indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Bak Penampungan Air Bocor, Ini Tips Memperbaikinya!

Bak penampungan air bisa mengalami kebocoran karena berbagai faktor, seperti misalnya usia yang lama atau adanya sudut yang retak. Selain itu, jika kebocoran itu dikarenakan lubang berukuran besar pada bak, Anda tentu tidak perlu pusing mencari penyebab dari kasus tersebut. 

Akan tetapi, apabila penyebabnya adalah lubang kecil, Anda mungkin akan sangat kesulitan untuk mendeteksinya. Karena itu, yuk simak ulasan berikut untuk mencari tahu apa solusi paling efektif untuk memperbaiki bak penampungan air yang bocor!
 

Deteksi Penyebab Kebocoran pada Bak Penampungan Air

Untuk memperbaiki kebocoran pada bak penampungan, Anda tentunya harus tahu penyebab utama dari masalah tersebut. Nah, berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti.

  • Kuras air di dalam bak. Kemudian gosok bagian luar dan dalamnya dengan spons/sikat. Jika kerak dan lumut yang menempel di bak hilang, Anda tentu akan lebih mudah mendeteksi sumber kebocoran.

  • Setelah bersih, isi kembali bak penampungan air sampai penuh. Setelah itu, raba bagian luar bak untuk menemukan lokasi kebocoran. Untuk kasus kebocoran yang disebabkan lubang besar, rembesan air akan terlihat sangat jelas. Namun, jika penyebab kebocoran adalah lubang yang sangat kecil, Anda harus meraba permukaan luar bak untuk mendeteksi sumber rembesan. 

Baca juga: Cara Tepat Menghitung Kebutuhan Atap Spandek
 

Cara Memperbaiki Bak Penampungan Air yang Bocor

Apabila sumber masalah kebocoran sudah ditemukan, langkah selanjutnya tentu menambal lubang tersebut. Nah, berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti.

1. Persiapkan alat dan bahan yang akan dipakai untuk menambal kebocoran

Setelah mendeteksi sumber kebocoran, cari bahan penambal yang sekiranya efisien untuk menutup rembesan air di bak penampungan. Untuk mendapatkan informasi tersebut, Anda bisa menanyakannya langsung ke toko bangunan. Hal ini karena tidak semua lokasi kebocoran bisa diatasi dengan bahan penambal yang sama. 

Sebagai contoh, untuk kebocoran yang terjadi di sela-sela nat keramik, Anda membutuhkan bahan campuran nat khusus. Adonan tersebut biasanya hanya perlu diberi air dan diaduk rata. Setelah itu, Anda pun bisa mengaplikasikannya langsung pada titik kebocoran.

Baca juga: 7 Penyebab Pipa Bocor yang Wajib Diketahui


2. Cara Mengaplikasikan Bahan Penambal pada Pusat Kebocoran

Jika Anda sudah menemukan bahan penambal yang tepat untuk menutup kebocoran di bak penampungan air, langkah selanjutnya adalah mengaplikasikannya pada pusat rembesan. Pertama, kikis permukaan bak yang berlubang. Anda perlu sedikit memperlebar area titik kebocoran untuk membuat proses penambalan menjadi lebih mudah.

Kemudian, terapkan bahan penambal secara merata pada titik kebocoran. Beri tekanan sedikit saat melakukannya agar hasil perlekatannya jadi lebih maksimal. Pun, ketika mengaplikasikan bahan penambal, lakukan secara perlahan supaya hasilnya tidak terlihat berantakan.


3. Periksa Kembali Tambalan 

Sehabis mengaplikasikan bahan penambal, bersihkan sisa tambalan yang kemungkinan masih menempel di sekitar area titik kebocoran. Sebaiknya pakai alat penerang seperti senter ketika mengecek hasil tambalan. Dengan begitu, Anda pun bisa melihat lebih jelas apakah masih ada celah di sela-sela titik kebocoran. 

Jika sudah memastikan hasil penambalan benar-benar rapat dan tidak ada celah, biarkan bak penampungan air dalam kondisi kering selama setidaknya 3 hari. Kemudian, mulai isi bak sampai penuh. Setelah itu, perhatikan apa masih ada celah kebocoran pada bak tersebut. Bila volume air dalam bak tidak berkurang, penambalan Anda bisa dikatakan berhasil.

Demikian tips dari kami tentang cara memperbaiki bak penampungan air yang bocor. Nah, jika Anda kebetulan sedang mencari material bangunan yang terjamin kualitasnya, segera kunjungi situs Indosteger. Indosteger juga menyediakan kebutuhan hollow besi galvanis, mulai dari UNP besi galvanis, CNP besi galvanis, hingga jasa sewa scaffolding dan jual scaffolding untuk seluruh kawasan JABODETABEK. 

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Pipa Paralon yang Tersumbat

Recent Articles