indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Cara Membuat Denah Tanah Kavling

Bagaimana cara membuat denah tanah kavling? Akhir-akhir ini, tanah kavling semakin banyak peminatnya di Indonesia. Banyak yang menjadikan tanah kavling sebagai lokasi hunian maupun investasi untuk masa depan. Dari segi harga pun masih terbilang terjangkau jika dibandingkan dengan harga rumah tapak.

Kontraktor biasanya memahami cara pembuatan denah dengan berbagai pertimbangan konstruksi. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memiliki tanah kavling, termasuk denah tanahnya. Simak penjelasan mengenai cara membuat denah tanah kavling berikut ini.

 

Membagi tanah kavling

Sebelum membuat denah tanah kavling, Anda harus lebih dulu membagi tanah kavling. Hal ini mungkin terlihat sepele, tapi tetap saja tidak boleh dilakukan asal-asalan. Berikut adalah langkah-langkah membagi tanah kavling:

 

1. Melakukan pengukuran

Langkah pertama adalah memastikan ukuran tanah yang akan dibagi menjadi petak-petak kavling. Lakukan pengukuran secara teliti. Ada baiknya Anda melakukan pengukuran secara berulang. Jangan sampai ukuran tanah melampaui batas atau kurang karena keduanya bisa merugikan Anda.

 

2. Cek kemiringan tanah

Setelah mengukur luas tanah, Anda juga harus mengecek kemiringan tanah. Pastikan tidak ada petak tanah yang memiliki kemiringan drastis. Kemiringan tanah ini akan sangat memengaruhi proses pengurukan tanah nantinya.
 

3. Menentukan jumlah petak kavling

Agar denah tanah kavling yang dibuat bisa tepat, maka penting pula untuk menentukan jumlah petak kavling. Pastikan tiap-tiap petak tidak sempit maupun terlampau luas. Bayangkan apakah masing-masing petak dapat dibangun sebuah rumah atau tidak.
 

4. Pastikan surat tanah

Selain masalah teknis di lapangan, Anda juga harus mengurus perizinan tanah kavling. Pastikan pembagian tanah tidak menyalahi hukum. Jangan lupa juga untuk memastikan bahwa masing-masing pemilik tanah kavling bisa mendapatkan surat kepemilikan masing-masing.

Baca juga: Daftar Berat Jenis Beton Bertulang Sebagai Material Bangunan

 

Cara membuat denah tanah kavling

 

Cara membuat denah tanah kavling sebenarnya tidak rumit. Dengan catatan, Anda telah melakukan pengukuran yang teliti dan akurat terhadap luas keseluruhan tanah, kemiringan tanah, serta situasi di sekitar tanah yang akan dibagi menjadi petak-petak kavling.

Dari pengukuran awal, Anda bisa membuat sketsa sederhana yang menggambarkan keseluruhan tanah. Setelah itu, bagi menjadi beberapa petak kavling. Jangan lupa untuk menambahkan detail lain seperti jalan atau ruang terbuka hijau.

Sketsa tersebut kemudian dibuat menjadi lebih presisi dengan menggunakan software khusus. Biasanya, untuk keperluan pembuatan denah, diperlukan software sketsa 2 dimensi dan 3 dimensi seperti AutoCAD atau CorelDraw.

Memasukkan sketsa denah ke AutoCAD

Artikel ini akan membahas sedikit cara memasukkan sketsa denah tanah kavling ke dalam software AutoCAD. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Scan sketsa agar dapat diolah dengan program komputer.

  2. Buka AutoCAD, kemudian pilih opsi Insert – Raster Image Reference. Pilih file sketsa denah yang telah di-scan. Klik OK.

  3. Kemudian ukur salah satu sisi tanah. Jangan lupa juga untuk memperhatikan skala yang digunakan.

  4. Buat garis sesuai dengan ukuran yang telah Anda dapat dari proses pengukuran sebelumnya. Lakukan hingga denah tanah selesai.

  5. Jika sudah, Anda bisa mengekstrak file menjadi format .PDF agar dapat dikirim dan dicetak pada kertas. 

  6.  

Demikian ulasan mengenai cara membuat denah tanah kavling. Ketelitian menjadi kunci penting dalam hal ini. Itulah kenapa Anda tidak perlu terburu-buru dalam melakukannya. Jika tanah kavling Anda siap untuk dibangun, jangan lupa gunakan scaffolding untuk memeprmudah pekerjaan di lapangan. Indosteger siap melayani pengiriman scaffolding ke seluruh Indonesia. Dapatkan berbagai penawaran menarik untuk Anda sekarang di Indosteger

Baca juga: Cara Menambal Dak Beton dari Bawah Untuk Bangunan


 

Recent Articles