indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Mengenal Pondasi Batu Kali serta Karakteristik dan Kelebihannya bagi Sebuah Konstruksi

Rumah membutuhkan pondasi yang kuat supaya tidak mudah ambruk dan bisa bertahan hingga puluhan tahun. Anda bisa menggunakan pondasi batu kali yang dikenal memiliki ketahanan yang tidak perlu diragukan lagi. Batu kali yang digunakan mengacu pada kelompok bebatuan yang terbentuk karena kikisan air. Batu ini sering ditemukan di dasar sungai atau pantai.

Batu terdiri dari berbagai ukuran, warna, dan tekstur. Jenis batunya sendiri bisa berupa sedimen, beku, atau metamorf bergantung pada kondisi geografi sungai tempat bebatuan tersebut ditemukan. 

Salah satu keuntungan dari batu kali yaitu bisa diaplikasikan pada bangunan apa pun. Mulai dari bahan konstruksi, bangunan lansekap, jalan setapak, fasad dinding, bahkan dapat digunakan dalam proyek desain interior. 

Biasanya, batu kali ini memiliki tepi yang bulat, terdapat sedikit retakan, dan permukaannya datar bertekstur. Lalu, bagaimana kelebihan batu kali jika dijadikan sebagai pondasi rumah? Sebelumnya, mari mengenal apa itu pondasi batu kali pada pembahasan di bawah ini.

Apa yang Dimaksud dengan Pondasi Batu Kali?

Pondasi batu kali termasuk jenis pondasi dangkal yang biasanya digunakan pada bangunan dengan bobot ringan seperti rumah. Pondasi ini tersusun dari sekumpulan batu alam dengan bentuk yang berbeda-beda. Batu ini dicampur dengan bahan pengikat seperti semen dan beton supaya lebih kokoh dan solid.

Batu kali sendiri termasuk material yang mudah ditemukan, terutama di area sungai dan pegunungan. Dalam proses pembangunan pondasi, bentuk dan ukuran batu kali tidak diubah sama sekali. 

Karakter batu kali yang dikenal sangat kuat dan kokoh ini membuat bangunan rumah tahan terhadap berbagai kondisi cuaca. Oleh sebab itu, pondasi batu kali merupakan pilihan terbaik untuk digunakan sebagai struktur bangunan rumah. 

Saat memasang pondasi batu kali, terdapat beberapa tahapan yang perlu dilewati. Mulai dari tahap persiapan, galian, urugan pasir, dan pemasangan pondasi. Pada tahap persiapan, Anda perlu merencanakan urutan galian, tempat penimbunan tanah galian, hingga tempat penimbunan batu sementara sebelum dipasang. 

Tahapan selanjutnya yaitu galian. Pada tahapan ini, Anda perlu menyiapkan material yang diperlukan. Kemudian dilanjutkan dengan penggalian tanah sesuai ukuran pondasi. Gali tanah sesuai kemiringan yang telah ditentukan. Setelah itu, buang sisa galian tanah dan periksa kelengkapan ukuran sesuai rencana.

Pada tahap urugan pasir, Anda perlu meratakan pasir pada galian. Lalu, siram pasir dengan air untuk pemadatan menggunakan alat stamper. Tahapan berikutnya yaitu pemasangan pondasi batu kali. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memasang benang pada sisi luar profil setiap tinggi 25 cm dari permukaan pasir.

Lalu, susun batu di atas lapisan pasir tanpa adukan setinggi 25 cm. Isi pasir dalam celah batu untuk menutupi rongga dan siram dengan air. Langkah berikutnya, pasang batu kali tingkat kedua sesuai ketinggian benang. Tahap paling terakhir yaitu memastikan bidang luar pasangan rata.

Apa Saja Kelebihan Pondasi Batu Kali?

Pondasi yang berbahan dasar batu kali ini dikenal karena ketahanannya yang sangat kuat dan kokoh. Terlebih batu kali merupakan batu alam yang terbentuk karena terkikis air dan kecepatan aliran sungai yang menentukan seberapa cepat batuan tersebut menjadi batu kali. Selain kuat dan kokoh, apa saja kelebihan dari pondasi batu kali ini? Yuk simak beberapa kelebihannya di bawah ini.

1. Konstruksi yang Sederhana

Konstruksi detail batu kali termasuk mudah dan sederhana apabila dibandingkan dengan jenis pondasi lainnya. Dalam pemasangannya juga tidak memerlukan banyak peralatan berat. Ketika rumah yang hendak dibangun menggunakan pondasi ini, pengerjaannya dapat dilakukan dengan praktis dan lebih cepat. 

2. Pemasangan yang Praktis

Konstruksi batu kali ini sederhana, sehingga pemasangannya juga lebih praktis. Anda cukup menambahkan beberapa bahan solid sebagai perekat seperti semen, pondasi dari batu kali ini memiliki tingkat konstruksi yang baik. Pondasi ini juga sangat fleksibel karena ukurannya dapat disesuaikan dengan lebar bangunan rumah Anda.

Baca Juga: Informasi Macam-Macam Pondasi Dangkal

3. Tahan Lama

Batu kali ini memiliki karakteristik yang tahan terhadap perubahan suhu, cuaca, dan kelembapan tanah. Material ini juga cukup stabil, awet, dan kuat dalam waktu yang lama, sehingga dapat memperpanjang usia bangunan rumah Anda. 

4. Pengerjaan Lebih Cepat

Metode pengerjaan batu kali tergolong mudah dan sederhana, sehingga cenderung lebih cepat kering dibandingkan material lainnya. Maka dari itu, pondasi ini cocok digunakan untuk rencana pembangunan yang mengutamakan efisiensi waktu.

5. Ekonomis

Pemasangan dari pondasi batu kali tidak memerlukan bahan baku yang kompleks. Material utamanya hanya batu kali dan perekat berupa semen. Oleh karenanya, biaya yang diperlukan untuk pemasangan batu kali cukup terjangkau apabila dibandingkan dengan pondasi lainnya seperti pondasi lajur beton.

6. Mudah Ditemukan

Batu alam yang satu ini sangat mudah ditemukan, khususnya di Indonesia. Anda bisa menemukan batu ini di dasar sungai, pegunungan, hingga pantai. Dalam pembuatan pondasi batu kali ini Anda tidak akan kehabisan material utama.

Apa Saja Kekurangan Pondasi Batu Kali?

Meski pondasi batu kali ini memiliki ketahanan yang sangat kokoh, tetapi pondasi ini memiliki beberapa kekurangan yang bisa Anda antisipasi selama proses pemasangan. Kekurangannya mulai dari daya lekat yang tidak terlalu tinggi, tidak bisa digunakan pada bangunan bertingkat, dan dapat menimbulkan retakan pada dinding rumah. Berikut ini penjelasan dari masing-masing kekurangan tersebut.

1. Daya Lekat Tidak Terlalu Kuat

Ketika Anda memasang batu kali sebagai pondasi bangunan, pastikan setiap bentuk batu kali benar-benar menempel satu sama lain. Pasalnya, kemampuan mencengkram batu kali ini tidak cukup kuat, karena bentuknya yang bulat dan terdiri dari beragam ukuran.

2. Tidak Dapat Digunakan untuk Bangunan Bertingkat

Pondasi batu kali hanya bisa digunakan untuk jenis bangunan satu lantai. Mengapa? Setiap satu meter persegi batu kali, potongan pondasi ini memiliki berat sekitar 740kg/m. Angka ini tergolong beban yang berat untuk dipikul tanah. Oleh sebab itu, pemasangan batu kali sebagai pondasi sebaiknya digunakan untuk jenis bangunan satu lantai saja.

Baca Juga: Kiat Membuat Pondasi Rumah 2 Lantai

3. Dapat Menimbulkan Retakan pada Dinding

Batu kali harus berdiri di atas tanah yang stabil, sebab tanah rentan mengalami pergeseran. Jika hal ini terjadi, maka dapat menyebabkan pondasi rumah menjadi patah atau menurun, sehingga dapat merusak struktur dinding rumah Anda. Apabila dinding sudah retak, maka sulit untuk diperbaiki serta biayanya juga tidak sedikit. Selain pergeseran tanah, gempa bumi dan pergerakan pohon juga dapat menimbulkan kondisi ini.

Baca Juga: Ini Dia Cara Mengatasi Dinding Retak dengan Mudah

Demikian informasi mengenai pondasi batu kali serta karakteristik dan kelebihannya untuk sebuah konstruksi. Setelah pemasangan pondasi, Anda memerlukan scaffolding untuk menjangkau media konstruksi pada ketinggian bangunan tertentu. 

Anda bisa sewa scaffolding murah di Indosteger dengan durasi peminjaman yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Hubungi kami sekarang juga untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Sumber:

https://www.rumah.com/panduan-properti/mengenal-pondasi-batu-kali-43393

https://www.mustikaland.co.id/news/pondasi-batu-kali-kelebihan-kekurangan-hingga-perbandingan/

https://prospeku.com/artikel/pondasi-batu-kali---3389

Recent Articles

Silahkan hubungi kami
Hi saya ingin bertanya