indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Inilah Rumus Berat Besi Beton yang Bisa Anda Ikuti

Rumus berat besi beton berguna untuk mengetahui kebutuhan material ini dalam suatu bangunan. Penghitungan ukuran material, mulai dari panjang, diameter, berat, dan lain-lain sangat diperlukan di langkah awal pembangunan. Apakah Anda sudah paham dengan cara menghitungnya? Jika belum, Indosteger akan membahas lebih lengkap tentang cara menghitung berat besi beton sesuai kebutuhan Anda.

Pedoman Menghitung Rumus Berat Besi Beton

Besi beton sudah lazim diandalkan sebagai material konstruksi, mulai dari konstruksi pondasi cakar ayam, tapak, hingga yang rumit seperti sarang laba-laba. Anda pun mendapatkan banyak keuntungan jika menggunakan material ini sebagai konstruksi. Selain tahan lama dan tidak mudah roboh, biaya perawatannya lebih sedikit dibandingkan material lainnya.

Baca Juga: 10 Jenis Pondasi Bangunan yang Umum Diterapkan

Apakah Anda tertarik menggunakan besi beton sebagai material bangunan? Jangan buru-buru membelinya, karena ada aspek yang harus diperhatikan dalam pemilihan besi beton. Salah satunya massa atau berat beton per batangnya.

Berat besi beton per batang memengaruhi kekuatan suatu bangunan. Setiap fondasi memiliki kebutuhan berat yang sesuai dengan perkiraan massa bangunannya. Misalnya, rumah satu lantai membutuhkan berat besi beton yang lebih ringan dibandingkan ruko.

Rumus menghitung berat atau massa besi beton dalam kg adalah volume besi (dalam m³) dikalikan berat jenis besi beton (dalam kg/m³). Rumus volume besi yang diterapkan adalah diameter kuadrat dikali panjang (D²xL)

Anda cukup menggunakan angka 0.006165 kg/m³ untuk berat jenisnya, karena angka tersebut merupakan standar berat jenis besi yang umum digunakan.

Berat besi beton (kg) = volume besi (m³) x berat jenis (kg/m³)

Contoh Penghitungan Berat Besi Beton

Indosteger akan memberikan contoh penghitungan berat besi beton untuk Anda terapkan saat berbelanja material ini.

Diameter besi beton yang Anda temukan adalah 16 mm dan panjang 12 m. Berapakah berat besi beton tersebut?

Massa besi beton = 0.006165 x D² x L = 0.006165 x (16²) x 12 = 18,938 kg

Jadi, berat besi beton yang Anda dapatkan per batangnya adalah 18,938 kg.

Baca Juga: Tabel Berat Besi Beton Polos dan Ulir Sesuai Ukuran

Jenis-Jenis Besi Beton yang Umum Ditemukan

Anda akan menemukan dua jenis besi beton saat berbelanja bahan bangunan. Jenis besi beton tersebut ditandai dengan kodenya masing-masing. Kesamaan dua jenis beton ini adalah bentuk penampangnya yang bundar.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai jenis besi beton yang beredar di pasaran.

1. Besi Beton Polos

Besi beton polos ditandai dengan tampilan luarnya yang mulus dan licin. Jenis material ini memiliki kelebihan saat menahan gaya tekan dari beton. Kegunaan utama besi beton polos adalah mendukung penulangan konstruksi bangunan. Di pasaran, besi beton polos ditandai dengan kode BjTP, singkatan dari Baja Tulangan Beton Polos.

2. Besi Beton Ulir

Kedua, ada besi beton ulir yang ditandai dengan kode BjTD (Baja Tulangan Deform). Jenis beton ini memiliki tekstur kasar dan ditandai dengan sirip yang melintang di sisinya. Kelebihannya adalah memiliki gaya tarik yang tinggi untuk menopang konstruksi bangunan.

Selain jenis beton, Anda juga harus memperhatikan merek dan kualitas besi beton yang digunakan. Berat dan jenis besi beton yang sesuai akan gagal menghasilkan bangunan yang bagus apabila kualitasnya kurang terjaga. Itulah mengapa ada istilah besi beton ‘banci’ di pasaran, yakni material yang memiliki kualitas yang jauh di bawah standar.

Anda bisa mencari besi beton berkualitas secara online hanya di Indosteger. Harga besi hollow galvanis 4x8 di Indosteger sesuai dengan kualitas yang Anda dapatkan saat membangun konstruksi. Hubungi tim Indosteger segera dan kami akan membantu menghitung rumus berat besi beton yang ingin Anda belanjakan agar sesuai kebutuhan.

Recent Articles