indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Mengenal Rumah Atap Datar serta Kelebihan dan Inspirasi Desain untuk Rumah Anda

Atap rumah terdiri dari berbagai jenis desain yang bisa Anda pilih. Dari semua jenis yang ada, kali ini Indosteger akan mengajak Anda mengenali desain rumah atap datar. 

Semua informasi yang akan dijelaskan di bawah ini diharapkan akan membuat Anda lebih mengerti terkait definisi, kelebihan, kekurangan serta jenis material apa saja yang bisa digunakan. Kalau begitu tanpa berpanjang lebar lagi mari mulai pembahasan rumah atap dasar di bawah ini! 

Apa Itu Rumah Atap Datar?

Seperti namanya, rumah atap datar memiliki bentuk yang cukup datar. Meski demikian, pemasangan atap datar tidak sepenuhnya benar-benar rata. Biasanya atap datar tersebut diaplikasikan dengan suatu kemiringan untuk memastikan bahwa air hujan bisa mengalir ke bawah dan tidak terjebak di area atap rumah.

Baca Juga: Inilah Konstruksi Atap Rumah Anti Bocor

Kemiringan dalam pemasangan atap datar sangat penting karena air yang tidak jatuh ke tanah akan membuat rembesan lalu akhirnya mengakibatkan kebocoran. Pemasangan atap datar tersebut umumnya dilakukan dengan kemiringan 1:40 atau 1:80. 

Apa Saja Kelebihan Rumah Atap Datar?

Penggunaan atap datar pada rumah makin banyak dilakukan karena desainnya yang lebih sederhana jika dibandingkan dengan jenis-jenis lainnya. Bentuknya juga termasuk unik karena secara umum atap rumah memiliki bentuk seperti segitiga atau piramid untuk memastikan air hujan yang jatuh dalam atap bisa langsung mengalir ke bawah. 

Namun selain desain yang sederhana, sebenarnya apalagi kelebihan dari rumah atap datar? Temukan jawabannya pada poin-poin berikut ini. 

1. Harganya Lebih Terjangkau

Desainnya yang sangat sederhana membuat harga pemasangannya jauh lebih terjangkau. Desain atap datar tidak membutuhkan banyak waktu, tenaga ataupun bahan material seperti ubin dan kasau. Soal konstruksinya pun tidak rumit sehingga tidak heran harganya cukup rendah. 

2. Memiliki Berbagai Fungsi 

Atap datar disenangi karena memiliki berbagai fungsi tambahan yang bisa dimanfaatkan oleh pemilik rumah. Tentunya fungsi utama dari desain atap datar ialah melindungi seluruh anggota keluarga yang tinggal di dalamnya dari segala jenis cuaca. 

Penambahan fungsi lainnya ialah pemilik rumah bisa membangun teras atau beranda berukuran kecil. Anda bahkan bisa membuat rooftop garden atau sebagai tempat istirahat untuk menikmati pemandangan dari atas rumah. 

Hal ini hanya mungkin dilakukan pada desain atap datar karena memang keunggulan yang dimilikinya ialah permukaan rata. Jadi Anda bisa mendapatkan space tambahan untuk beraktivitas ringan atau sekadar bercengkrama dengan anggota keluarga. 

3. Cenderung Lebih Stabil 

Desain atap datar dengan permukaan rata memudahkan pemilik rumah atau tukang ketika ingin melakukan pemeriksaan berkala ke atap. Permukaannya yang datar membuat penyusunan atap tersebut cenderung mudah dan jauh lebih stabil daripada jenis atap lainnya. 

4. Proses Pemasangan dan Perawatannya Tidak Sulit

Tanpa memerlukan bahan material khusus seperti ubin atau kasau, seluruh proses pemasangannya terbilang mudah dilakukan. Perawatannya bahkan juga tidak rumit karena permukaannya yang datar memudahkan berbagai aktivitas pembersihan. 

5. Menjadikan Penggunaan Energi yang Efisien

Masyarakat yang menggunakan atap miring cenderung memanfaatkannya untuk menyimpan sumber energi dari panas matahari yang menyinari atap sepanjang hari. 

Jadi panas matahari tersebut tidak akan langsung masuk ke dalam rumah dan membuat udara dalam ruangan memanas. Sebaliknya, Anda memanfaatkan keadaan tersebut untuk membuat penggunaan energi yang lebih efisien. 

Apa Saja Kekurangan Rumah Atap Datar?

Kelebihan yang ditawarkan oleh desain atap datar tentu membuat siapa saja tergoda untuk langsung memilihnya. Tetapi ada baiknya Anda tidak terburu-buru mengambil keputusan untuk memilih atap rumah datar. 

Kenali terlebih dahulu apa saja yang menjadi kekurangannya agar Anda tidak kaget apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Oleh karena itu perhatikan poin-poin berikut ini dengan saksama. 

1. Rentan Kebocoran

Pemasangan atap datar di atas rumah Anda sekali lagi perlu dipastikan memiliki kemiringan yang dianjurkan agar air hujan yang jatuh ke atap bisa langsung mengalir ke bawah. Hal ini krusial karena atap datar yang sangat rata secara horizontal akan membuat air hujan terjebak lalu merembes ke bagian dalam rumah.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Bocor Pada Sambungan Atap dengan Benar

2. Tidak Ada Ruang Tambahan 

Loteng yang terdapat dalam beberapa rumah menjadi suatu keunggulan tersendiri. Pasalnya loteng tersebut bisa dijadikan tempat penyimpanan tambahan atau kamar baru untuk tamu maupun anggota keluarga. Tetapi loteng atau space tambahan tersebut tidak ada lagi karena atapnya yang rata dengan dinding. 

3. Suhu Panas Bisa Sangat Dirasakan

Seperti yang sempat disebutkan sebelumnya bahwa sinar matahari dapat mengenai atap datar sepanjang hari. Jika tidak ada rooftop garden atau pemasangan alat penyimpan sinar matahari maka panas tersebut bisa langsung masuk ke dalam rumah.

Baca Juga: 9 Atap Rumah Anti Panas bagi Hunian Anda

Suhu dalam ruangan yang tadinya cukup sejuk bisa mendadak berubah karena atap datar yang menyerap panas matahari. 

4. Pemeliharaan Harus Dilakukan Secara Rutin

Meski pemasangannya mudah dilakukan, perawatan secara berkala tidak boleh sampai terlewatkan. Pasalnya atap datar yang tersumbat bisa membuat kebocoran yang cukup parah. 

5. Memiliki Potensi Roboh Ketika Terjadi Bencana Alam

Level stabil suatu atap datar tidak selalu sama. Hal ini dipengaruhi oleh ukuran lebarnya atap tersebut. Sederhananya makin lebar ukuran atap datar maka makin tidak stabil juga pemasangan atap tersebut. Jika tidak direncanakan dengan baik maka atap memiliki potensi kerobohan yang sangat besar. 

Apa Saja Jenis Material Untuk Atap Datar?

Setidaknya ada 4 jenis bahan material yang bisa digunakan untuk memasang atap datar dalam suatu rumah atau bangunan yaitu TPO, EPDM, spray on coating, dan PVC. 

1. TPO

TPO atau Thermoplastic Polyolefin merupakan bahan material bebatuan yang saling melekat menjadi satu-kesatuan akibat pemanasan dalam suhu yang tinggi. 

Materialnya yang tidak terbuat dari bahan kimia berbahaya sebenarnya menjadi pilihan banyak orang ketika membangun konsep green building. Tetapi paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat mengakibatkan material TPO menjadi rusak. 

2. EPDM

EPDM atau Ethylene Propylene Diene Monomer Rubber merupakan bahan material karet sintetis yang umumnya dijual dalam bentuk barang jadi. Itu berarti pemasangan bahan satu ini juga mudah serta masih tergolong memiliki harga yang terjangkau. 

3. Spray on Coating

Bahan material spray on coating menggunakan suatu pelapis untuk melindungi atap dari panas matahari dan hujan. Penggunaan bahan pelapis tersebut dapat membuat atap menjadi tahan air. Hanya saja Anda harus memastikannya tidak memiliki genangan air agar atap tidak roboh. 

4. PVC

Penggunaan bahan material PVC sebenarnya sangat baik untuk dipilih karena bisa menahan air serta panas matahari. Namun Anda perlu berhati-hati dalam pemasangannya karena bahan PVC tidak bisa dikombinasikan dengan bahan aspal. 

Demikian informasi mengenai rumah atap datar yang perlu Anda ketahui. Apakah kelebihan dan kekurangannya tidak menjadi masalah bagi Anda. Jika iya maka silakan mulai membangun atap rumah supaya proses finishing cepat selesai. 

Apabila Anda berencana memasangnya sendiri maka sebaiknya gunakan alat pelindung lengkap serta membuat tangga dengan scaffolding. Anda bisa melakukan sewa scaffolding di Indosteger supaya prosesnya jauh lebih mudah. Segera hubungi tim Indosteger dari smartphone Anda untuk melakukan pemesanan! 

 

Sumber: 

https://www.homify.co.id/ruangan/atap-datar

https://www.rumahkuunik.com/2021/06/kelebihan-kekurangan-atap-datar.html

https://www.99.co/blog/indonesia/kelebihan-dan-kekurangan-atap-datar/

https://www.designingbuildings.co.uk/wiki/Flat_roof

Recent Articles

Silahkan hubungi kami
Hi saya ingin bertanya