indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Cara Menghitung Kemiringan Tangga dengan Akurat dan Tepat

Tangga berfungsi sebagai jembatan penghubung antara dua bidang vertikal. Umumnya, tangga bisa Anda temukan pada bangunan-bangunan bertingkat. Mengingat fungsinya yang begitu penting dalam menghubungkan antar lantai, pembuatan tangga pun harus dilakukan secara hati-hati dan teliti. Agar pembuatan tangga Anda lancar, Anda harus tahu cara menghitung kemiringan tangga yang ideal.

Sebuah tangga harus memiliki sudut kemiringan yang pas. Jika tidak, tangga akan tidak nyaman digunakan. Selain itu, mengetahui sudut kemiringan tangga juga akan membantu Anda dalam menentukan jumlah anak tangga yang dibuat. Jangan sampai jumlah anak tangga terlalu banyak atau sedikit sehingga tidak bisa memberikan fungsi yang efisien. Oleh sebab itu, cari tahu cara menghitung kemiringan tangga berikut ini.

 

Berapa Ukuran Ideal Pada Komponen-komponen Tangga Rumah?

Pembangunan tangga membutuhkan rumusan dasar. Tujuannya agar tangga tersebut bisa Anda gunakan secara semestinya, baik dari segi kenyamanan maupun keamanan. Untuk itu, setiap komponen tangga harus sesuai standard ukuran tangga rumah dan bisa melengkapi satu sama lain. Berikut detail ukuran ideal pada komponen-komponen tangga:

 

1. Desain Tangga di Rumah

Ada begitu banyak desain tangga yang bisa Anda pilih. Namun, untuk rumah atau bangunan dengan lahan terbatas, Anda dianjurkan untuk membuat tangga bertipe L daripada tipe U. Ini karena tangga tipe U membutuhkan area yang lebih luas, dengan lebar yang ukurannya harus minimal 1,5 meter. Sedangkan, untuk tangga tipe L, Anda hanya perlu menyiapkan area dengan ukuran lebar 60-70 cm.

Baca Juga: Model Tangga Minimalis & Elegan

 

2. Jarak Datar Anak Tangga

Jarak datar anak tangga berfungsi untuk pijakan kaki. Idealnya, ukuran jarak datar anak tangga ini adalah 25-30 cm. Ukuran ini sesuai dengan ukuran kaki orang dewasa sekitar 20-24 cm. Walaupun begitu, Anda tetap direkomendasikan untuk memasang ukuran 30 cm pada pijakan anak tangga demi alasan kenyamanan dan keamanan.

 

3. Ukuran Anak Tangga

Disebut juga dengan trap, anak tangga idealnya memiliki ukuran 15-20 cm. Tidak disarankan untuk memasang trap dengan ukuran lebih 20 cm karena bisa membuat Anda cepat lelah saat menaiki tangga.

Baca Juga: Cara Menghitung Jumlah Anak Tangga yang Ideal Digunakan

 

4. Sudut Kemiringan Tangga

Nah, untuk kemiringan tangga, idealnya ukuran sudut yang direkomendasikan adalah di bawah 45 derajat. Itulah kenapa Anda perlu mengetahui cara menghitung kemiringan tangga agar nantinya tangga tidak terlalu curam. Bukan hanya akan terlihat kurang bagus dari segi estetika, tapi tangga yang terlalu curam juga bisa membahayakan penggunanya.

Baca Juga : Begini Cara Membuat Bekisting Tangga yang Benar

 

Apa Rumus Untuk Menghitung Kemiringan Tangga?

Lalu, bagaimana cara menghitung kemiringan tangga? Kamu bisa mengetahuinya dengan membandingkan panjang tangga (ruang yang dibutuhkan untuk tangga) dengan tinggi tangga (lantai bawah dan lantai atas). Perbandingan tersebut bisa dituangkan dalam rumus berikut: Z = y/x.  Y merupakan tinggi tangga (cm), dan X merujuk pada panjang tangga (cm).

Nah, untuk membangun tangga dengan sudut kemiringan ideal, yaitu 45 derajat, pastikan tinggi tangga (y) tidak lebih besar dari panjang tangga (x). Nilai y juga sebaiknya tidak sama dengan x karena bisa menghasilkan tangga yang terlalu landai. Hal ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan.

 

Apa Saja Koefisien Kemiringan Tangga?

Koefisien kemiringan tangga (z) adalah 1. Artinya, y = x yang membentuk kemiringan 45 derajat. Maka dari itu, pembagian koefisien kemiringan tangga adalah sebagai berikut:

  • Lantai miring 75-90 derajat                      = koefisien kemiringan >3,7
  • Lantai miring 45-75 derajat                      = koefisien kemiringan 0,44-1,0
  • Lantai miring 24-45 derajat                      = koefisien kemiringan 0,36-0,44
  • Lantai miring 6-20 derajat                        = koefisien kemiringan 0,1-0,36

Baca juga: Tinggi Tangga Ideal dan Jumlah Anak Tangga yang Nyaman

 

Apa Contoh Penghitungan Kemiringan Tangga?

Agar Anda lebih paham cara menghitung kemiringan tangga, berikut contoh penghitungan sudut kemiringan tangga.

Katakanlah Anda akan membangun tangga di dalam rumah, dengan ukuran tangga rumah tinggi 3 meter dan panjang tangga 5 meter. Maka, cara menghitung koefisien kemiringan tangga yang tepat adalah:

Diketahui:

X (panjang tangga) = 5 meter = 500 cm

Y (tinggi tangga) = 3 meter = 300 cm

Ditanya:

Z (koefisien kemiringan tangga)

Jawab:

Z = y/x = 300/500 = 0,6. Maka, kemiringan tangga termasuk dalam sudut 45-75 derajat.

Itulah cara menghitung kemiringan tangga yang bisa Anda coba terapkan sendiri. Menghitung kemiringan tangga yang ideal adalah langkah penting dalam membangun tangga rumah yang aman. Anda cukup membagi tinggi tangga dengan panjangnya untuk menghitung kemiringan tangga rumah Anda yang ideal. Semoga bisa membantu Anda dalam membangun tangga dengan ukuran tepat.

Jika Anda sedang dalam proyek konstruksi dan membutuhkan penggunaan Scaffolding, maka berkonsultasilah degan kami. PT. Indosteger Jaya Perkasa adalah pabrik sekaligus supplier berkualitas Scaffolding di Indonesia. Kami melayani jual dan sewa scaffolding. Selamat mencoba, semoga artikel di atas dapat bermanfaat dan terima kasih. 

Recent Articles