indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Pelajari 7 Cara Membangun Rumah dengan Dana 15 Juta yang Efisien

“Bagaimana cara membangun rumah dengan dana 15 juta rupiah?” “Memangnya bisa?” Wajar saja pertanyaan ini muncul karena saat ini pembangunan rumah sudah sangat mahal. Bahkan setiap tahunnya biaya pembangunan rumah terus meningkat pesat. 

Fakta yang ada di depan Anda sering kali membatasi banyak hal yang ingin dilakukan. Memang benar bahwa faktanya tidak mungkin seseorang membangun rumah hanya bermodalkan Rp15 juta, tetapi jika diperhitungkan dengan baik maka Anda bisa melakukannya. 

Pada kesempatan kali ini Anda akan diajak untuk memahami cara membangun rumah dengan dana 15 juta rupiah saja. Sudah siap? Mari simak informasi selengkapnya di bawah ini. 

Bagaimana Cara Membangun Rumah dengan Dana 15 Juta Rupiah?

Perlu diingat bahwa dana Rp15 juta hanyalah bahan material yang dibutuhkan untuk pembangunan. Total tersebut belum termasuk biaya tanah yang dibeli. Jika Anda sudah memiliki tanah pribadi untuk membangun rumah maka langsung saja mulai dengan cara pembangunannya seperti di bawah ini.

1. Bangun Rumah dengan Desain Minimalis

Membangun rumah kecil yang sederhana tidak selalu buruk. Seperti pernyataan “Less is More”, maka Anda bisa membangun rumah hunian yang sederhana namun tetap nyaman. Jika tujuan pembangunan rumah untuk tempat tinggal maka membuatnya dengan desain yang minimalis sudah cukup baik.

Baca Juga: 9 Tips Membangun Rumah dengan Dana Terbatas

Membangun rumah dengan desain minimalis berarti berusaha memaksimalkan setiap ruang yang ada. Biasanya rumah minimalis hanya membutuhkan furniture utama yang benar-benar penting. 

Bahkan hampir semua desain interior sampai kepada furniture yang digunakan mengusung tema fungsional. Jadi cermin rumah Anda bisa dijadikan meja atau sofanya dapat difungsikan sebagai tempat penyimpanan tambahan. 

2. Bangun Rumah Menggunakan Konsep “Tumbuh”

Konsep tumbuh berarti membangun rumah yang ruangannya bisa ditambahkan seiring berjalannya waktu. Bangunan tersebut memiliki konsep penambahan ruang yang praktis. Jadi Anda tidak perlu terburu-buru membangun banyak ruangan jika dananya terbatas. 

Anda bisa terlebih dahulu membangun ruangan pokok yang dibutuhkan untuk tempat tinggal. Setelah dananya kembali terkumpul maka barulah tambahkan beberapa ruangan untuk kebutuhan lainnya. 

Jika konsep tumbuh ingin diaplikasikan maka Anda perlu memperhitungkan lahan tanahnya terlebih dahulu. Pastikan bahwa pembangunan utama tidak terlalu di tengah supaya bisa menambahkan ruangan lain pada kemudian hari. 

3. Tidak Perlu Membuat Banyak Sekat

Supaya bahan material yang dibeli cukup, Anda tidak perlu membangun banyak sekat atau tembok di dalam rumah. Selain berguna untuk memotong pengeluaran biaya, tidak membuat banyak sekat akan menciptakan kesan rumah yang lebih luas. 

Jadi meskipun luasnya kecil, Anda masih bisa menikmati tempat tinggal yang nyaman tanpa terasa pengap. Pembangunan rumah minim sekat ini disebut juga dengan konsep open space. Jadi ruang keluarga, ruang makan, sekaligus dapur bisa dibuat dalam satu ruangan. 

Sisanya tinggal kreativitas Anda dalam mengatur berbagai furniture untuk tetap membuat rumah menjadi hunian yang nyaman ditinggali. 

4. Cari Tukang Berpengalaman dan Tepercaya

Membayar jasa tukang dari perusahaan konsultan pasti memerlukan biaya yang sangat mahal. Itu sebabnya Anda bisa mencoba mencari tukang sendiri yang sudah berpengalaman dan dapat dipercaya. Anda bisa meminta bantuan teman yang sudah pernah membangun rumah untuk mengenalkan tukang.

Baca Juga: Apa Itu Kontraktor? Pakai Jasa Kontraktor Bangunan atau Borongan?

5. Beli Bahan Material Sendiri

Selain cari tukang, Anda juga perlu membeli bahan-bahan material sendiri. Cara ini membuat Anda bisa melakukan perhitungan lebih lagi mengenai biaya yang dikeluarkan. 

Selain itu Anda juga bisa survei ke beberapa tempat untuk membandingkan harga bahan material yang dibutuhkan. Memang benar bahwa Anda harus mengeluarkan banyak usaha, tenaga, dan waktu tetapi hal ini dilakukan agar dana yang telah disiapkan cukup untuk membeli semua bahan material yang diperlukan.

Baca Juga: 7 Bahan Mentah untuk Bangunan Kuat dan Kokoh

6. Ikut Membangun Bersama Tukang

Membangun suatu rumah minimalis pun membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Apalagi jika upah tukang yang Anda berikan tidak terlalu besar, sudah jelas pembangunan akan memakan waktu yang cukup lama.

Jika Anda benar-benar ingin menyelesaikannya dalam waktu cepat maka membantu para tukang bekerja menjadi solusi yang bisa dilakukan. Tentu tenaga yang diperlukan sangat besar, tetapi layak dilakukan karena pembangunan rumah jadi cepat selesai. 

Turun langsung membantu pekerjaan tukang juga membuat Anda bisa mengawasi seluruh aspek pembangunan. Anda jadi bisa memperhatikan setiap tindakan yang dilakukan tukang serta memastikan bahwa rumah yang dibangun sudah lurus tanpa kesalahan. 

Pasalnya tidak jarang rumah yang dibangun jadi cepat rusak karena pemasangan atau teknik yang salah. Jadi tidak ada salahnya ikut membantu pekerjaan tukang dalam membangun rumah Anda sendiri. 

7. Menunda Finishing

Melakukan finishing seperti menaruh berbagai aksesoris untuk mempercantik ruangan memang penting. Tetapi Anda bisa menundanya kalau dana belum tersedia. 

Hal paling penting dalam membangun rumah ini ialah bisa menjadi tempat berteduh dan beristirahat setelah pulang bekerja. Finishing bisa dilakukan setelahnya atau seiring berjalannya waktu ketika Anda memiliki biaya yang lebih banyak lagi.

Itu dia cara-cara membangun rumah dengan dana 15 juta rupiah. Masih belum percaya? Anda bisa memulainya dengan mencari berbagai bahan material kebutuhan di Indosteger. Untuk memotong berbagai biaya besar, Anda bahkan bisa menyewa alat-alatnya saja. 

Alat-alat kebutuhan konstruksi seperti scaffolding sudah tersedia dan bisa langsung Anda pesan dengan menghubungi Indosteger sekarang juga! Sewa scaffolding murah di Indosteger? Tentu saja bisa! Segera kunjungi website Indosteger dan dapatkan material yang Anda butuhkan!

Recent Articles

Silahkan hubungi kami
Hi saya ingin bertanya