indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Jenis Kawat Las, Fungsi dan Cara Menggunakannya

Jenis kawat las ada banyak dan memiliki fungsinya masing-masing. Kawat las adalah sejenis material yang dipakai dalam proses pengelasan. Material ini juga kerap disebut elektroda dan jenisnya sangat beragam, yang biasanya dipilih sesuai bahan material yang akan dilas. Maka untuk memperdalam wawasan Anda tentang jenis kawat las, fungsi dan cara menggunakannya, yuk simak ulasan berikut!


Jenis Kawat Las

Jika dikelompokkan berdasarkan pelapis pelindungnya, jenis kawat las terdiri atas dua macam: polos dan berselaput. 


1. Kawat Las Polos

Disebut juga elektroda polos, jenis kawat las ini tentunya tidak memiliki lapisan tambahan. Pun, penggunaannya terbatas untuk material tertentu, seperti baja lunak atau besi tempa. Selain itu, jenis kawat las ini juga sering ditemukan pada proyek pengelasan komersil.
 

2. Kawat Las Berselaput

Seperti namanya, jenis ini memiliki pelapis yang terbuat dari zat kimia tertentu, yang biasanya disesuaikan dengan bahan material yang akan disambung. Nah, berikut adalah beberapa jenis kawat las berselaput yang mudah dijumpai di toko bangunan.

  • Elektroda/Kawat Las Baja Lunak

    Mengandung selaput selulosa,  jenis elektroda ini dapat memberikan hasil penembusan yang lebih dalam. Ini juga mudah diaplikasikan dalam berbagai posisi dan hanya menghasilkan terak tipis sehingga lebih gampang dibersihkan. 

  • Elektroda/Kawat Las Selaput Serbuk Besi

    Kandungan serbuk besi dalam elektroda ini dapat membantu meningkatkan efisien pengelasan. Namun, perlu dicatat bahwa jenis kawat las ini membutuhkan ampere yang lebih tinggi karena lapisan serbuk besi di dalamnya dapat membuat selaput elektroda jadi lebih tebal. 

  • Elektroda/Kawat Las Hydrogen Rendah

    Untuk jenis kawat las ini, Anda hanya akan menemukan kadar hydrogen sekitar 0,5 persen saja. Biasanya, kawat las ini dipakai dalam proyek konstruksi dan pengelasan pipa yang memiliki tekanan tinggi. 

  • Elektroda/Kawat Las Nikel

    Elektroda nikel lebih sering diaplikasikan pada pengelasan jenis tuang. Selain itu, posisi pengelasan juga bisa Anda atur sesuai kebutuhan. 

  • Elektroda/Kawat Las Perunggu

    Keunggulan dari jenis kawat las ini adalah tahan retak. Dengan kata lain, elektroda ini memudahkan Anda untuk memperpanjang sambungan las. 

Baca juga: Ukuran Besi Hollow Galvanis untuk Pagar yang Kokoh
 

Fungsi Kawat Las

Bagian inti dan salutan (pelapis) elektroda memiliki fungsi yang berbeda. Untuk bagian inti kawat las, fungsinya antara lain:

  • Menjadi bahan penghantar arus listrik antara busur dan tang kawat las, yang umumnya bereaksi ketika elektroda menyentuh material tertentu.

  • Ini juga sering digunakan sebagai bahan tambahan.

Sementara untuk bagian salutan elektroda, berikut ini adalah beberapa fungsinya.

  • Memastikan bahwa proses pendinginan tidak terjadi terlalu cepat.

  • Berguna dalam mengontrol kestabilan busur.

  • Dengan adanya salutan, logam yang dilas akan jadi lebih aman karena terlindung dari kontaminasi udara selama proses pencairan.

Kemudian, apabila melihat berdasarkan kebutuhan aplikasi, fungsi dari kawat las adalah sebagai berikut.

  • Dipakai dalam pengelasan tangki minuman, makanan, kosmetik, dsb.

  • Biasanya juga digunakan dalam perbaikan roda gigi, galvanizing, dan tungku pembakaran.

  • Sering diaplikasikan pada pengelasan bahan stainless steel.

Baca juga: Cara Memasang Pagar Besi Dengan Aman Agar Tetap Awet
 

Cara Menggunakan Kawat Las

  1. Siapkan semua peralatan dan bahan yang dibutuhkan, seperti misalnya tang elektroda, kawat las, mesin las, dsb.

  2. Selanjutnya, kenakan alat keselamatan seperti masker las, apron, sepatu pelindung, topeng las, dan sarung tangan welding.

  3. Kemudian bersihkan material yang akan dilas. 

  4. Taruh di atas meja kerja atau letakkan bahan di lantai untuk memudahkan proses pengelasan.

  5. Lalu masukkan kawat elektroda ke dalam mesin las dan pakai tang penjepit untuk mengatur kemiringannya.

  6. Setelah itu, perlahan coba satukan ujung elektroda pada material yang ingin dilas. 

  7. Jika tampak mulai mencair, gerakan elektroda ke arah yang Anda inginkan. 

  8. Terakhir, bersihkan kerak bekas pengelasan untuk mendapatkan hasil yang lebih rapi. 

Demikian, ulasan tentang  jenis kawat las, fungsi dan cara menggunakannya. Jika Anda mencari produk bahan bangunan, khususnya besi hollow galvanis, frame scaffolding galvanized, pipe support, dan jenis material lainnya. Indosteger juga menyediakan sewa scaffolding di kawasan JABODETABEK dan jual scaffolfing di seluruh wilayah di Indonesia.

Baca juga: Perbaharui Pagar dengan Cara Mengecat Pagar Besi Berkarat yang Benar Ini

Recent Articles