indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Scaffolder: Pentingnya Lakukan Inspeksi Scaffolding

Scaffolder wajib sekali memperhatikan konstruksi scaffolding. Scaffolding adalah salah satu keperluan dalam konstruksi bangunan yang memiliki risiko berbahaya jika tidak dipasang secara presisi. Menganggap enteng pemasangan scaffolding sama halnya dengan menganggap enteng keamanan area kerja dan keselamatan para pekerja konstruksi. Itu sebabnya, terdapat tim khusus yang dipekerjakan untuk memantau proses penginstalan hingga inspeksi rutin pada scaffolding.

Cara menyusun scaffolding dengan tepat dan aman juga perlu diketahui dengan baik dan detail. Supaya menghindari kesalahan pemasangan struktur yang bisa menyebabkan scaffolding rapuh. Untuk itu diperlukan tim Scaffolder khusus yang bisa hadir memantau dan menghitung keperluan scaffolding.

Tim ini dikenal dengan sebutan scaffolder. Tim scaffolder biasanya terdiri dari Inspector, Supervisor, Foreman, Skill, dan Helper. Tidak sembarang orang bisa menjadi tim scaffolder, Anda harus melalui pelatihan terlebih dahulu untuk bisa memiliki sertifikasi di bidang tersebut. Tugas scaffolder juga dibuat berdasarkan regulasi dan punya payung hukum, yaitu Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER. 01/MEN/1980 tentang Keselamatan & Kesehatan Kerja pada Konstruksi Bangunan.

Selain pemasangan scaffolding yang harus dilakukan oleh pekerja-pekerja khusus, scaffolding yang sudah terpasang pun harus dilakukan inspeksi secara berkala. Berikut beberapa alasan yang mendasari mengapa inspeksi scaffolding itu penting.
 

K3 Scaffolder Menginspeksi Scaffolding

Scaffolder tidak hanya bertanggung jawab saat pemasangan scaffolding di awal proses konstruksi. Mereka juga perlu melakukan inspeksi secara rutin dan berkala terhadap scaffolding dan perangkat perlindungan lainnya di area konstruksi. Scaffolder akan mengecek posisi-posisi setiap scaffolding yang sudah terpasang, apakah masih sesuai atau terjadi pergeseran. Jika terjadi pergeseran, maka perlu dilakukan pengaturan kembali.

Setelah proses pemasangan scaffolding dan pengecekan ketersediaan alat perlindungan kerja, scaffolder juga akan memeriksa praktik kerja agar selalu sesuai dengan protokol keamanan yang ada.
 

Mencegah kerugian kerja

Tidak hanya menjaga keselamatan kerja di area konstruksi, upaya-upaya yang dilakukan oleh para scaffolder ini juga dapat mencegah kerugian kerja karena mereka bertanggung jawab memantau kondisi scaffolding dan praktik keselamatan kerja selama proses konstruksi. Kerugian kerja yang dapat dihindari bisa berupa kerugian waktu maupun materil, seperti pemasangan ulang scaffolding jika terjadi kecelakaan kerja atau scaffolding roboh karena menanggung bobot yang melebihi batas maksimumnya.


Menjaga jadwal kerja

Adanya inspeksi rutin dari scaffolder dapat menjaga jadwal kerja agar tetap sesuai dengan target penyelesaian. Ketika scaffolder menemukan kendala atau permasalahan di area konstruksi selama inspeksi, mereka akan langsung mengatasi hal tersebut sehingga masalah tidak berlarut-larut. Waktu penanganan pun menjadi lebih cepat.

Selain itu, scaffolder juga dapat mendeteksi dengan akurat penyebab dari lambatnya proses pengerjaan konstruksi, misalnya seperti kendala pada sistem scaffolding yang dipasang atau masalah teknis lainnya. Masalah tersebut akan segera scaffolder tangani sehingga tempo pengerjaan bisa dikembalikan seperti semula dan pembangunan tetap dapat selesai tepat waktu.
 

Baca juga: Panduan Keselamatan Penyusunan Perancah Scaffolding
 

Inspeksi yang dilakukan

Scaffolder biasanya melakukan inspeksi dalam rentang waktu tertentu, yaitu inspeksi awal, inspeksi harian, inspeksi mingguan, dan inspeksi khusus. Inspector scaffolder atau Qualified Assessor bertugas pada inspeksi awal untuk mengawasi secara langsung pemasangan scaffolding. Tugasnya mengecek kondisi dari pemasangan scaffolding, lalu memberi scafftag atau label. Label hijau jadi penanda bahwa scaffolding sudah memenuhi standar dan label merah menunjukkan scaffolding tidak sesuai standar.

Sementara inspeksi harian dilakukan sebelum proses kerja konstruksi dimulai dan sesudah kerja konstruksi berakhir pada hari itu. Proses inspeksi ini dipimpin langsung oleh Inspector dengan bantuan tim scaffolder untuk memastikan scaffolding masih aman untuk terus digunakan. Begitu pula dengan inspeksi mingguan. Tidak jauh berbeda dengan inspeksi harian, inspeksi mingguan menyertakan hasil inspeksi seminggu setelah penggunaan dibalik scafftag yang terpasang tadi.

Untuk inspeksi khusus, inspeksi ini yang hanya dilakukan pada kondisi-kondisi tertentu, terutama ketika scaffolding perlu dimodifikasi. Inspeksi khusus juga dilakukan saat terjadi bencana alam atau kecelakaan kerja untuk memeriksa kondisi keseluruhan scaffolding.

Diluar pentingnya melakukan inspeksi scaffolding, Anda juga sebaiknya menggunakan scaffolding berkualitas sejak awal, apalagi jika scaffolding yang Anda gunakan merupakan scaffolding rental. Pastikan Anda menyewa scaffolding dari jasa rental scaffolding terpercaya. Untuk itu, Anda dapat mengandalkan Indosteger untuk jasa sewa scaffolding yang memberikan berbagai jenis pilihan scaffolding. 

Indosteger juga menjual scaffolding di daerah Jakarta dan seluruh wilayah di Indonesia. Berbagai tambahan produk seperti hollow besi galvanis, dan besi lainnya dapat Anda temukan di indosteger. 

Baca juga: Apa Itu Catwalk Pada Scaffolding dan Kegunaannya?

 

Recent Articles