indosteger@gmail.com   +62218294428

News

4 Cara Menyambung Baja Ringan yang Benar

Beberapa tahun terakhir, baja ringan semakin marak digunakan sebagai material konstruksi bangunan. Tidak hanya untuk atap, tapi juga struktur-struktur lainnya, seperti pembatas ruangan atau dinding, pagar, sampai jendela. Baja ringan dipilih sebagai bahan karena harganya yang relatif murah tapi memiliki kekuatan yang tidak diragukan lagi. Selain itu, baja ringan juga mudah dirawat dan tidak gampang dirusak oleh serangga.

Dalam pemasangannya, antar baja ringan akan disambung menjadi suatu bagian sehingga menghasilkan sebuah struktur yang kuat dan kokoh. Meski terlihat sebagai sebuah benda berat, Anda bisa melakukan kegiatan penyambungan baja ringan secara mandiri dengan mekanisme dan cara-cara yang sangat teliti.

Setiap baja ringan yang dihasilkan oleh pabrikan sudah tentu mengikuti standar yang berbeda meskipun biasanya komponen dasarnya tetap sama. Sebelum menyambungkan satu baja ringan dengan lainnya, Anda perlu mengamati fisiknya agar maksimal dalam pengerjaannya.

1. Lakukan Persiapan

Sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang untuk melakukan persiapan sebelum mengerjakan sesuatu. Dalam menyambung baja ringan, Anda perlu menyiapkan drilling screw atau sekrup dengan ujung seperti mata bor, dan bracket. Alat ini akan Anda gunakan untuk menyambung setiap balok baja ringan.

Dalam tahap persiapan ini, Anda juga diminta untuk menyediakan balok baja ringan yang sudah dipotong sesuai dengan bentuk dan ukuran yang Anda inginkan, tergantung untuk apa baja ringan dibuat. Letakkan semua baja ringan tersebut pada area yang cukup luas. Pasalnya, hal tersebut bisa memudahkan Anda dalam mengambil dan merangkainya di tempat yang memiliki banyak spasi.

2. Menyusun Sesuai dengan Kolom

Cara menyambung baja ringan yang benar berikutnya adalah mulai menyusunnya. Dalam proses ini, Anda perlu memperhatikan tiap ujung atau bagian sambungan. Pastikan antar ujung saling menyambung dengan benar, kolom bertemu dengan kolom yang tepat. Jika dirasa sudah saling menyatu, Anda bisa merapatkannya dengan sekrup bermata tajam.

Yang perlu diingat, jangan sampai salah menaruh sekrup karena akan sangat sulit untuk melepasnya kembali. Untuk memperkuat sambungan, berikan sekrup lebih banyak dari biasanya. Berikan lebih dari dua sekrup untuk mengaitkan satu sambungan sehingga saat terjadi sesuatu yang buruk, misalnya satu sekrup terlepas, masih ada sekrup lain yang bisa menahan beban.

3. Membentuk Kuda-kuda

Istilah kuda-kuda tidak hanya mengacu pada struktur atap, tapi merupakan gabungan dari beberapa baja ringan yang sudah disambung dan dibentuk menjadi satu komponen tersendiri. Dalam hal ini, bentuk kuda-kuda tergantung pada objek apa yang akan Anda buat. Jika Anda ingin membuat pagar, Anda perlu membentuk kuda-kuda berjajar dengan menyilangkan sejumlah baja di bagian tengah.

 

Untuk menyambung antar kuda-kuda, Anda bisa memasukkan dynabolt ke dalam rongga kolom yang sebelumnya sudah Anda lubangi dengan bor. Jika dynabolt sudah terpasang dengan benar, kencangkan sampai dua baja yang disambungkan saling terkait. Langkah terakhir, pastikan semua sambungan terpasang dengan tepat dan tidak longgar sedikit pun.

4. Menyatukan dengan Objek

Setelah semuanya tersambung, bagian terakhir adalah menyatukannya dengan objek yang Anda inginkan. Jika Anda membuat baja ringan untuk jendela, Anda perlu menempelkannya ke tembok. Begitu juga dengan baja ringan yang difungsikan sebagai pagar, satukan struktur yang sudah dibuat dengan dinding bagian luar rumah Anda.

Ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan agar struktur baja ringan yang telah Anda sambungkan menempel dengan sempurna. Cara pertama, gunakan baut sesuai dengan klasifikasi tembok. Buat beberapa lubang di tembok untuk memudahkan proses memasukkan baut. Pastikan juga baut yang akan digunakan memiliki panjang ukuran yang bisa menjangkau cukup dalam ke dua sisi, sisi yang akan ditempel dan sisi yang menempel.

Cara kedua, menggunakan bracket. Cara ini sangat cocok jika baja ringan difungsikan sebagai pagar depan rumah. Bracket sebagai instrumen tambahan akan menambah kekuatan antara baja dengan objek yang akan digunakan. Baut masih menjadi elemen penting yang harus digunakan untuk menyatukan dua benda.

 

Anda perlu memperhatikan tujuan dari menyambung baja ringan. Tidak ada salahnya untuk menyusun konsep di awal sehingga Anda tidak akan kebingungan dalam eksekusi. Jika hasil dari pekerjaan Anda tidak sesuai dengan tujuan awal, Anda mungkin akan membuat yang baru. Tentu saja, hal ini akan menyebabkan Anda mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli baja ringan yang baru. Hal yang tidak kalah penting, gunakanlah baja ringan seefisien mungkin, tapi tetap memperhatikan kekuatannya.

Recent Articles