indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Serba-serbi dan Cara Menyambung Pipa Galvanis

Pipa galvanis umumnya digunakan untuk mendukung sistem aliran air bersih. Akan tetapi, masih banyak orang awan yang belum mengetahui cara menyambung pipa galvanis. Apakah Anda salah satunya? Meski bisa memakai jasa plumber untuk menyambukan pipa galvanis ini, tidak ada salahnya jika Anda mulai mempelajari cara menyambung pipa galvanis sendiri untuk instalasi aliran air di rumah.

Serba-serbi aplikasi pipa galvanis

Secara umum pipa galvanis memang diaplikasikan untuk saluran air. Namun, saat ini tidak jarang pula pemakaian pipa galvanis diterapkan untuk tiang listrik maupun konstruksi bangunan. Pada proses pemasangan listrik, pipa galvanis dapat mencegah gangguan yang mungkin saja timbul pada penghantar listrik. Sementara pada konstruksi bangunan, pipa galvanis biasa digunakan sebagai pegangan tangga atau pagar rumah.

Baca Juga : Begini Kriteria Pipa Galvanis yang Berkualitas

Karena bagian dalam permukaan pipa galvalnis terbuat dari lapisan seng, maka jenis pipa ini bersifat antikarat. Artinya, pipa galvanis dapat digunakan dalam jangka panjang. Beberapa orang bahkan mengklaim bahwa pipa galvanis mampu bertahan hingga 25 tahun. Biaya perawatan yang mudah juga membantu Anda dalam menghemat lebih banyak anggaran maintenance. Menariknya lagi, pipa galvanis memiliki struktur yang kuat dan tidak mudah pecah. Artinya, Anda tidak perlu khawatir terjadi kerusakan sekali pun pipa galvanis diletakkan outdoor.

Cara menyambung pipa galvanis

Perlu diketahui saat ini ada tiga cara menyambung pipa galvanis yang dapat Anda terapkan sesuai dengan kebutuhan. Meski beberapa orang memakai teknik las untuk menyambung pipa besi, namun masih ada cara menyambung pipa galvanis tanpa metode las. Apa saja?

Metode threaded

Cara menyambung pipa galvanis yang satu ini dilakukan dengan menciptakan uliran di ujung kedua pipa yang akan disatukan. Metode ini umumnya diterapkan pada instalasi saluran air minum. Meski mudah diaplikasikan dan tidak menimbulkan risiko percikan api, sayangnya pembuatan uliran pada metode threaded akan membuat ketebalan pipa berkurang di bagian ujungnya. Sebagai akibat jangka panjang, pipa galvanis lebih rawan mengalami kebocoran.

Metode flange

Apabila Anda berencana untuk menyambungkan pipa galvanis untuk jangka waktu tertentu atau bersifat sementara, maka metode flange adalah pilihan yang tepat. Flange adalah alat bantu yang dapat mengencangkan sambungan pipa galvanis secara tidak permanen. Biasanya flange dipasang dengan memanfaatkan baut sebagai media pengencang. Artinya, Anda bisa memasang dan melepaskan sambungan pipa galvanis dengan mudah. Cara menyambung pipa galvanis dengan metode flange lebih dulu diawali dengan menempelkan kedua ujung pipa galvanis dan diikiat dengan flange.

Metode spigot

Terakhir, cara menyambung pipa galvanis bisa Anda lakukan dengan metode spigot. Ini adalah cara yang terbilang sangat sederhana. Anda hanya perlu memasukkan ujung pipa yang satu ke ujung lainnya. Dengan begitu, diameter dari dua pipa galvanis yang akan disambung harus berbeda. Agar tidak terjadi kebocoran, pastikan Anda telah merapatkan bagian ujung kedua pipa galvanis yang disambungkan. Untuk memastikan sambungan pipa lebih kuat, pasangkan paku rivet pada kedua ujung pipa galvanis tersebut.

Cara menyambung pipa galvanis ternyata cukup mudah, bukan? Mulai sekarang Anda tidak lagi perlu memakai jasa plumber untuk menyambung pipa galvanis. Dengan panduan di atas Anda bisa melakukannya sendiri di rumah. Namun, pastikan Anda sudah mengukur pipa galvanis sesuai dengan kebutuhan saluran yang akan dibuat. Ini penting diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan penghitungan yang juga bisa berakibat pada pembengkakan anggaran dana untuk instalasi saluran dengan pipa galvanis.

You May Also Like