indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Mengenal Apa itu Clamp dan Berbagai Jenisnya

Clamp adalah alat bantu di dalam dunia konstruksi yang disebut sebagai penjepit. Mungkin Anda sudah tidak asing dengan alat ini, namun belum mengetahui bagaimana fungsinya dan apa saja jenisnya.

Jika Anda penasaran tentang apa itu clamp dan berbagai jenisnya, berarti artikel di bawah dapat membantu dalam memahami alat penjepit ini. Berikut penjelasan selengkapnya bersama Indosteger.

Apa itu Clamp?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, clamp adalah salah satu alat bantu di dalam dunia konstruksi yang berfungsi sebagai penjepit. Alat ini cukup penting ketika sedang mengerjakan berbagai jenis bangunan. Bahkan clamp juga dapat digunakan untuk membuat suatu karya dengan kayu.

Baca Juga: 8 Jenis Kayu Untuk Furniture Rumah

Fungsi utama clamp yaitu membantu Anda di dalam mempertahankan posisi objek kerja ketika dalam proses pengeleman, menahan posisi objek kerja yang akan disatukan, hingga mempertahankan pengukuran agar tidak bergeser.

Selain itu masih ada berbagai fungsi lain dari clamp yang sesuai dengan jenisnya. Benar sekali, ada berbagai jenis dari clamp itu sendiri. Bisa saja Anda akan membutuhkan salah satu jenis dari clamp ini ketika sedang membangun suatu konstruksi.

Jenis-Jenis Clamp

Ada beberapa jenis clamp yang tersedia pada saat ini. Bentuknya juga berbagai macam karena dikhususkan untuk tujuan penggunaan yang lebih spesifik. Jadi, apa saja jenis-jenis clamp?

1. C-Clamp

C-Clamp atau klem C adalah jenis clamp yang memiliki bentuk seperti huruf C, tentunya sesuai namanya. Sistem pengencangan C-Clamp menggunakan ulir yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Dengan menggunakan ulir, maka dapat menjepit objek kerja secara lebih kuat.

2. F-Clamp

Kemudian ada F-Clamp atau klem F yang memang menyerupai huruf F. Ukurannya sendiri beragam, dari 20 cm hingga 150 cm. Sama seperti C-Clamp, F-Clamp juga menggunakan sistem pengencangan dengan bentuk ulir. Selain itu ada jenis dari F-Clamp yang disebut sebagai Quick Release Clamp. Jenis ini memiliki tombol dan tuas untuk melakukan penyesuaian dari panjang atau ketebalan kayu itu ketika dijepit.

3. Tank Clamp

Tank clamp atau face clamp memiliki bentuk seperti tang penjepit. Kemudian di bagian bawahnya terdapat sistem penguncian yang digunakan dengan cara diputar seperti ulir.

4. Corner Clamp

Selanjutnya ada corner clamp atau klem sudut yang memiliki bentuk seperti sambungan dua kayu menjadi sebuah siku dengan sudut 90 derajat. Penggunaan corner clamp paling sering untuk membuat rak atau pigura karena sesuai dengan bentuknya sendiri.

5. Ragum

Ragum adalah clamp yang dapat dijepit di meja. Ketika melakukan penjepitan, Anda dapat menyesuaikan ketebalan dari objek kerja dengan memutar tuas yang ada di ragum ini. Penggunaan meja juga berguna agar proses penjepitan lebih lancar.

6. Spring Clamp

Spring clamp termasuk sebagai jenis clamp yang paling mudah digunakan. Di dalam alat penjepit yang memiliki bentuk seperti tang ini, ada sistem per sebagai bantuan dalam menjepit objek kerja. Namun dalam penggunaannya, Anda harus memerhatikan ukuran dari objek kerja itu sendiri. Jangan sampai objek kerja memiliki ukuran lebar atau panjang yang terlalu besar karena spring clamp tidak dapat disesuaikan.

7. Bar Clamp

Bar clamp paling sering digunakan untuk menggabungkan papan. Dengan kemampuan panjang yang bisa disesuaikan kebutuhan Anda, maka memang cocok untuk digunakan untuk papan.

Jadi itulah penjelasan tentang apa itu clamp dan berbagai jenisnya. Selain beberapa jenis clamp di atas, masih ada clamp yang berguna untuk konstruksi scaffolding. Anda bisa mendapatkan scaffolding clamp yang berkualitas dan berbagai macam bentuk di Indosteger. Dengan melihat arti clamp adalah alat penjepit penting dalam dunia konstruksi, Anda bisa mendapatkannya sekarang juga di Indosteger.

Baca Juga: 5 Cara yang Tepat Saat Memilih Jenis Clamp Scaffolding

Recent Articles