indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Jenis Genteng yang Umum Digunakan Pada Atap Rumah

Sekarang ini, jenis genteng sangat variatif. Fungsinya bahkan tidak hanya sekadar untuk melindungi bagian atas rumah tetapi juga bagian di dalam rumah. Genteng dari jenis tertentu bahkan memiliki kemampuan membuat suhu di dalam bangunan menjadi lebih sejuk melalui sirkulasi udara yang lebih baik dan lancar.

Apa Saja Jenis Genteng untuk Atap Rumah Anda?

Untuk konstruksi rumah, Anda tidak bisa sembarangan memilih genteng. Agar tidak salah pilih dan sesuai dengan kebutuhan, berikut ulasan mengenai jenis genteng yang aman untuk konstruksi rumah. 

1. Genteng Aspal

Genteng aspal terbuat dari campuran aspal dan serat kayu. genteng aspal memiliki elastisitas yang baik, yang membuatnya cocok digunakan pada semua jenis rangka atap, mulai dari rangka atap baja ringan, kayu, hingga beton. Modelnya simpel dan sederhana, cocok bagi Anda yang menginginkan desain minimalis. Genteng aspal pun memiliki banyak pilihan warna sehingga bisa menyesuaikan warna dinding.

Kekurangan dari genteng aspal adalah harganya yang relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan genteng lain. Selain itu, pemasangan genteng aspal juga harus dilakukan oleh ahli, begitu pula untuk perbaikannya. 

2. Genteng Beton

Jenis genteng ini merupakan salah genteng terkuat untuk atap rumah Bagi Anda yang menginginkan atap kokoh dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, genteng beton bisa dijadikan pilihan. Jenis genteng satu ini terbuat dari material campuran semen, pasir, dan abu pembakaran batu bara (fly ash).  Kelebihan dari jenis genteng beton adalah ketahanan tinggi terhadap berbagai kondisi cuaca. Genteng ini bahkan mampu bertahan hingga 50 tahun. Selain itu, genteng beton juga tidak memerlukan perawatan khusus.

Namun, genteng beton memiliki keterbatasan pada segi bobot. Jika dibandingkan jenis genteng rumah lain, genteng beton memang relatif lebih berat. Kekurangan ini bisa berisiko memberikan beban berlebih pada struktur rumah. Meski demikian, hal tersebut bisa diakali dengan memiliki rangka penopang yang kuat seperti rangka baja ringan. 

3. Genteng Kanopi Baja Ringan

Untuk sebuah konstruksi rumah, genteng mungkin tidak hanya digunakan sebagai atap. Ada kalanya genteng juga digunakan untuk melindungi area tertentu seperti garasi, teras, atau ruang terbuka di bagian belakang rumah. Nah, untuk keperluan ini, Anda bisa menggunakan genteng kanopi baja ringan. Genteng kanopi baja ringan mampu menahan panas matahari dan deru air hujan sehingga cocok sebagai pelindung. Bukan hanya itu, genteng ini juga tahan lama dan mudah perawatannya.

Baca juga: 8 Jenis Atap Kanopi yang Kuat dan Tahan Lama 

4. Genteng Tanah Liat

Jenis genteng ini merupakan salah satu genteng yang paling banyak digunakan di Indonesia.  Kelebihan dari jenis genteng tanah liat adalah harganya yang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan jenis genteng model lain. Selain itu, genteng tanah liat juga cukup tahan lama.

Dulu, genteng tanah liat memang hadir dalam warna dan model yang itu-itu saja. Kabar baiknya, kini genteng tanah liat juga memiliki warna dan desain menarik sehingga bisa tetap cocok untuk berbagai tema rumah. Namun, Anda harus berhati-hati dalam pemasangannya. Pemasangan yang salah akan membuat warna genteng tanah liat cepat memudar.

Dari segi harga, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, genteng tanah liat merupakan salah satu yang paling ekonomis. Harga genteng tanah liat sendiri berada di kisaran Rp. 1.750 hingga Rp. 2.750 untuk tiap meter perseginya. 

5. Genteng Keramik

Jenis genteng satu ini mungkin lebih identik dengan pembuatan lantai rumah. Namun, keramik sebenarnya juga bisa dijadikan genteng. Jenis genteng satu ini memiliki ketahanan yang amat baik terhadap segala jenis cuaca. Bukan cuma itu, genteng keramik juga tidak menghantarkan panas sehingga suhu di dalam bangunan pun tetap terjaga.

Sayangnya, genteng keramik juga memiliki keterbatasan. Instalasi genteng keramik membutuhkan ketelitian relatif lebih tinggi. Sebab, kesalahan pemasangan genteng akan membuat atap bocor. Selain itu, genteng keramik juga memerlukan rangka atap yang kokoh karena bobotnya yang tidak bisa dibilang ringan.

Baca juga: 5 Jenis Atap Rumah Multiroof dan Keunggulannya 

6. Genteng Kaca

Jenis genteng ini merupakan genteng yang terbuat bahan kaca. Bahan genteng kaca sangat cocok untuk Anda yang menginginkan konsep hunian yang terbuka karena sinar matahari akan dengan lebih mudah masuk ke dalam rumah Anda. Jenis genteng satu ini identik dengan rumah minimalis yang memang menekankan penggunaan sumber-sumber alami untuk menghemat energi dirumah, seperti sinar matahari.

Untuk urusan harga, harga genteng satu ini dapat dikatakan relatif mahal. Anda bisa mendapatkan genteng kaca satuan di harga mulai dari Rp. 32.500. 

7. Genteng Metal

Sesuai dengan namanya, jenis genteng ini terbuat dari lembaran metal yang ditekan sehingga membentuk pola seperti genteng rumah pada umumnya. Genteng metal merupakan salah satu jenis genteng yang cukup sering digunakan sebagai atap rumah. Hal ini tentunya bukan tanpa alasan. Jenis genteng metal dikenal karena daya tahannya yang lama akibat dibuat dari bahan logam. Selain itu, genteng metal juga memiliki kestabilan yang relatif lebih bagus daripada jenis genteng lainnya.

Harga genteng metal sendiri dapat dikategorikan sebagai mahal akibat genteng metal memiliki daya tahan yang kuat. Genteng metal umumnya dijual dengan harga Rp. 35.000 hingga Rp. 70.000 per meter persegi. Tentunya, dengan harga genteng yang mahal, Anda bisa memastikan kalau atap rumah Anda akan awet dan bertahan lama. 

8. Genteng Asbes

Jenis genteng rumah satu ini terbuat dari bahan asbes semen atau fiber. Atap jenis ini juga merupakan salah satu jenis genteng primadona untuk masyarakat Indonesiany. Bentuknya yang bergelombang menjadi ciri khas untuk mengenali jenis genteng ini.

Genteng asbes sering digunakan sebagai genteng atap rumah karena beberapa alasan. Yang pertama, atap asbes dapat dengan mudah ditemukan. Kemudian, genteng asbes juga relatif lebih mudah untuk dipasang dibandingkan dengan jenis genteng lainnya. Lalu, genteng asbes juga sangat mudah untuk dibersihkan serta dapat bertahan di segala jenis cuaca.

Dari segi harga, genteng asbes dapat dikatakan masuk kategori menengah. Anda bisa mendapatkan satu lembar genteng asbes mulai dari harga Rp. 42.500.

9. Genteng Seng

Jenis genteng satu ini merupakan salah satu genteng yang cukup banyak digunakan oleh orang-orang Indonesia dahulu. Hal ini karena jenis genteng ini memiliki ukuran satuan yang cukup panjang sehingga Anda dapat menghemat biaya untuk atap rumah Anda.

Jika Anda berencana untuk menggunakan jenis genteng ini, pastikan Anda juga menggunakan baut untuk menahannya. Hal ini karena jenis genteng ini cukup rawan untuk terbang karena hembusan angin kencang.

Sebelum Anda memilih jenis genteng ini, pastikan Anda paham kalau genteng seng memiliki sifat menyerap panas. Ini berarti suhu di dalam rumah dapat menjadi sangat panas ketika matahari sedang terik-teriknya.

10. Genteng Metal Pasir

Genteng ini memiliki bahan dasar zinc alume dan dilapisi alumunium zinc serta berbagai batu alam yang membuat jenis genteng ini memiliki kelebihan dalam meredam panas.

Apa Saja Tips Memilih Genteng Yang Bagus?

Setelah mengetahui jenis-jenis genteng yang dapat Anda gunakan untuk rumah, Anda juga harus tahu cara memilihnya. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam memilih jenis genteng adalah tentu biaya. Tanpa biaya yang besar, Anda tentu tidak akan bisa membeli jenis-jenis genteng yang termasuk mahal.

Selain harga, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat ingin memilih genteng untuk rumah Anda.

1. Perhatikan Desain Rumah Anda

Dalam memilih jenis genteng, Anda harus memperhatikan desain rumah Anda secara keseluruhan. Misalnya, jika rumah Anda memiliki desain minimalis, maka Anda bisa menggunakan genteng tanah liat yang memang cocok dikombinasikan dengan rumah minimalis.

Lain hal nya jika Anda memiliki rumah dengan gaya Industrial yang umumnya lebih cocok dengan genteng seng untuk menonjolkan kesan industrial atau pabrik.

2. Periksa Kekuatan Genteng

Genteng berfungsi untuk membuat Anda aman dari kondisi alam di luar rumah. Oleh karena itu, pastikan genteng yang Anda pilih memiliki kekuatan yang cukup tinggi.

Beberapa genteng, seperti genteng seng, terkadang harus ditemani oleh sekrup baut agar memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan serangan dari alam luar.

Selain itu, pastikan genteng yang Anda pilih tidak gampang bocor oleh air hujan. Jika terlalu gampang bocor, maka akan ada biaya yang lebih besar yang harus Anda keluarkan ketimbang Anda memilih genteng dengan kekuatan yang kuat tinggi.

3. Cek Kualitas Genteng Yang Anda Pilih

Genteng dapat menjadi investasi jangka panjang bagi rumah Anda. Artinya, dengan memilih genteng dengan kualitas tinggi, Anda akan dapat menghemat biaya dari segi perawatan dan pemeliharaan. Jika Anda memilih genteng dengan kualitas seadanya, biaya yang Anda keluarkan bisa-bisa lebih banyak ketimbang biaya untuk membeli genteng dengan kualitas tinggi.

4. Perhatikan Proses Pemasangan Genteng

Proses pemasangan genteng dapat menjadi sulit bagi beberapa jenis genteng. Oleh karena itu, pastikan Anda mengetahui proses pemasangannya. Ada beberapa jenis genteng seperti genteng baja ringan yang memiliki proses pemasangan mudah, namun ada juga yang sulit seperti genteng aspal yang kadang membutuhkan bantuan ahlinya.

5. Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing Genteng

Tips terakhir dalam memilih jenis genteng yang tepat adalah mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Genteng asbes

Dari pembahasan mengenai jenis genteng ini, manakah genteng yang menjadi favorit Anda? Nah, agar pemasangan genteng di rumah tetap aman dan tentunya presisi, jangan lupa untuk menggunakan scaffolding. Hemat anggaran belanja bangunan Anda dengan menyewa scaffolding di Indosteger. Indosteger melayani jual scaffolding, sewa scaffolding dan melayani berbagai pengiriman ke seluruh Indonesia. Segera hubungi di sini!

Baca juga: Rumus Tinggi Kuda Kuda Atap Rumah

Recent Articles