indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Mengenal Talud dan Manfaatnya

Secara umum, talud adalah dinding dari beton maupun batu kali yang disusun untuk penahan tanah. Dalam proses pembangunan konstruksi bangunan maupun gedung, talud menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama pada bangunan yang ada di atas kemiringan tertentu. Nah, talud masih dibedakan lagi berdasarkan jenis dan fungsinya, sebagaimana yang dijelaskan di bawah ini.
 

Jenis Talud

Berdasarkan fungsi dan kegunaannya, saat ini banyak dikembangkan berbagai macam jenis talud. Perbedaan yang paling mencolok pada setiap jenis talud adalah bahan yang digunakan dan juga konstruksinya. Dari sini, berikut beberapa jenis talud yang perlu Anda ketahui:
 

1. Penahan gravitasi

Pertama, ada talud penahan gravitasi yang berupa dinding kokoh. Jenis talud ini mengandalkan berat dalam proses kerjanya untuk mencapai keseimbangan dan kestabilan tanah, terutama untuk menjaga tekanan lateral pada tanah padat. Bahan talud ini biasanya terbuat dari beton bertulang dengan kualitas terbaik.
 

2. Penahan kantilever

Kedua, ada dinding penahan kantilever yang juga terbuat dari dinding beton yang bertulang dengan bentuk seperti huruf ‘T.’ Fungsinya adalah untuk menahan gaya kerja pada kantilevernya. Prinsip kerjanya adalah dengan daya jepit dasar yang terletak pada bagian dasar struktur. Sementara itu, strukturnya terdiri dari dinding vertikal, tumit tapak, dan juga ujung kaki tapak atau hoe.

Baca juga: Tahapan Penting dalam Proses Pembuatan Beton
 

3. Tipe turap

Jenis yang ketiga adalah tipe turap atau sheet pile. Biasanya jenis ini digunakan untuk menahan tekanan pada tanah lateral yang aktif dan untuk membendung air. Material yang digunakan adalah beton baja. Penggunaannya dapat dilakukan pada konstruksi gedung-gedung yang tinggi karena keunggulannya yang lebih murah dan tahan terhadap lingkungan ekstrem.
 

4. Gabion

Lanjut ke jenis keempat yaitu gabion. Bentuk gabion ditopang dengan penahan bronjong dalam arah vertikal dengan step tertentu yang mirip terasering. Blok penopang ini kemudian akan ditahan dengan kawat logam yang dianyam dan diisi agregat berupa batu kali.
 

5. Blok beton

Mirip seperti gabion, jenis talud ini menggunakan kumpulan blok beton yang padat ketimbang batu kali. Blok beton ini kemudian disusun secara vertikal dengan sistem pengunci antar blok. Akan tetapi, pembuatan blok beton harus dilakukan dengan standar yang tinggi untuk mendapatkan talud dengan kualitas terbaik.
 

6. Contiguous

Contiguous merupakan penahan yang terdiri dari bored pile yang sifatnya sementara. Keunggulannya adalah lebih kedap air, sehingga sangat cocok digunakan untuk proses pembuatan pondasi. 
 

7. Revetment dan dinding kisi

Terakhir, ada jenis revetment dan dinding kisi. Jenis revetment pada dasarnya merupakan penahan sederhana untuk melindungi gerusan air, baik itu pada area di dekat sungai maupun pantai. Biasanya konstruksinya terbuat dari beton, kayu, maupun bebatuan khusus.

Sementara itu, dinding kisi terbuat dari bahan potongan beton precast, namun bisa juga dibuat dengan logam maupun kayu. Nantinya, dinding kisi akan ditopang oleh angkur dan ditanam di dalam tanah hingga tercipta kestabilan tanah.

Baca juga: Rumus Campuran Beton yang Umum Digunakan dan Sesuai SNI
 

Manfaat, Fungsi, dan Kegunaan Talud

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, talud adalah tembok penahan yang fungsi utamanya untuk menahan lingkungan sekitarnya dari kerusakan. Pada bagunan yang berada pada kemiringan tertentu, talud dapat berfungsi sebagai penahan untuk menjaga stabilitas lereng. Jika dijabarkan lebih rinci lagi, adapun fungsi dan manfaat talu adalah sebagai berikut:

  • Sebagai penahan gaya tekan dalam mencegah keruntuhan lateral pada tanah seperti pada kondisi longsor.
  • Selain menahan gaya lateral tanah, talud juga berfungsi sebagai penahan lateral air dan bisa membuat bangunan tidak stabil lagi. Dalam hal ini, talud bisa mencegah terjadinya erosi.
  • Sebagai pencegah terhadap rembesan air pada air muka tanah agar bangunan tetap kokoh dan tidak lembap, yang mana bisa menyebabkan penurunan kualitas ketahanannya.

Selain memiliki manfaat di atas, pemasangan talud juga memiliki kegunaan tersendiri dalam praktiknya. Pengaplikasian talud secara umum berdasarkan kegunaannya di antaranya sebagai berikut:

  • Sebagai penahan pada saat pembangunan jalan raya maupun rel kereta api dalam mendapatkan elevasi.
  • Sebagai pembatas di pinggiran kanal yang memerlukan dinding penahan agar tidak mudah jebol.
  • Penahan banjir pada sungai, tujuannya adalah agar air tidak memasuki area konstruksi yang sedang dikerjakan.
  • Sebagai tumpuan jembatan dan penahan bangunan dinding untuk menjaga stabilitas tanah.

Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa talud adalah bagian penting dalam proses pembangunan gedung dan sebagainya. Untuk membuat talud, Anda juga bisa menggunakan bahan pendukung dari pipa besi galvanis ½ inch berkualitas. Karena talud adalah tembok penahan dengan fungsi-fungsi krusial, maka bahan yang digunakan pun sangat berpengaruh pada kualitasnya. 

Recent Articles