indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Pahami 5 Teknik Mengelas untuk Mendapatkan Hasil yang Maksimal

Teknik mengelas adalah cara yang dilakukan untuk menyambung dua logam atau lebih secara lebih kuat. Pada dasarnya teknik ini dikerjakan dengan proses pemanasan atau pembakaran untuk mencairkan beberapa bagian logam induk dan logam pengisi. 

Untuk menyempurnakan proses penyambungan, biasanya diberikan logam penambah serta membuat sambungan baru yang berkelanjutan. Umumnya, teknik mengelas diterapkan pada berbagai jenis konstruksi seperti jembatan, rangka baja, pipa saluran, perkapalan, dan masih banyak lagi. 

Masih kebingungan memahami cara teknik mengelas? Sebaiknya Anda membaca artikel berikut ini hingga akhir agar lebih mengenal teknik mengelas yang baik untuk hasil sambungan yang maksimal. 

Apa Saja Teknik Dalam Pengelasan?

Tidak hanya satu, terdapat beberapa teknik dalam proses pengelasan. Teknik ini terbagi berdasarkan cara kerja dan energi yang digunakan ketika pengelasan berlangsung. Berikut ini merupakan teknik mengelas yang sebaiknya Anda ketahui: 

1. Teknik Pengelasan Cair

Teknik mengelas yang pertama adalah pengelasan cair. Teknik pengelasan cair dikerjakan dengan menggunakan sumber panas dari busur listrik atau api gas. Nantinya, kedua sumber energi tersebut akan memanaskan dan mencairkan logam.

Baca Juga: 5 Cara Mengelas Besi Hollow yang Bisa Anda Gunakan

Baru setelahnya, Anda dapat menyambung kedua logam dalam kondisi cair. Jika diperlukan, gunakan material tambahan tertentu seperti filler atau elektrode. Pengelasan cair dapat digunakan pada las busur listrik, las OAW, dan las termit. 

2. Teknik Pengelasan Tekan

Berbeda dengan teknik pengelasan cair, melakukan penyambungan dengan teknik pengelasan tekan tidak membutuhkan proses pencairan terlebih dahulu. Anda hanya perlu memanaskan bagian logam yang akan disambung dan tekan secara kuat hingga kedua logam menyatu. Teknik mengelas ini umumnya ditemukan pada las ledakan, las gesek, las tekan gas, dan las tempa. 

3. Teknik Pematrian

Teknik pematrian adalah langkah penyambungan dua logam yang memanfaatkan sumber panas dan membutuhkan adanya bahan tambah dengan titik cair yang lebih rendah. Selama proses pematrian, logam induk tidak turut mencair. Hal tersebut yang membedakan proses pengelasan pada umumnya dengan pematrian. 

Biasanya, sebagian besar pengelasan dilakukan hingga bagian logam mencair termasuk juga logam induk dan elektrode. Tetapi jika menggunakan teknik pematrian, material yang dicairkan justru hanya bahan tambahan atau filler metalnya saja. Karena, logam induk memiliki daya tahan temperatur leleh yang lebih tinggi. 

4. Las Tungsten Inert Gas 

Teknik mengelas berdasarkan cara kerjanya yang terakhir adalah Las Tungsten Inert Gas atau kerap disebut dengan las TIG. Teknik ini merupakan cara mengelas dengan memanfaatkan elektrode wolfram dengan beberapa peralatan. 

Bagian yang dilakukan pengelasan akan terlindungi oleh cover yang dibuat dari gas argon, helium, atau bahkan gabungan dari keduanya. Namun, Anda mungkin akan lebih banyak menemukan gas argon sebagai cover selama proses pengelasan. 

5. Teknik Pengelasan Berdasarkan Sumber Energi

Selain dari cara kerjanya, terdapat teknik pengelasan berdasarkan sumber energi. Pada dasarnya, teknik pengelasan berdasarkan sumber energi hanya terbagi berdasarkan dari mana energi pengelasan didapatkan. Dalam teknik pengelasan ini dibagi menjadi 3 yaitu energi listrik, energi kimia, dan energi mekanik. 

Pengelasan energi listrik mendapatkan sumber energinya melalui busur listrik dari elektrode yang mengalami pertukaran ion. Selanjutnya, energi kimia mendapatkan sumber energinya melalui bahan bakar gas dan udara yang bersifat eksotermik. Terakhir energi mekanik, mendapatkan sumber energinya melalui gesekan dan tekanan. 

Bagaimana Cara Mengelas yang Baik dan Benar?

Setelah memahami berbagai teknik mengelas, Anda bisa mulai mempelajari cara mengelas yang baik dan benar. Sebelum mulai mengelas, pastikan seluruh peralatan telah tersedia. Peralatan yang dibutuhkan antara lain peralatan las utama, keselamatan kerja, dan peralatan bantu. Jika sudah, ikuti langkah berikut ini:

  1. Pertama, bersihkan material yang akan dilas terlebih dahulu. Anda dapat menggunakan palu atau sikat baja untuk membersihkan bagian kerak.
  2. Kedua, letakkan material ke tempat yang disediakan dan atur kerapatan kedua material. Jika diperlukan, Anda dapat menggunakan klem.
  3. Ketiga, letakkan masa mesin las ke salah satu bagian bahan dan masukkan elektrode pada panel penjepitnya. Pasang kemiringan sesuai dengan posisi bahan. 
  4. Keempat, setelah seluruhnya selesai, dekatkan ujung elektrode ke material yang akan dilas secara perlahan.
  5. Kelima, pastikan Anda meletakkan kedua material dengan jarak yang tepat sebab hal ini akan memengaruhi kualitas pengelasan. 
  6. Keenam, perhatikan bagian  elektrode yang mencair dan menyatukan dua material tersebut. Gerakkan elektrode secara perlahan ke seluruh bagian yang dilas.
  7. Ketujuh, perhatikan bagian yang sudah dilas. Jika hasilnya baik, maka permukaan material yang dilas akan bergelombang rapat dan teratur. Sehingga gelombang tersebut akan menutup bagian yang dilas secara sempurna. 
  8. Terakhir, jangan lupa untuk membersihkan kerak yang berada di sekitar area las dengan palu. Pastikan juga Anda melakukan pengecekan pada seluruh hasil las agar dapat melakukan perbaikan atau pengelasan ulang ketika hasilnya masih belum maksimal.

Baca Juga: Pelajari 3 Cara Mengelas Besi bagi Pemula dengan Tepat

Jadi itu lah informasi lengkap mengenai teknik mengelas yang sebaiknya Anda pelajari terlebih dahulu. Saat melakukan pengelasan sebaiknya dilakukan dengan teliti, fokus, dan berhati-hati agar hasil las lebih maksimal dan sesuai dengan keinginan. 

Selain membahayakan keselamatan, terburu-buru juga akan sangat memengaruhi hasil las. Dalam dunia konstruksi, penting untuk memperhatikan dengan saksama material sebab ketahanan dan kekuatannya adalah hal yang penting. Sehingga jangan memilih besi atau baja sembarangan yang belum diketahui bagaimana kualitas produknya. 

Jika membutuhkan besi berkualitas, Anda harus segera menghubungi Indosteger. Ada banyak produk kebutuhan pembangunan yang tahan lama dan anti karat. 

Wujudkan konstruksi bangunan yang kokoh dan kuat dengan Indosteger dan segera kunjungi websitenya untuk cek harga besi hollow 5x10 atau produk besi anti karat berkualitas lainnya. Semoga informasi teknik mengelas ini bermanfaat untuk Anda.

Sumber: 

https://www.pengelasan.net/pengelasan-adalah/

https://arthome.co.id/cara-mengelas-yang-baik-dan-benar/

https://news.ralali.com/apa-saja-teknik-dalam-pengelasan/

https://blog.klikmro.com/persiapan-dan-cara-welding-yang-baik-dan-benar/

Recent Articles

Silahkan hubungi kami
Hi saya ingin bertanya