indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Cara Menghitung Cor Beton Per M3 Dengan Tepat

Pada artikel ini kami akan mengajak Anda untuk mengetahui cara menghitung cor beton per m3 yang benar agar gambaran mengenai bangunan yang akan Anda bangun tepat. Sebelumnya, ada baiknya kita mempelajari terlebih dahulu apa itu beton. 

Beton adalah salah satu bahan dasar penting dalam konstruksi. Beton sendiri merupakan campuran dari pasir, kerikil, semen, dan air, di mana yang disebut beton adalah hasil dari semua campuran yang sudah mengeras. Beton juga memiliki banyak jenis mutu yang kuat tekannya berbeda tergantung mutu beton yang Anda pilih. Semakin besar mutu beton, semakin kuat juga beton tersebut dalam menahan beban yang berat. Umumnya yang sering digunakan adalah mutu beton K 100-K 500. Untuk sebuah bangunan rumah, mutu beton yang dapat digunakan adalah K 175 dan K 200. Untuk sebuah bangunan yang tinggi, mutu beton yang dapat digunakan adalah K 400 hingga K 500. 

Namun penggunaan mutu sebaiknya tidak dipilih berdasarkan pengalaman atau kata orang saja, tetapi perlu pertimbangan lainnya yang akan kita bahas di bawah ini.

Bagaimana Cara Menghitung Cor Beton Per M3 dengan Tepat?

Untuk mengetahui berapa cor beton per m3, Anda perlu melakukan perhitungan pada bangunan yang ingin Anda bangun. Apa saja yang perlu dihitung? Anda harus menghitung luas bangunan, menetapkan berapa lantai, untuk tujuan apa dan akan ada berapa orang yang ada di dalamnya.

Misalnya, katakan Anda ingin membangun sebuah rumah 2 lantai yang memiliki luas 480 m2 dan akan dihuni oleh 5 orang anggota keluarga. Tujuan menjabarkan hal ini untuk menghitung angka hidup (berat orang yang akan hidup di dalamnya) dan angka mati (berat seluruh perabotan, berat semua kolom dan balok). 

Dengan begitu Anda jadi mengetahui cor beton yang Anda butuhkan. Untuk lebih memudahkan Anda dalam mengerti cara menghitungnya, coba perhatikan perhitungan simulasi berikut. 

Anda harus menghitung luas dak (lantai 2 dan seterusnya), jumlah material, ketebalan dak dan komposisi bahan adukan untuk membuat beton. Sebagai contoh, kita anggap ukuran cor beton Anda adalah 20 m x 24 m dan memiliki ketebalan dak 15 cm. Berarti perhitungan singkatnya adalah seperti berikut:

Beton  = luas x ketebalan dak beton  = 20 m x 24 m x 0,15 m = 72 m3

Berarti cor beton per m3 yang Anda butuhkan adalah 72 m3. Sekali lagi, perhitungan ini hanyalah perhitungan sederhana untuk memberikan Anda gambaran mengenai berapa banyak cor beton yang Anda butuhkan dalam membangun suatu bangunan. Untuk perhitungan yang lebih jelas dan lebih detail, Anda bisa menggunakan jasa kontraktor agar proses pengerjaan di lapangan dapat berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan.

Namun setidaknya Anda sudah mengerti bagaimana cara melakukan perhitungan agar Anda tidak mengalami penipuan oleh tukang dan orang lainnya yang bersangkutan dalam proses pengerjaan bangunan Anda.

Apa saja tips membuat cor beton dengan baik?

Menghitung cor beton hanyalah satu dari banyak langkah untuk membuat cor beton yang baik. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda jadikan panduan untuk dapat membuat cor beton yang baik:

1. Tentukan Konsep

Sebelum Anda melakukan pengerjaan cor, atau pengerjaan apapun dalam konstruksi, pastikan Anda telah menentukan konsep atau desain yang akan dikerjakan nantinya.

Konsep serta desain ini nantinya tentu akan berpengaruh saat Anda menghitung kebutuhan bahan untuk melakukan pekerjaan cor. Selain berpengaruh pada jumlah kebutuhan material, desain dasar serta konsep juga akan menjadi patokan dalam pengerjaan di lapangan.

2. Gunakan material cor beton yang baik

Hasil pengecoran yang baik datang dari penggunaan material cor yang baik. Pastikan Anda mengetahui dengan jelas kebutuhan pengecoran Anda; misalnya jika Anda ingin melakukan pengecoran beton bertulang, maka Anda sebaiknya menggunakan beton berkualitas K350.

Jika Anda memaksanakan menggunakan bahan cor berkualitas K250, maka hasilnya akan tidak sesuai dengan spesifikasi serta tidak aman untuk digunakan.

3. Gunakan bekisting

Untuk mendapatkan hasil pengecoran yang rapih dan bersih, Anda dapat menggunakan bekisting serta penopang (steger) yang kuat.

Baca Juga: Ketahui Bagian Bekisting Kolom dan Cara Memasangnya

Saat menggunakan bekisting, pastikan Anda menggunakan bekisting yang baru serta bersih. Anda memang dapat menggunakan bekisting bekas. Hanya saja, pastikan bahwa bekisting tersebut masih memiliki bentuk yang baik (tidak bengkok atau bahkan patah di beberapa sisi).

Hal ini untuk memastikan bahwa cetakan hasil cor nantinya memiliki bentuk yang baik. Selain itu, penggunaan bekisting yang baik juga dapat membuat pengecoran Anda relatif aman dari kebocoran saat proses pengeringan.

4. Jangan terlalu cepat melepas bekisting

Salah satu kesalahan yang paling umum dalam pengecoran beton adalah terlalu cepat melepas bekisting. Berapa lama Anda perlu memasang bekisting akan tergantung pada lebar dari cor beton yang Anda buat.

Misalnya, untuk lebar 3 hingga 6 meter, Anda umumnya membutuhkan waktu hingga 14 hari untuk dapat melepaskan bekisting. Sementara cor yang lebih dari 6 meter akan membutuhkan kurang lebih 21 hari.

5. Segera lakukan pembersihan

Walaupun telah menggunakan bekisting, hasil cor Anda masih memiliki resiko kebocoran. Salah satu kesalahan paling umum dalam hal ini adalah tidak langsung membersihkan kebocoran yang terjadi.

Jika Anda telah membersihkannya dan cor beton yang bocor itu telah mengering, Anda akan semakin kesulitan untuk membersihkannya.

6. Lakukan pengecekan berkala

Proses pengeringan cor beton akan memakan waktu yang cukup lama. Pastikan Anda selalu mengecek secara berkala hasil pengecoran Anda. Periksa apakah ada kebocoran yang terjadi atau ada bekisting yang telah keluar dari jalurnya atau tidak.

7. Konsultasikan pada ahlinya

Jika Anda merasa bahwa proses pengeringan cor beton Anda terlalu lambat atau cepat, Anda bisa segera berkonsultasi pada ahlinya. Hal ini karena pengeringan beton dipengaruhi oleh banyak hal yang sangat sulit atau bahkan berada di luar kendali kita.

Itulah dia cara menghitung cor beton per m3 serta tips membuatya dengan baik. Dengan mengetahui cara menghitung cor beton per m3, Anda juga jadi dapat mulai memperkirakan budget yang Anda butuhkan dalam membangun suatu bangunan yang Anda rencanakan.

Perlu diingat, perhitungan cor beton per m3 hanyalah langkah awal untuk mendapatkan total biaya keseluruhan yang Anda butuhkan. Hal ini karena Anda membutuhkan jasa dan peralatan lainnya seperti jasa tukang, jasa kontraktor, besi, suri suri bekisting dan bahan lainnya.

Anda bisa mulai melakukan survei harga dari bahan, dan peralatan yang dibutuhkan di Indosteger. Semoga Anda jadi bisa mengerti cara menghitung cor beton per m3, agar proses pengerjaan bangunan Anda berjalan dengan baik. 

Baca Juga: Rumus Campuran Beton yang Aman, Kokoh dan Sesuai SNI

Recent Articles

Silahkan hubungi kami
Hi saya ingin bertanya