indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Cara Memasang Pagar Besi Dengan Aman Agar Tetap Awet

Rumah akan terlihat semakin menarik jika dipasang pagar di bagian depan atau di sekelilingnya. Selain bisa menambah sisi estetika, pagar juga bisa menjadi pengaman bagi rumah Anda. Pasalnya, rumah yang tidak memiliki pagar akan lebih mudah dimasuki orang yang tidak dikenal. 

Jadi, pagar menjadi salah satu pilihan yang perlu dipertimbangkan untuk dibuat di rumah. Jika Anda berencana untuk memberi aksen pagar di rumah Anda, simak terlebih dahulu tips dan cara memasang pagar besi berikut ini. 

Tandai lokasi pagar

Sebelum mulai ke cara memasang pagar besi, hal pertama yang harus dilakukan yaitu melakukan survei tempat untuk pemasangan pagar. Anda harus melakukan pengecekan lokasi di mana titik pasti pagar akan dipasang. Setelah itu, jangan lupa untuk mengukur panjang dan lebar dari pagar yang diinginkan. 

Selain memikirkan desain dari pagar, Anda juga harus memperhatikan tempat pemasangannya karena sangat penting saat waktu membeli material. Jadi, misalnya Anda masih pemula dalam hal ini, sebaiknya minta bantuan seorang profesional, sehingga saat membeli bahan material tidak akan kekurangan atau kelebihan. 

Sediakan bahan dan alat yang dibutuhkan 

Setelah selesai mengukur lokasi yang akan dijadikan tempat untuk memasang pagar, langkah selanjutnya adalah membeli bahan dan alat yang dibutuhkan. Anda bisa mendapatkan material untuk memasang pagar di toko besi atau toko bahan bangunan terdekat. Sebelumnya pergi ke toko bahan bangunan, sebaiknya cari tahu dulu apa jenis besi yang cocok untuk dipasang menjadi pagar di rumah. 

Salah satu pilihan yang bisa Anda coba yaitu baja galvanis karena kualitasnya yang cukup baik dan tahan lama, serta harga yang murah. Selain besi untuk pagar, jangan lupa untuk membeli semen yang berguna untuk membantu proses pemasangan pagar. 

Gali lubang untuk pagar

Cara memasang pagar besi selanjutnya yaitu dengan menggali lubang di tanah. Alat yang bisa digunakan dalam proses ini adalah sekop atau linggis. Sebaiknya, Anda menggali lubang dengan kedalaman sepertiga dari panjang besi pagar. Selain itu, perhatikan juga bahwa lebar di bagian bawah galian harus lebih besar dari bagian atas. 

Cara untuk memastikan bahwa setiap galian lubang memiliki kedalaman yang sama yaitu dengan menggunakan selotip. Kemudian, Anda bisa menambahkan kerikil kurang lebih 10 cm di setiap lubang galian yang berfungsi untuk membuat drainase. 

Lapisi tiang pagar dengan semen

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan yaitu dengan memberikan semen di setiap pagar yang sudah terpasang di tanah. Anda bisa mencampurkan beberapa semen berbeda, asalkan hasilnya bertekstur kaku dan bisa menjaga pagar berdiri dengan sempurna. Pastikan juga bahwa besi pagar telah berdiri dan memiliki ketinggian yang sama agar terlihat lebih bagus. 

Saat menancapkan besi pagar, sebaiknya Anda melakukannya dengan presisi yang tepat. Tidak terlalu berdekatan atau berjauhan. Setelah memberikan semen pada pagar, Anda bisa menunggunya mengering selama 2 sampai 7 hari. 

Cek kembali dan diamkan

Langkah terakhir yaitu memantau besi pagar dengan teliti, apakah sudah berdiri dengan tepat atau belum. Saat semen belum mengering, pagar besi bisa berubah posisi dan menjadi tidak stabil. Bahkan, jika terkena sedikit benturan, bisa membuatnya berdiri dengan tidak tegak dan kurang aman. 

Itulah mengapa Anda harus lebih sering memantau besi pagar dan menjaganya agar selalu stabil. Saat Anda ingin memasang pagar, sebaiknya lakukan saat musim kemarau. Pasalnya, jika dilakukan saat musim hujan, semen akan susah mengering karena terkena air hujan. 

Itulah beberapa cara memasang pagar besi yang aman dan tepat. Pastikan Anda memilih bahan material yang berkualitas untuk pagar, mulai dari besi hingga semen yang digunakan. Pilihlah bahan yang memiliki kualitas terbaik agar pagar besi bisa tetap awet dan aman saat digunakan. Semoga tips di atas bisa membantu Anda. 

You May Also Like