indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Bagaimana Memilih Baja Ringan yang Terbaik?

Penggunaan baja ringan dalam konstruksi bangunan semakin diminati. Bobot yang lebih enteng, serta pemasangannya yang lebih mudah, membuat pamor baja ringan semakin lumrah digunakan di Indonesia. Penggunaannya dalam aplikasi konstruksi bangunan juga semakin beragam antara lain konstruksi rangka atap atau kuda-kuda, atap penutup, plafon, rangka partisi dan dinding, rangka lantai, sistem ventilasi, hingga pembuatan kusen pintu dan jendela.

Namun demikian di pasaran, baja ringan memiliki kualitas yang beragam karena perbedaan harga maupun perbedaan komponen material penyusun. Selain itu, setiap produsen baja ringan memiliki keunggulan masing-masing dari segi kualitas. Sehingga perlu ketelitian untuk memilih baja ringan yang terbaik.

Merek baja ringan juga semakin banyak di pasaran, baik lokal maupun yang berasal dari impor. Salah membeli baja ringan, kekuatan dan usia bangunan jadi taruhannya. Perlu ketelitian dalam memilih produk baja ringan. Memilih baja ringan berkualitas bisa dibilang susah-susah gampang. Yuk simak tips memilih baja ringan berkualitas baik.

Berstandar SNI

Pastikan membeli baja ringan yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Karena saat ini, beberapa toko bangunan yang menjual baja tanpa label SNI. Ini penting, mengingat baja ringan harus memenuhi standar SNI 8399:2017 agar terhindar dari kerusakan seperti korosi dan tingkat ketegangan yang rendah.

Ketegangan rendah bisa membuat baja ringan mudah bengkok dan rawan roboh saat tertiup angin kencang maupun menahan beban bangunan yang ditopangnya seperti genteng untuk pemakaian konstruksi atap.

Standar SNI sangat menentukan baja ringan yang terbaik dan berkualitas, terutama dalam kaitannya dengan material pelapis baja ringan yang terdiri dari Seng (Zn), Alumunium (Al), Magnesium (Mg). Produk baja ringan SNI juga sudah teruji sehingga menghindarkan dari kerugian.

Pilih produk bergaransi

Pilih baja ringan yang memiliki garansi. Selain lebih terjamin kualitasnya, pembeli juga tak perlu khawatir pada produk yang cacat karena adanya jaminan pada baja ringan tersebut.  Garansi pada material baja ringan penting, karena hal itu menjamin ketahanan dan telah diuji coba sesuai dengan tarikan tegangan di pabrik pembuatannya.

Saat proses pembelian, pastikan pula toko bangunan melayani penggantian atas baja ringan apabila terjadi kerusakan sesuai dengan ketentuan yang ada pada garansi produk. Pastikan masa garansi produk, sehingga bisa menghindarkan pembeli dari kerugian ketika baja ringan yang dipakai rupanya tak bisa bertahan lama setelah digunakan untuk konstruksi bangunan.

Cek tegangan tarikan

Kualitas baja ringan bisa dilihat dari nilai tegangan tarikan yang tercantum pada keterangan produk. Baja ringan yang terbaik, setidaknya memiliki standar tegangan tarikan minimal sebesar 500 Mpa. Semakin tinggi tarikan tegangan, semakin kuat pula produk baja ringan. Namun, pemilihan besaran standar tarikan ini disesuaikan dengan kebutuhan, jika beban yang ditopang cukup berat, maka perlu baja ringan dengan tegangan tarikan yang tinggi.

Baja ringan dengan kualitas tertinggi memiliki standar tarikan tegangan 980 Mpa, karena baja jenis ini relatif kuat sehingga tidak mudah ambruk. Namun demikian, harganya di pasaran sangat menguras kantong.

Memilih baja ringan prefabrikasi

Toko bangunan terkadang menjual baja ringan dalam bentuk potongan-potongan terpisah dengan harga lebih murah. Tapi, ada baiknya memilih baja ringan prefabrikasi karena dari sisi kualitas tentu lebih baik. Prefabrikasi sendiri adalah metode pemasangan baja ringan yang sudah mengalami proses pemotongan di pabrik pembuatnya. Hal itu bertujuan agar pemasangan bisa lebih efisien karena pengukuran maupun pemotongan lebih akurat dan rapi dibandingkan pemotongan manual oleh tukang.

Baja ringan prefabrikasi telah melewati pemotongan yang kemudian dijadikan satu yang membuat kualitas baja ringan prefabrikasi lebih seragam. Keuntungan lainnya, pemasangan baja ringan prefabrikasi juga lebih mudah dan cepat selama pengerjaan konstruksi sehingga bisa menghemat waktu maupun biaya.

Bracing baja ringan

Bracing sangat vital saat memilih baja ringan, terutama jika penggunaannya untuk konstruksi atap bangunan. Meski kuat, baja ringan memiliki ketebalan yang jauh lebih tipis dan enteng ketimbang baja konvensional.

Hal ini yang membuat baja ringan perlu penyangga (bracing) yang tepat. Bracing harus memiliki kualitas yang sama dengan baja ringan. Daya tahan konstruksi bangunan dari baja ringan sangat ditentukan dari bracing yang dipakai. Jika baja ringan tak mendapatkan bracing yang sesuai, atap akan muda ambruk lantaran tegangannya yang rendah dan longgar. Untuk itu, jangan sampai salah memilih baja ringan ya.

Biar makin lengkap, ini dia serba serbi yang bisa menjadi referensi Anda terkait manfaat dari baja ringan untuk pemasangan kanopi garasi rumah. Selamat membaca dan mencoba ya!

You May Also Like