atap-baja-ringan

Artikel Terkait

Silahkan hubungi kami
Hi saya ingin bertanya
whatsappweb