indosteger@gmail.com   +62218294428

News

9 Atap Rumah Anti Panas bagi Hunian Anda

Atap rumah anti panas menjadi salah satu kriteria atap saat melakukan pembangunan di Indonesia. Sebab saat musim panas, hal tersebut akan membantu mengurangi rasa gerah dan panas pada bagian dalam rumah. Pemilihan atap juga harus memperhatikan kondisi cuaca pada daerah tinggal. 

Penggunaan atap yang tepat dapat membantu mempercantik sekaligus menciptakan hunian yang nyaman. Atap anti panas ditentukan dari material yang digunakan seperti asbes hingga tanah liat. Agar tidak salah pilih, simak ulasan berbagai atap anti panas dalam artikel ini.

Atap Apa yang Tidak Panas?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, atap rumah yang tidak panas diwujudkan dengan menentukan material atap yang tepat. Berikut merupakan 9 jenis atap anti panas lainnya yang dapat Anda pilih:

1. Atap Keramik

Jenis atap anti panas yang pertama adalah atap keramik. Atap keramik dapat memberikan tampilan menarik dan cantik pada rumah Anda, sekaligus menghalau sinar matahari serta menahan udara panas yang masuk ke dalam rumah. Kelebihan atap keramik lainnya adalah bahannya yang awet, tahan di segala cuaca, tahan angin, dan tahan terhadap serangan api.

Baca Juga: 8 Jenis Atap Rumah Multiroof dan Keunggulannya

2. Atap Asbes

Atap asbes adalah salah satu jenis atap dengan harga yang terjangkau dengan proses pemasangan yang membutuhkan sedikit waktu. Namun, atap asbes hanya disarankan untuk penggunaan pada daerah dingin. Sebab kemampuannya menyerap panas, sehingga membantu menghangatkan rumah tanpa memberikan udara panas yang berlebihan. Atap jenis asbes sangat tidak disarankan untuk digunakan pada rumah di daerah panas. 

3. Atap Metal

Atap metal adalah jenis atap dengan daya tahannya yang tinggi namun memiliki berat yang ringan. Atap metal dapat menjadi solusi bagi Anda yang ingin memiliki yang sama dengan asbes namun berada pada daerah panas. Karena jenis atap ini dapat memantulkan panas yang diterima sehingga mencegah masuknya udara panas. Atap metal memiliki harga yang murah dan pemasangan yang juga cepat. 

4. Atap Tanah Liat

Jenis atap tahan panas yang banyak ditemukan adalah atap tanah liat. Atap tanah liat mampu menahan, meredam, dan tidak mudah menyerap panas. Sehingga membantu menciptakan udara yang sejuk meskipun saat musim panas di siang hari. Selain itu, atap tanah liat tidak akan menimbulkan suara jatuhnya air yang  berlebihan dan juga tahan lama. 

5. Atap Beton

Selain berfungsi sebagai struktur fondasi saja, beton juga dapat digunakan sebagai atap. Atap beton membantu menghalau panas yang diterima dari sinar matahari, sehingga menciptakan suhu di dalam rumah yang tetap sejuk. 

Baca Juga: Inilah Konstruksi Atap Rumah Anti Bocor

Oleh karenanya, Anda tidak perlu lagi khawatir mengenai suhu rumah saat musim panas, sebab beton membantu mengurangi panas dan membuat ruangan tetap lembap. Beton juga mampu menahan beban yang besar dan tahan lama.

6. Atap Bitumen

Atap bitumen memiliki kekuatan dalam menerima beban yang baik dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang. Penggunaan atap bitumen pada rumah dapat membantu menahan panas masuk ke dalam rumah dan meredam suara hujan maupun suara lainnya yang berasal dari luar. Selain itu, bitumen memiliki warna yang menarik sehingga dapat meningkatkan nilai estetika rumah. Bobotnya pun dapat dikatakan cukup ringan dan tahan banting. 

7. Atap uPVC

Sesuai dengan namanya, atap uPVC terbuat dari bahan unplasticized polyvinyl chloride. Atap uPVC direkomendasikan pada daerah tropis dikarenakan kemampuannya meredam panas dan menciptakan kondisi sejuk pada rumah yang cukup baik.

Material uPVC juga memiliki rongga udara sehingga membantu mengalirkan udara tambahan untuk masuk ke dalam rumah. Kelebihan lain yang ditawarkan dari atap jenis ini adalah material yang kokoh, ramah lingkungan, dan mudah untuk dibersihkan dan memiliki biaya perawatan yang rendah. 

8.  Atap Sirap

Atap sirap adalah jenis atap yang berbahan baku kayu jati atau kayu ulin. Kedua kayu tersebut digunakan sebab mampu bertahan di segala cuaca dan tidak mudah keropos. Tampilan kayu sirap yang unik membuat rumah tampak lebih cantik dan artistik. Ketahanannya di berbagai cuaca menjadikan atap sirap sebagai atap yang anti panas sebab mampu menghalau sinar matahari dan menjaga rumah tetap sejuk meskipun tanpa bantuan AC.

9. Atap EPDM

EPDM atau Ethylene propylene diene monomer merupakan material atap yang dibuat dengan formulasi ketahanan terhadap suhu hingga 150?. Atap EPDM memiliki membran yang tahan panas dan ozon sehingga membantu menciptakan hunian yang sejuk selama musim panas. Selain itu, atap EPDM juga bersifat kedap akan suara, dapat menyesuaikan bentuk, dan pemasangannya mudah. 

Umumnya, para arsitektur akan menyarankan penggunaan atap EPDM untuk konstruksi komersial dengan kriteria desain modern. Namun, Anda juga dapat menggunakannya untuk konstruksi rumah karena bahan EPDM ringan serta fleksibel, sehingga dapat dimanfaatkan di segala bentuk bangunan. 

Demikian tadi merupakan jenis atap untuk menciptakan rumah anti panas dan tetap sejuk meskipun suhu sedang tinggi. Apa pun material atap yang dipilih, pastikan untuk selalu memilih jenis atap yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi cuaca di sekitar rumah. 

Sehingga, atap dapat tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dan mempercantik rumah, tetapi juga menciptakan hunian yang nyaman. Untuk membangun atap, pastikan Anda menggunakan scaffolding dan seluruh komponennya seperti tangga scaffolding yang berkualitas untuk menjamin keselamatan pekerja. 

Indosteger menyediakan segala kebutuhan scaffolding dengan kualitas unggulan dan harga yang ramah dikantong. Hubungi kami sekarang untuk pelayanan terbaik dalam penyediaan scaffolding dalam konstruksi Anda. Semoga rekomendasi jenis atap rumah anti panas ini dapat bermanfaat!

Recent Articles