indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Memahami Konstruksi Tangga Melayang: Jenis, serta Tips dan Cara Membangunnya

Konstruksi tangga melayang dapat menjadi pilihan yang menarik untuk membangun rumah modern. Ciri khas dari tangga ini tidak memiliki pilar, sehingga terlihat melayang di udara. Sebab itulah nama tangga tersebut disebut sebagai tangga melayang.

Tangga melayang memang tidak terlihat memiliki penopang, tetapi ada kekuatan konstruksi kantilever yang membuatnya kokoh. Jadi, meskipun anak tangganya terlihat menggantung, jika perhitungan tangga tersebut tepat, maka tidak akan kalah kokoh dengan tangga pada umumnya. 

Apa Saja Jenis Konstruksi Tangga Melayang

Tangga melayang identik dengan stringer yang tersembunyi. Meskipun begitu, stringer tersebut tidak benar-benar disembunyikan. Hal ini karena stringer dibuat sedemikian rupa agar tidak terlihat dan memberi ilusi seperti tangga melayang. 

Terdapat beberapa jenis konstruksi tangga melayang yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah Anda. Berikut rekomendasi konstruksi tangga melayang dari kami.

1. Tangga Mono Stringer

Tangga ini hanya menggunakan stringer tunggal di tengah untuk menopang setiap anak tangga. Biasanya, stringer yang digunakan terbuat dari logam dengan bracket yang di las. Tetapi, stringer ini bisa juga dibuat dari kayu.

Terlepas dari jenis bahannya, stringer bukan termasuk fitur tangga yang dapat dilihat dari luar. Sehingga Anda dapat memilih warna tangga sesuai dengan kebutuhan. Namun, sebagai rekomendasi, Anda dapat menggunakan warna netral untuk menonjolkan anak tangga, tentu supaya menghasilkan kesan melayang. 

Baca Juga: Model Tangga Minimalis & Elegan

2. Tangga Stringer Ganda

Pada tangga ini, terdapat dua stringer tersembunyi. Dua stringer ini cocok digunakan apabila Anda memilih ukuran anak tangga ekstra lebar dan jumlah anak tangga yang lebih banyak. Bahan stringer yang dapat Anda gunakan bisa logam maupun kayu, tergantung kebutuhan Anda.

3. Tangga Cantilever

Jenis tangga ini terlihat seperti menempel di dinding. Biasanya terdapat penopang logam di belakang dinding tersebut untuk memastikan anak tangga dapat dipijak dengan sempurna. 

Setelah selesai pemasangan, dinding akan melapisi tangga tersebut untuk memberikan kesan bahwa anak tangga yang dipasang memiliki kesan melayang. Jenis tangga ini cocok kamu gunakan di rumah-rumah yang memiliki konsep minimalis modern.

Apa Kelebihan Konstruksi Tangga Melayang?

Konstruksi tangga melayang tidak hanya memberikan tampilan sedang melayang, tangga jenis ini pun membawa berbagai keuntungan lainnya. Apa saja itu? Mari simak di bawah ini.

1. Memberikan Nilai Estetika

Tampilan tangga yang sedang melayang ini memberikan nilai estetika tersendiri. Apalagi kalau rumah Anda memiliki konsep minimalis modern. Tangga melayang termasuk jenis tangga yang unik dan jarang dan ditemukan. 

Selain itu, tangga melayang sekaligus mematahkan norma jika tangga membutuhkan penopang yang dimunculkan agar bisa digunakan. Sebab, penopang dalam tangga ini sebenarnya disembunyikan.

2. Desain yang Sederhana

Jenis tangga melayang ini cocok dengan Anda yang menyukai desain rumah yang simpel. Tangga hanya terdiri dari dua bagian, yaitu bagian anak tangga dan stringer. Pegangan juga sebenarnya diperlukan, tetapi seringkali dirancang seperti bentuk rel agar sesuai dengan konsep desain tangga sederhana.

Baca Juga: Ukuran Tangga Minimalis untuk Rumah Kecil yang Tepat

3. Menyajikan Denah Lantai Terbuka

Berbeda dengan tangga tradisional yang memerlukan ruang di bawah tangga. Jenis tangga melayang ini justru membuka seluruh ruang. Bahkan ruang yang terbuka ini memberikan kesan yang lebih luas untuk konsep rumah Anda.

4. Terdapat Penyimpanan Ruang Tambahan

Bagian bawah tangga menjadi ruang kosong yang sangat besar ketika tidak ada penyangga di bawahnya. Adanya ruang baru ini memberikan space sebagai ruang tambahan. Ruang tersebut dapat dijadikan sebagai ruang penyimpanan, seperti menyimpan sepatu, buku, tanaman hias, dan lain sebagainya.

Bagaimana Cara Membangun Konstruksi Tangga Melayang?

Pembangunan konstruksi tangga melayang sebenarnya merupakan pembuatan tangga beton, hanya saja desainnya dibuat seperti melayang. Dalam proses perancangannya, Anda harus super hati-hati dan teliti.

Pasalnya, konstruksi tangga harus dibuat dengan perhitungan yang tepat agar aman untuk digunakan menahan beban. Berikut cara membangun konstruksi tangga melayang.

1. Membuat Desain Tangga

Hal pertama yang perlu Anda lakukan yaitu merancang desain tangga terlebih dahulu. Desain ini mencakup lokasi tangga, ketinggian tangga, kemiringan tangga, material tangga, bentuk, pegangan jika ada, dan lain sebagainya yang menjadi komponen dalam pembuatan tangga.

Desain tangga yang telah Anda susun akan sangat membutuhkan perhitungan yang tepat serta ketelitian saat merancangnya. Jangan sampai ada salah perhitungan, karena akan berdampak pada keamanan tangga itu sendiri.

Untuk menentukan kemiringan yang tepat, Anda dapat membaca panduan cara menghitung kemiringan tangga. Hal ini perlu dilakukan supaya tidak terjadi salah perhitungan.

2. Bekisting untuk Tangga

Bekisting merupakan sebuah cetakan yang digunakan untuk membuat fondasi tangga. Penggunaan bekisting ini bersifat sementara, karena ketika beton tangga sudah kering, maka bekisting akan dicopot.

Baca Juga: Bekisting: Pengertian, Jenis, dan Cara Membuatnya

Komponen dalam membuat konstruksi tangga harus sesuai dengan perhitungan, termasuk dalam menentukan bekisting. Jika Anda salah hitung, bisa jadi bekisting tersebut rapuh, terutama saat menahan bobot beton yang basah. 

Bekisting memiliki peran yang penting dalam proses membentuk tangga dan permukaannya. Sebab itu, pembuatan bekisting harus menggunakan material yang tahan air. Selain itu, bekisting setidaknya harus memiliki ketebalan 20 mm. 

Sedangkan pada dinding samping tangga, ketebalan bekisting yang dibutuhkan yaitu sekitar 30-35 mm. 

3. Penguatan Tangga

Proses penguatan konstruksi tangga melayang ini tidak boleh Anda lewatkan. Tujuannya tentu supaya tangga tersebut kokoh dan aman saat digunakan. Pembentukan konstruksi ini menggunakan diameter tulangan baja berukuran 8 dan 14 mm. 

4. Pembongkaran Bekisting Tangga

Ketika beton sudah benar-benar kering, maka akan dilakukan pembongkaran bekisting tangga. Pembongkaran ini membutuhkan izin dari arsitek dan pemilik rumah. Sebab, beton harus benar-benar dalam keadaan kering sebelum bekisting dilepaskan.

Proses pembongkaran harus berjalan dengan baik. Jangan sampai terjadi kesalahan, karena proses ini akan menentukan hasil akhir konstruksi tangga melayang di rumah Anda.

Jika bekisting telah dibongkar, umumnya tangga tidak bisa langsung digunakan. Dalam hal ini, Anda perlu benar-benar memastikan kembali bahwa konstruksi tangga dalam kondisi yang sangat kuat untuk menahan beban. 

Demikian informasi mengenai konstruksi tangga melayang, termasuk jenis-jenis dan cara membangunnya. Satu hal yang mesti Anda perhatikan dalam merancang tangga melayang, yaitu komponen bekisting harus sesuai dengan perhitungan. 

Sebab itu, Anda memerlukan suri-suri bekisting agar proses pembuatan tangga semakin lancar. Selain itu, menggunakan suri-suri ini dapat mempercepat proses percetakan beton, sehingga mempercepat waktu penyelesaian pembuatan tangga melayang. 

Dapatkan suri-suri di Indosteger untuk mempercepat proses pembangunan. Indosteger merupakan agen dan distributor Scaffolding tepercaya di Indonesia. Hubungi Indosteger sekarang juga untuk solusi konstruksi tangga melayang Anda.

Recent Articles