indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Inilah Cara Menghitung Kebutuhan Besi Sloof Pada Sebuah Bangunan

Mengetahui cara menghitung kebutuhan besi sloof dalam membangun sebuah bangunan sangat penting. Hal ini dikarenakan fungsi sloof sebagai pengunci dinding, agar tidak mudah roboh saat ada pergeseran tanah yang terjadi. Sloof juga berfungsi untuk meratakan beban bangunan, supaya beban yang ada di atas fondasi tidak berat pada salah satu sisi saja. Oleh karena fungsi-fungsi penting inilah, perhitungan jumlah besi untuk sloof tidak boleh salah. 

Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Besi Sloof?

Dalam melakukan menghitung kebutuhan besi sloof, Anda perlu mengetahui ukuran sloof, panjang fondasi serta diameter besi pokok yang akan digunakan sebagai kerangka kolom dan balok yang akan dibuat. Mari langsung kita hitung. Sebagai contoh, mari kita andaikan sebagai berikut:

  • Total panjang fondasi = 100 m.
  • Ukuran sloof = 15 cm x 20 cm.
  • Besi pokok = 6 batang.
  • Diameter besi pokok = 10 mm.
  • Jarak besi begel = 15 cm atau 0,15 m.
  • Diameter besi begel 6 mm.

Mari mulai menghitung kebutuhan besi pokok dengan rumus:

  • Panjang sloof x besi pokok : panjang satu batang besi (didapat dari standar yang dijual di toko).
  • 100 m x 6 : 12 m = 50 batang besi

Anda bisa memesan lebih dari 50 batang besi sebagai cadangan apabila ada kekurangan saat pengerjaan. 

Selanjutnya kita perlu menghitung kebutuhan besi begel atau sengkang dengan rumus:

  • Panjang sloof : jarak besi begel
  • 100 m : 0,15 m = 666,7 besi begel

Kita bisa membulatkannya ke atas menjadi 667 besi begel untuk sloof sepanjang 100 m. 

Struktur besi sloof yang dibuat, nantinya akan dicor dengan beton dan mengelilingi sisi-sisi dari struktur besi sloof dengan ketebalan 2 cm pada masing-masing sisi. Jika ukuran sloof adalah 15 cm x 20 cm, maka ukuran sloof akan berubah menjadi ukuran berikut:

  • 15 cm - 4 cm = 11 cm.
  • 20 cm - 4 cm = 16 cm.

Jadi panjang besi begel jika dibentangkan adalah:

  • (11 x 2) cm + (16 x 2 ) cm + 4 cm (besi yang dibengkokkan untuk mengunci besi begel)
  • 22 cm + 32 cm + 4 cm = 58 cm

Dari panjang bentang besi begel yang sudah kita dapatkan, kita bisa menghitung berapa banyak besi batang berukuran diameter 6 mm yang kita butuhkan. Rumus menghitungnya adalah:

  • Jumlah besi begel x panjang bentangan besi begel
  • 667 x 58 cm = 38.686 cm atau 386,86 m 

Lalu angka yang baru saja kita dapatkan, perlu kita bagi dengan panjang batang besi satuan yang dijual di toko material yakni satu batang besi memiliki panjang 12 m. 

Rumus perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • Total panjang besi begel : panjang satuan besi batang
  • 386,86 m : 12 m = 32,23 batang, atau kita bulatkan menjadi 33 batang 

Jadi total batang besi untuk sloof sepanjang 100 m adalah 83 batang (didapat dari penambahan total batang besi pokok dan total batang besi begel).

Baca Juga: Daftar Harga Besi Kolom Per Batang Sesuai Jenis dan Ukuran

Bagaimana? Apakah Anda memahaminya? Semoga dengan penjelasan di atas, Anda jadi bisa menentukan berapa banyak batang besi yang dibutuhkan untuk membuat sloof sebuah bangunan. Jika Anda membutuhkan kerangka scaffolding lainnya untuk proyek bangunan yang sedang Anda buat, Anda bisa menemukannya di Indosteger. 

Terdapat banyak alat scaffolding yang bisa Anda sewa atau pun Anda beli. Temukan juga harga terbaik dari alat dan bahan yang tersedia di Indosteger, seperti harga besi hollow 5x5. Demikian penjelasan mengenai cara menghitung kebutuhan besi sloof untuk suatu bangunan dan jangan lupa untuk mencari alat kebutuhan proyek Anda di Indosteger.

Recent Articles