indosteger@gmail.com   +62818716828

5 Cara Menghitung Ukuran Railing Tangga secara Tepat

Media
15 Mar 2024

Indosteger

Indosteger adalah platform jual dan sewa scaffolding dengan proses produksi menggunakan teknologi tinggi dan bahan berkualitas sehingga hasil produksi berstandard nasional.

Untuk mendapatkan tangga rumah yang ideal, ada banyak hal yang harus Anda perhatikan. Mulai dari pemilihan bahan, sudut kemiringan tangga, hingga ukuran railing tangga. Mengapa ukuran railing tangga rumah sangat penting?

Railing tangga termask salah satu dekorasi interior rumah. Anda dapat menempatkan berbagai hiasan lainnya di railing untuk membuat suasana di rumah semakin nyaman.

Selain sebagai dekorasi, railing atau pagar tangga juga dapat bermanfaat sebagai pengaman ketika Anda atau anggota keluarga Anda menggunakan tangga rumah.

Railing tangga umumnya tidak terlalu tinggi seperti railing balkon. Untuk mengetahui ukuran railing tangga standar, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda jadikan panduan.

Bagaimana Cara Menghitung Ukuran Railing Tangga dengan Tepat?

Pengukuran railing tangga sejatinya disesuaikan dengan tinggi tangga yang dibangun. Karena bentuknya yang miring, penghitungan ukurannya pun harus dilakukan dengan teliti pula. Jika ukuran railing dan tangga tidak terdapat keseimbangan, yang ada railing terlalu tinggi atau rendah untuk dijangkau.

Secara umum, standar ukuran hand railing tangga rumah minimalis berada di angka 90 cm hingga 100 cm.

Masalahnya, ukuran tangga di setiap rumah berbeda-beda, mulai dari tinggi, lebar hingga jarak antar anak tangganya. Jadi, angka standar memang dapat Anda jadikan patokan, tetapi Anda sebaiknya menemukan ukuran railing tangga rumah Anda sendiri.

Apabila langsung mengaplikasikan angkanya tanpa melakukan penghitungan secara rinci, bukan tidak mungkin ukuran railing tidak seimbang dengan tangganya.

Lebih baik Anda ikuti lima langkah mudah di bawah ini untuk mengukur railing tangga:

1. Ukur Tinggi Tangga Keseluruhan

Langkah pertama adalah mengukur tinggi tangga secara keseluruhan. Tinggi tangga ini diukur dari lantai hingga ujung tangga paling atas.

Apabila lantainya dibuat berbelok dan memiliki bordes, berarti pengukurannya harus dilakukan dua kali. Pertama, ukuran tinggi tangga hingga mencapai bordes serta tinggi bordes hingga anak tangga tertinggi. Dari sini, kita bisa mengetahui ukuran tiang railing tertinggi yang harus dipasang.

Baca Juga: Mengetahui Ukuran Tinggi Tangga Ideal dan Tepat

2. Ukur Panjang Tangga Keseluruhan

Pengukuran ini dilakukan dengan mengukur ujung luar anak tangga pertama hingga ujung anak tangga paling atas. Lakukan pengukuran ini secara horizontal dengan bantuan tiang pengukur yang diletakkan di anak tangga paling bawah. Jika lantainya memiliki bordes, lakukan pengukuran sebanyak dua kali. Hasil pengukuran ini akan menentukan panjang railing tangga yang hendak dipasang.

3. Ukur Diagonal Tangga

Diagonal tangga diukur dari ujung anak tangga teratas hingga ujung anak tangga terbawah. Pengukuran ini berbeda dari langkah sebelumnya, yakni dilakukan secara diagonal atau miring. Dari ukuran ini, kita bisa mengetahui panjang railing yang dibutuhkan saat dipasang di atas tiangnya.

Baca Juga: Cara Menghitung Sudut Kemiringan Tangga

4. Ukur Lebar Anak Tangga

Langkah keempat adalah mengukur lebar anak tangga. Biasanya, lebar anak tangga yang ideal di rumah berkisar 27-30 cm, sesuai dengan ukuran telapak kaki orang Indonesia. Nantinya, ukuran lebar anak tangga ini digunakan untuk membangun tiang railing. Meskipun desain railing-nya berupa dinding, pengukuran ini harus tetap dilakukan untuk mengetahui jarak antar fondasinya.

5. Ukur Tinggi Anak Tangga

Terakhir, ukur tinggi tiap anak tangganya, yakni mulai dari dasar anak tangga hingga ujung anak tangga di atasnya. Angka yang didapatkan akan digunakan untuk mengetahui tinggi railing yang akan dibangun.

Baca Juga: Cara Menghitung Jumlah Anak Tangga yang Ideal Digunakan

Apa Perbedaan Railing Tangga dan Railing Penahan?

Railing tangga sering dianggap serupa dengan railing penahan. Padahal, keduanya memiliki definisi dan fungsi yang berbeda.

Ketika membicarakan railing tangga, kita membicarakan hand railing yang berada pada area tanjakan atau turunan pada tangga rumah. Sementara itu, railing penahan adalah dinding atau sekat yang berada di area datar dan umumnya ditemukan pada area balkon.

Memahami perbedaan keduanya sangatlah penting. Dengan memahami perbedaan keduanya, Anda dapat menghitung dan memvisualisasikan railing ideal untuk tangga rumah Anda dengan lebih baik.

CTA Banner Article

Kesimpulan dan Penutup

Itulah dia penjelasan tentang ukuran railing tangga rumah yang serta cara menghitungnya yang dapat Anda jadikan panduan. Dalam mendesain tangga rumah yang ideal, ukuran railing tangga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan dengan cermat. Railing tangga bukan hanya sekadar dekorasi interior, tetapi juga berfungsi sebagai pengaman saat penggunaan tangga. Ukuran railing tangga perlu disesuaikan dengan tinggi dan lebar tangga secara proporsional agar tercipta keseimbangan yang tepat. Meskipun terdapat standar ukuran, pengukuran railing tangga harus disesuaikan dengan karakteristik dan dimensi tangga yang dibangun di setiap rumah. Proses pengukuran railing tangga meliputi langkah-langkah seperti mengukur tinggi, panjang, diagonal, lebar, dan tinggi anak tangga untuk memastikan kesesuaian dengan struktur tangga yang ada.

Pembangunan tangga merupakan tugas konstruksi yang berisiko, jadi dibutuhkan tangga scaffolding yang kokoh dan aman sebagai fasilitasnya. Indosteger juga jual tangga scaffolding yang kuat dan bisa menjaga keselamatan pekerja konstruksi. Hubungi tim kami segera untuk mendapatkan tangga scaffolding berkualitas ini, kemudian mulailah membangun dengan ukuran railing tangga yang sudah ditentukan.

Artikel Terkait

Silahkan hubungi kami
Hi saya ingin bertanya
whatsappweb