indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Cara Mengukur Kuda Kuda Baja Ringan

Dalam konstruksi bangunan, wawasan soal cara mengukur kuda kuda baja ringan sangat penting untuk dimiliki. Baja ringan banyak dipilih oleh sebagian besar orang karena keunggulan yang dimilikinya. Bila dibandingkan dengan kuda kuda kayu, kuda kuda baja ringan memang lebih tahan lama karena tahan terhadap lapuk, rayap, panas, dan hujan.

Kuda kuda baja ringan terdiri dari lempeng baja ringan yang sifatnya lebih lentur bila dibandingkan dengan kayu. Sehingga, proses pemasangannya akan lebih mudah dan tidak memakan waktu yang lama, bahkan hanya memakan waktu kurang dari seminggu jika dikerjakan oleh 3 sampai 4 orang tenaga konstruksi ahli. Tidak hanya itu saja, kuda kuda baja ringan juga sangat cocok dipasang untuk kondisi tanah yang labil maupun pada wilayah dengan intensitas gempa yang cukup tinggi. 

Mendapatkan kuda kuda baja ringan juga harus diperhatikan bagaimana cara mengukurnya. Berikut cara mengukur kuda kuda baja ringan yang bisa diterapkan.

Rumus Dan Cara Mengukur Kuda Kuda Baja Ringan

Cara mengukur kuda kuda baja ringan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Agar mendapatkan hasil yang maksimal dan pengukuran yang tepat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Anda pun bisa menggunakan rumus-rumus khusus. Secara umum, ada tiga rumus yang paling sering digunakan, yakni dengan memperhatikan ketinggian atap, memperhatikan kemiringan atap, dan juga overstek-nya.
 

Memperhatikan ketinggian atap

Ketinggian atap menjadi penting dalam proses pengukuran kuda kuda baja ringan yang akan dipasang nantinya. Dalam hal ini, ketinggian atap merupakan lebar bangunan yang dikalikan setengah. Kemudian, dikalikan lagi dengan tangen pada kemiringan sudut atapnya. Maka, bila dituliskan dengan menggunakan rumus matematika dapat disimpulkan menjadi: 

½ x Lebar Bangunan x tan a
 

Memperhatikan kemiringan atap

Selain memperhatikan ketinggian atap, rumus lain yang digunakan dalam cara mengukur kuda kuda baja ringan adalah dengan memperhatikan kemiringan atapnya. Sebenarnya, untuk penghitungannya sendiri hampir sama seperti menghitung ketinggian atap, yakni lebar bangunan dikalikan dengan setengah Lalu, dikalikan lagi dengan cosinus tingkat sudut kemiringannya. Jadi, untuk rumus ini bila ditulis dengan rumus matematika adalah: 

½ x Lebar Bangunan x cos a
 

Overstek

Rumus terakhir adalah dengan melihat overstek-nya. Sebenarnya, rumusnya pun hampir sama dengan sebelum-sebelumnya. Akan tetapi, formula  yang digunakan yakni panjang overstek itu sendiri. Dengan demikian, berlaku rumus matematika yang dihitung dengan: 

Panjang Overstek x cos a.

Baca juga: Rumus Tinggi Kuda Kuda Atap Rumah
 

Jenis Kuda Kuda Baja Ringan

Setelah Anda mengetahui cara mengukur kuda kuda baja ringan, penting pula untuk mengetahui jenis kuda kuda baja ringan yang terbaik sesuai kebutuhan Anda dalam membangun sebuah rumah dan bangunan.
 

Cremona siku

Jenis kuda kuda baja ringan pertama adalah berbentuk cremona siku. Jenis ini memang sudah ada sejak dahulu, bahkan sejak ratusan tahun lalu. Pengaplikasiannya digunakan pada gedung, sekolah, rumah, dan bangunan lainnya. Bentangan lebar untuk kuda kuda baja ringan ini maksimal hanya 15 meter saja dan tidak bisa diterapkan untuk bentangan yang lebar.
 

Profil IWF

Selanjutnya adalah profil IWF yang digunakan untuk bangunan bertingkat dua atau lebih. Selain itu, jenis ini dapat digunakan pada bangunan dengan bidang yang sempit. Bentangannya dapat mencapai 40 meter, sehingga bisa digunakan pada bangunan yang cukup lebar.

Baca juga: Ukuran Baja Ringan Beserta Spesifikasi
 

Jenis berdasarkan profil

Selain berdasarkan jenis di atas, kuda kuda baja ringan juga dapat dibedakan berdasarkan profilnya, yakni pola Z, C, W, dan B. Pola Z digunakan pada kuda kuda rangka atap dan titik beratnya ada di bagian tengah. Dinamakan sebagai pola Z karena bentuknya yang menyerupai huruf Z.

Lalu, ada profil C dan W yang melengkapi kekuatan besi berpola Z. Bentuknya sama dengan sebelumnya, hanya saja berbeda dari segi ukuran. Biasanya, pola-pola ini memiliki ketebalan batang struktur 0.8-1 mm. Sedangkan untuk baja ringan B digunakan sebagai penutup atap atau reng. Desainnya memang lebih tipis dan lebih ringan dibanding jenis lainnya.

Itu dia cara-cara mengukur kuda kuda baja ringan yang bisa Anda coba lakukan. Untuk memilih baja ringan berkualitas harus diperhatikan pula bahan material yang digunakan. Salah satunya adalah menggunakan besi UNP kualitas terbaik yang bisa Anda dapatkan pada distributor tepercaya. Semoga penjelasan soal cara mengukur kuda kuda baja ringan Anda bisa membantu Anda ke depannya!

Baca juga: cara pasang baja ringan

Recent Articles