indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Inilah Konstruksi Atap Rumah Anti Bocor

Atap rumah anti bocor tentu menjadi impian semua orang. Pasalnya, atap rumah yang bocor kerap kali merepotkan pemilik rumah. Apalagi jika musim hujan berlangsung cukup lama dan memiliki intensitas yang tinggi setiap harinya, hal itu akan membuat proses perbaikan atap rumah menjadi terhambat.

Karena itu, Anda sebaiknya menggunakan atap rumah anti bocor agar rumah tetap terasa nyaman. Anda pun tidak perlu repot-repot melakukan perbaikan saat musim hujan tiba.

Jika Anda penasaran tentang jenis atap rumah apa saja yang bisa mencegah terjadinya kebocoran, silakan baca artikel ini sampai akhir. Melalui artikel ini, kami akan menjelaskan apa saja jenis atap rumah anti bocor, apa penyebab kebocoran pada rumah, dan bagaimana cara bangun atap rumah anti bocor. Yuk, simak informasinya di bawah ini!

Apa Saja Bahan Atap Anti Bocor?

Jika Anda menginginkan atap rumah yang anti bocor, Anda bisa menggunakan beberapa bahan material berikut ini.

1. Aspal

Bahan atap anti bocor pertama yang bisa dicoba adalah aspal. Atap bahan aspal ini sudah teruji anti bocor karena terbuat dari campuran material lain seperti fiberglass, coating, dan pasir batu. Bahan-bahan tersebut membuat atap aspal ini menjadi anti bocor dan juga tidak gampang rusak

Baca Juga: Jenis Genteng yang Umum Digunakan Pada Atap Rumah

Selain itu, atap berbahan aspal ini kedap suara dan tahan terhadap api. Karena banyaknya keunggulan yang ditawarkan, harga atap berbahan aspal ini cukup mahal. Tidak heran kalau atap jenis ini lebih sering dipakai pada rumah-rumah mewah.

2. Beton

Bahan atap anti bocor selanjutnya adalah beton. Beton memiliki keunggulan yang hampir mirip dengan aspal yaitu kuat, tahan api, dan memiliki daya tahan yang baik. Namun, atap beton ini lebih murah dari segi harga.

Meskipun begitu, atap berbahan beton ini lebih sering digunakan sebagai pelapis saja. Alasannya, atap beton dianggap memiliki estetika yang kurang bagus untuk dipandang. 

3. Asbes

Berikutnya adalah atap berbahan asbes. Jika dibandingkan dengan atap genteng tanah liat, asbes memiliki keunggulan yang lebih baik. Atap asbes lebih murah dan mudah dalam pemasangannya. Namun, pemasangan atap asbes ini perlu diperhatikan sudut kemiringannya agar hasilnya optimal.

4. Metal

Jika Anda menginginkan atap rumah anti bocor yang memiliki perpaduan keunggulan dari jenis-jenis atap sebelumnya, atap berbahan metal jawabannya. Atap berbahan metal ini memiliki keunggulan lengkap, yaitu tahan api dan angin, tidak gampang pecah, ringan sehingga mudah dipasang dan harganya relatif murah.

Baca Juga: Harga Genteng Baja Ringan dan Daftar Ukuran Untuk Biaya Renovasi Rumah

Selain itu, atap berbahan metal ini memiliki banyak pilihan warna, sehingga cocok bagi Anda yang ingin memiliki atap rumah yang cantik namun tetap kokoh.

Apa Penyebab Atap Rumah Bocor?

Anda mungkin penasaran dengan apa saja yang menyebabkan atap rumah mengalami kebocoran. Mari cari tau jawabannya berikut ini.

1. Pemasangan Atap yang Kurang Rapi

Saat Anda sedang membangun rumah baru, pastikan pemasangan atap dilakukan dengan rapi. Pemasangan atap yang kurang rapi akan menciptakan rongga. Rongga inilah yang akhirnya menjadi celah tempat masuknya air hujan, sehingga rumah akan mengalami kebocoran. 

2. Sudut Kemiringan Atap yang Kurang Pas

Sudut kemiringan pada atap rumah idealnya adalah sebesar 30 derajat. Alasannya, saat turun hujan, airnya bisa langsung jatuh ke bawah dan tidak terjebak di atap rumah. Air hujan yang menggenang di atap rumah lama-kelamaan bisa merembes masuk kedalam rumah dan mengakibatkan kebocoran.

3. Sambungan Atap Terlalu Banyak

Jika membangun rumah, cobalah sambungan atapnya dibuat seminimal mungkin. Terlalu banyak sambungan akan berpotensi membuat banyak celah di titik pertemuan atapnya. Celah pada titik pertemuan akan menjadi jalan air hujan untuk masuk sehingga menyebabkan kebocoran.

4. Bahan Pembuat Atap yang Kurang Baik

Pemilihan bahan atap ini sangat penting untuk mencegah kebocoran. Bahan atap dengan kualitas material yang rendah berpotensi mengakibatkan kebocoran pada rumah Anda. Jadi, pastikan bahan atap yang Anda pilih memiliki kualitas mutu yang baik.

5. Faktor Usia

Atap yang sudah tua, lama-kelamaan pasti akan mengalami kerusakan seperti pecah, retak, dan lain-lain. Kerusakan atap ini bisa mengakibatkan kebocoran pada rumah. Maka dari itu, rutinlah untuk selalu mengecek kondisi atap dan lakukan pergantian pada atap yang sudah rusak agar kebocoran tidak terjadi.

Bagaimana Cara Membangun Atap Rumah Anti Bocor?

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk membangun atap rumah anti bocor.

1. Perhatikan Kemiringan Atap

Sudut kemiringan pada atap harus pas, tidak boleh terlalu besar ataupun terlalu kecil. Sudut kemiringan atap biasanya berkisar dari 25-40 derajat. Kemiringan atap yang tepat dapat menghalau hujan dan angin kencang, sehingga kebocoran dapat diminimalisir.

2. Gunakan Pelapis Atap

Untuk membuat atap rumah anti bocor, Anda bisa menggunakan lapisan plastik atau aluminium pada bagian bawah genting. Cara ini bisa membuat air yang masuk ke dalam melalui celah tetap bisa dikeluarkan lewat talang air, sehingga rumah tetap aman dan anti bocor.

3. Lapisi Bagian Dak Beton

Anda juga bisa melapisi dak beton dengan water block atau waterproof untuk menciptakan atap rumah anti bocor. Air yang tergenang di atap tidak bisa merembes kedalam rumah sehingga dapat mencegah kebocoran.

Setelah membaca penjelasan di atas, sekarang Anda sudah lebih paham bagaimana cara membuat atap rumah anti bocor, bukan? Posisinya yang tinggi membuat pemasangan atap rumah anti bocor ini tentu perlu menggunakan bantuan alat konstruksi scaffolding agar lebih aman.

Jika belum punya, Anda bisa beli atau sewa scaffolding di Indosteger. Hubungi tim kami sekarang juga untuk informasi lebih lanjut.

Sekian pembahasan artikel seputar atap rumah anti bocor kali ini, semoga bermanfaat!

Recent Articles