indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Ini Dia Daftar Ukuran dan Berat Besi Beton Sesuai SNI

Besi beton merupakan rangka besi yang biasanya diperlukan untuk membantu memperkuat struktur beton pada sebuah bangunan. Daya lentur beton pada bangunan dapat ditambah dengan keberadaan besi beton tersebut. Penambahan daya lentur dapat membantu bangunan menahan beban dinamis dan beban statis.

Apabila bangunan tidak menggunakan besi beton, maka bangunan akan lebih beresiko untuk retak. Guncangan dari kendaraan-kendaraan yang lewat di depan bangunan ataupun gempa bumi dapat membuat bangunan menjadi lebih mudah retak dan rusak.

Baca Juga : Cari Tahu Harga Pipa Galvanis dan Ukurannya di Sini!

Ada banyak keuntungan yang akan dimiliki sebuah bangunan apabila menggunakan besi beton. Pondasi bangunan tersebut akan lebih kuat dan dapat berdiri dengan tegak sesuai konstruksi yang dilakukan. Selain itu, bangunan akan lebih tahan meskipun dilanda temperatur yang tinggi. Besi beton ini lebih sering digunakan untuk bangunan bertingkat karena untuk menjaga ketahanan bangunan tinggi tersebut. Bangunan yang lebih tahan lama akan menghemat biaya perawatan, sehingga efisien pula dalam hal biaya. Bangunan juga akan lebih susah untuk dihancurkan karena struktur kekuatannya tinggi. Besi beton sendiri terdiri dari dua jenis berikut ini.

Besi beton polos

Besi beton polos memiliki tekstur yang berbeda dari besi beton jenis lain. Permukaan besi beton polos lebih licin dan mulus. Bentuk dari besi beton polos memiliki bentuk bundar dan mulus. Jenis ini lebih mudah ditemui di banyak toko dan banyak dijual secara eceran. Selain mudah ditemui, besi beton juga memiliki harga yang lebih murah. Besi beton polos mudah dibengkokan dan memiliki sifat yang lentur. Tekanan yang dapat ditahan oleh besi beton adalah 240 Mpa.

Besi beton ulir

Besi beton ulir memiliki bentuk berbeda dengan besi beton polos. Besi beton ulir memiliki sirip-sirip di permukaannya. Bentuk sirip-sirip pada besi beton ulir tidak universal, tapi berbeda-beda tergantung dari produsen yang menyediakan. Berbeda dengan besi beton polos yang bisa dijual eceran, namun besi beton ulir hanya bisa dijual secara volume besar. Besi ini susah untuk dibengkokan dan memiliki daya tahan sebesar 400 Mpa.

Di Indonesia sendiri, ukuran besi beton berbeda-beda. Oleh karena itu, ada suatu standar ukuran berat dan besi beton yang sudah diterapkan secara khusus di SNI (Standar Nasional Indonesia). Standar ini dibuat karena adanya produsen yang membuat besi beton dengan ukuran yang tidak sesuai, sehingga dapat berdampak buruk pada bangunan yang didirikan nantinya. Simak di bawah ini untuk mengetahui ukuran dan berat besi beton polos dan ulir yang sesuai dengan SNI.

Tabel Ukuran dan Berat Besi Beton Polos

Diameter (mm)

Panjang (m)

Berat/Meter(kg)

Berat/Batang(kg)

4

12

0,09

1,00

6

12

0,22

2,66

8

12

0,39

4,74

9

12

0,50

6,00

10

12

0,62

7,40

11

12

0,75

9,00

12

12

0,89

10,70

13

12

1,04

12,50

15

12

1,21

14,50

16

12

1,58

19,00

19

12

2,22

26,80

22

12

2,98

35,80

23

12

3,26

39,10

24

12

3,55

42,62

25

12

3,85

46,20

28

12

4,83

58,00

31

12

5,93

71,10

32

12

6,31

75,72

Tabel Ukuran dan Berat Besi Beton Ulir

Diameter (mm)

Panjang (m)

Berat/Meter (kg)

Berat/Batang (kg)

10

12

0,62

7,40

13

12

1,04

12,50

19

12

2,23

26,80

22

12

2,98

35,80

25

12

3,85

46,20

29

12

5,04

60,50

32

12

6,31

75,77

35

12

7,51

90,10

38

12

8,92

107,00

41

12

10,50

126,00

Kedua tabel di atas memuat ukuran dan berat dari dua macam besi beton yang ada, yaitu besi beton polos dan besi beton ulir. Dengan mengetahui kedua tabel di atas, dapat membantu Anda untuk mengetahui dan menghitung kebutuhan besi beton. Semoga membantu!

You May Also Like