indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Penyebab Pipa Air Bocor dan Cara Mengatasinya

Siapa pun akan kesal apabila pipa di dalam rumahnya mengalami kebocoran. Selain membuat pemborosan air, tagihan juga bisa membengkak. Sebuah riset menunjukkan kalau satu rumah bisa kehilangan air sebanyak 7,6 m3—76 m3 setiap tahunnya akibat kebocoran pipa. Artinya, satu rumah harus membayar Rp500 ribu setiap tahunnya.
 

Faktor Penyebab Pipa Air Bocor

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan pipa bocor. Apa saja faktor-faktornya? Yuk, cari tahu dari penjelasan di bawah ini!
 

1. Penyumbatan

Penyebab pertama adalah masalah penyumbatan. Kasus ini umumnya terjadi pada air bertekanan tinggi sehingga berdampak pada keretakan pipa. Lama-kelamaan, pipa saluran air akan mengalami kebocoran. Maka dari itu, sangat penting untuk menjamin bahwa tidak ada penyumbatan pada saluran air di hunian Anda.

Sebaiknya hindari membuang benda-benda padat ke saluran air. Benda seperti itu lebih rawan menyumbat bagian dalam pipa. Selain itu, lakukan pembersihan secara rutin, baik dikerjakan sendiri atau mengandalkan bantuan profesional.
 

2. Tekanan air

Perlu waspada ketika mendapati tekanan air yang tinggi di rumah Anda. Semakin tinggi tekanan air maka semakin berisiko pula dalam menyebabkan keretakan pada pipa saluran. Kesimpulannya, tekanan air pada setiap hunian harus diatur dalam standar kewajaran.
 

3. Proses korosi

Apa pun jenis pipa yang digunakan, pastinya memiliki masa pakai dan tidak akan bertahan selamanya. Terutama ketika pipa mengalami korosi setelah dipakai hingga bertahun-tahun. Proses korosi tidak bisa dideteksi dengan mudah. Pengikisan terjadi secara bertahap dan lama-kelamaan membentuk lubang pada pipa.

Bukan hanya dipicu usia, kandungan senyawa kimia dalam air juga patut diwaspadai. Tingkat keasaman dan mineral yang tak seimbang akan menyebabkan pipa cepat terkikis atau berkarat.
 

4. Jenis pipa

Ada banyak jenis pipa yang beredar di pasaran. Namun, memilih yang sesuai kebutuhan tidak bisa dianggap enteng. Sebaiknya jangan beli pipa yang dibanderol dengan harga yang terlalu murah apabila diletakkan di balik dinding.

Apabila instalasi pipa berada di luar tembok, tak masalah membeli yang harganya terjangkau. Itu karena pipa dapat dilihat langsung oleh mata dan bisa dengan mudah dideteksi jika terjadi kebocoran.
 

5. Pergeseran posisi pipa

Pipa bocor bisa dipengaruhi oleh pergeseran posisi karena erosi, banjir, gempa bumi, ataupun fondasi yang tidak kukuh. Sebelum benar-benar bocor, biasanya akan ditemukan masalah seperti tekanan air yang rendah, bunyi aliran air dari balik dinding rumah, serta warna aliran air yang mengeruh.
 

6. Instalasi yang buruk

Pemasangan pipa air tak dapat dilakukan secara sembarangan. Anda perlu menyerahkannya pada tenaga yang profesional dan tepercaya. Jika dipasang secara asal-asalan dan salah perhitungan, kebocoran tak lagi bisa dimungkiri. Namun, apabila Anda bukan pemilik asli dari rumah yang sedang ditempati, gunakan layanan profesional untuk mengecek kelayakan pipa atau mengukur potensi kebocoran.
 

7. Kualitas plester tembok

Masalah ini relatif umum terjadi di berbagai bangunan. Kalau kualitas plester temboknya rendah atau menekan pipa terlalu keras, tidak mengherankan bila suatu saat pipa mengalami kebocoran. Tekanan plester yang kuat akan membuat pipa retak, bahkan bisa sampai pecah.

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Pipa Air Tersumbat dengan Tepat
 

Cara Mengatasi Pipa Air Bocor

Setelah Anda mengetahui hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan kebocoran pada pipa air rumah Anda, saatnya Anda mengetahui bagaimana cara untuk mengatasinya. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan.
 

1. Identifikasi Sumber Kebocoran

Sebelum Anda bisa mulai memperbaiki, Anda tentunya harus dapat menentukan di mana kebocoran terjadi. Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan mendengarkan suara tetesan air. Agar lebih maksimal, matikan peralatan yang menggunakan air seperti kran, penyiram toilet, dan lainnya.

Lalu, Anda juga dapat memperkecil kemungkinan lokasi kebocoran dengan mendengarkan suara dari dalam dinding. Jika terdapat suara tetesan dari dalam dinding, maka bisa dipastikan bahwa kebocoran terjadi di dalam dinding. Jika bukan di dinding, maka lokasi kemungkinan kebocoran terjadi berikutnya adalah lantai.
 

2. Perbaikan Pipa Bocor

Setelah menemukan pipa yang bocor, maka Anda memiliki dua solusi untuk mengatasinya: menambalnya atau mengganti pipanya. Anda dapat melakukan penambalan jika kerusakan atau kebocoran tidak terlalu besar.

Tetapi, Anda tentu sadar bahwa penambalan hanyalah solusi sementara. Kekuatan tambalan Anda juga tergantung seberapa mahir Anda memasangnya. Oleh karena itu, sangat direkomendasikan untuk segera mengganti pipa yang bocor dengan yang baru sesegera mungkin.

Saat memasang pipa baru, Anda bisa menggunakan perekat pipa anti bocor untuk mencegah kebocoran terjadi pada pipa yang baru.

Sekian informasi mengenai faktor-faktor penyebab kebocoran pipa yang wajib Anda ketahui serta cara mengatasinya. Tidak perlu cemas lagi saat pipa bocor karena sudah mengetahui poin-poin yang telah disampaikan di atas.

Anda dapat memesan material bangunan khsusnya beli dan sewa scaffolding berkualitas di Indosteger untuk memperkukuh pondasi pengerjaan bangunan Anda. Bahan-bahannya sudah terjamin berkualitas dan tidak mengecewakan. Semoga informasi tadi bermanfaat dan menambah wawasan, ya!

Recent Articles