indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Kelebihan dan Kekurangan Baja Ringan Dalam Konstruksi

Baja ringan adalah salah satu material yang sering terlihat dalam proses konstruksi. Misalnya, Anda akan sering menemukan rangka atap baja ringan atau kanopi dalam konstruksi rumah. Material baja ringan memang menawarkan berbagai kelebihan yang membuatnya banyak digunakan. Tetapi, baja ringan bukanlah bahan yang sempurna. Kenali kelebihan dan kekurangan baja ringan sebelum Anda memutuskan untuk menggunakannya.

Baja ringan sendiri umumnya memiliki peran untuk menggantikan material kayu. Seperti yang telah disebutkan di atas, baja ringan dapat berfungsi sebagai rangka atap menggantikan material kayu atau baja konvensional lainnya.

Untuk dapat memahami baja ringan dengan lebih baik, simak keunggulan dan kekurangan baja ringan berikut ini.

Kelebihan Konstruksi Baja Ringan

Baja ringan menawarkan segudang kelebihan yang membuat orang-orang banyak menggunakannya. Apa saja kelebihan tersebut? Simak pembahasannya berikut ini.

1. Mudah Disusun dan Ringan

Seperti namanya, baja ringan lebih ringan dari baja standar atau besi lainnya. Karena memiliki berat yang ringan, bahan ini mudah sekali disusun menjadi berbagai bentuk yang diinginkan, misal dipakai untuk membuat atap atau kanopi.

Karena ringan, konstruksi bisa dilakukan di bawah lalu dibawa ke atas tanpa ada kesulitan sama sekali. Kalau mau langsung disusun di atas bangunan juga akan lebih cepat serta minim risiko kecelakaan.

Baca Juga: 5 Cara Pasang Baja Ringan yang Bisa Dilakukan Sendiri

2. Daya Tahan yang Baik

Baja ringan memiliki sifat yang sama dengan baja standar. Bahan ini tahan sekali dengan cuaca dan suhu. Meski terkena panas dan dingin berkali-kali, risiko mengalami kerusakan akan kecil.

Kondisi seperti karatan atau keropos tidak akan terjadi. Baja ini ada anti karat sehingga bisa dipakai selama bertahun-tahun.

Oleh karena itu, rangka atap baja ringan akan lebih dapat bertahan lama ketimbang rangka atap kayu.

3. Hemat Waktu Konstruksi

Mudah disusun dan ringan akan mempercepat proses pemasangannya. Tidak mengherankan kalau konstruksi baja ringan mempercepat proses pembangunan suatu properti. Hemat waktu akan sejalan dengan hematnya biaya operasional yang harus dikeluarkan.

Dalam konstruksi atap rumah misalnya, rangka atap baja ringan akan sangat mudah dikonstruksi atau setidaknya dapat bersaing dengan konstruksi rangka atap kayu. Dengan waktu yang kurang lebih sama, Anda dapat mendapatkan rangka atap rumah yang lebih kuat.

4. Mudah Disambung dan Dibentuk

Walaupun tergolong dalam kategori baja, material baja ringan sangat mudah disambung dan dibentuk. Anda dapat memotong baja ringan dengan mudah untuk menyesuaikannya dengan konstruksi Anda.

Baja ringan tergolong sebagai material yang lentur. Material ini memiliki tegangan tarik di angka 500mpa yang lebih tinggi dari baja konvensional lainnya di rata-rata 300mpa.

Sifat fleksibelnya inilah yang membuat baja ringan banyak digunakan dalam banyak situasi konstruksi. Baja ringan sering menjadi jawaban atas masalah yang sulit karena material ini hampir dapat digunakan dalam setiap kesempatan.

Kalau panjang dari baja yang dipakai masih kurang, sambungan bisa dilakukan dengan mudah. Sekrup dan baut dari baja atau besi digunakan untuk mengaitkan secara kuat. Selain itu, penggunaan las juga bisa dipakai.

5. Ramah Lingkungan

Salah satu kendala dalam proses konstruksi adalah sisa bahan atau bahan-bahan yang tidak terbarukan. Tidak jarang material yang tidak dapat digunakan dibuang saja dalam jumlah yang besar. Tapi hal tersebut tidak berlaku pada baja ringan.

Baja ringan dapat didaur ulang dan digunakan dalam kegiatan lain. Bahkan, Anda juga dapat mendaur ulang sisa-sisa baja ringan yang tidak digunakan sebagai bahan pondasi rumah dengan cara melelehkannya.

6. Harga Bersaing

Dengan segala kelebihannya, Anda mungkin berpikir kalau harga atap baja ringan akan sangat mahal. Hal tersebut bisa benar adanya. Tetapi, jika Anda membandingkan harga baja ringan dengan jenis baja konvensional lainnya, Anda akan menemukan kalau baja ringan memiliki harga yang relatif terjangkau.

Hal ini lah yang membuat baja ringan banyak digunakan dalam proyek-proyek dengan skala super besar. Anda dapat mendapatkan material dengan kualitas luar biasa dengan harga yang terjangkau.

Baca juga: Jenis, Harga, dan Ukuran Besi Hollow 2020

Kekurangan Konstruksi Baja Ringan

Dengan melihat seluruh kelebihannya, Anda mungkin berpikir material baja ringan adalah material yang sempurna; kuat, mudah digunakan, dapat didaur ulang, serta murah. Tetapi, tentu Anda tahu tidak ada material yang sempurna.

Ada beberapa kekurangan baja ringan yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

1. Mudah Roboh Kalau Salah Konstruksi

Salah satu kekurangan baja ringan yang cukup signifikan adalah mudah roboh jika salah konstruksi. Dalam membuat rangka atap baja ringan, misalnya, walaupun Anda dapat melakukannya dengan cepat dan mudah, bukan berarti Anda bisa melakukannya asal-asalan.

Bahkan, Anda harus lebih teliti saat memasang konstruksi baja ringan karena tanpa struktur yang tepat, konstruksi baja ringan akan dapat roboh karena beberapa alasan seperti yang berikut ini.

2. Mudah Terbawa Angin

Tanpa struktur yang tepat, baja ringan akan mudah terbawa angin. Hal ini adlaah salah satu kekurangan atap baja ringan jika dibandingkan dengan rangka atap konvensional lainnya.

Untuk mengatasinya, Anda harus memperhatikan area dan kondisi sekitar konstruksi Anda. Ada baiknya Anda tidak membangun struktur baja ringan di tempat yang cukup berangin dan cukup tinggi. Tetapi, kalau Anda hanya sekedar ingin membangun kanopi di depan rumah, Anda bisa melakukannya di mana saja.

3. Konstruksi Kadang Kurang Rapi

Konstruksi dengan baja ringan yang kadang agak tipis kadang terlihat tidak rapi atau nilai estetikanya rendah. Namun, hal ini adalah pilihan dari penggunanya. Selama strukturnya kuat dan sesuai kebutuhan, tetap bisa dipakai.

Seperti yang sudah dibahas di atas, konstruksi baja ringan memiliki kelebihan dan kekurangan. Tugas Anda adalah memilih konstruksi mana yang tepat dengan bahan baja ringan. Dengan begitu, logam ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan sesuai kebutuhan.

Untuk kebutuhan bahan bangunan lain seperti besi hollow, Anda bisa mencarinya di Indosteger. Berbagai produk berkualitas yang ada di sini terjamin kualitasnya dan dikirim ke berbagai kota besar yang ada di Indonesia.

Itulah dia keunggulan dan kekurangan baja ringan yang dapat Anda jadikan panduan. Baja ringan adalah salah satu material konstruksi yang sering digunakan. Hal ini karena baja ringan menawarkan segudang kelebihan dengan harga yang relatif terjangkau. Tetapi, kelebihannya tidak membuat baja ringan sempurna. Ada beberapa kekurangan yang harus Anda pertimbangkan sebelum Anda memutuskan untuk menggunakannya.

Jika Anda berencana untuk menggunakan baja ringan sebagai bahan konstruksi, Indosteger memberikan dan menyediakan kebutuhan bangunan berupa Scaffolding, besi hollow galvanis, UNP Galvanis, hingga CNP Galvanis dengan kualitas terjamin dan bermutu.

Baca juga: Macam Ukuran Besi Hollow Galvanis Sesuai Kebutuhan Anda

Recent Articles

Silahkan hubungi kami
Hi saya ingin bertanya