indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Ukuran Tabel Berat Besi Beton Polos dan Besi Beton Ulir

Menghitung berat besi beton selama proses pembangunan konstruksi adalah hal yang wajib dilakukan. Hal ini karena penghitungan berat besi beton akan menentukan jumlah besi beton yang dibutuhkan dalam proyek pembangunan konstruksi dan renovasi yang sedang Anda kerjakan. Jika Anda tidak mengetahui berat besi beton, maka akan kebingungan untuk menentukan jumlah yang dibutuhkan.

Jika Anda butuh besi beton untuk konstruksi, percayakan saja pada Indosteger. Indosteger merupakan profesional di bidang scaffolding dan bahan bangunan lainnya. Hubungi saja Indosteger untuk dapatkan bahan bangunan yang Anda butuhkan dan kita juga menyediakan sewa scaffolding untuk yang gamau pusing mikirin scaffolding.

Oleh sebab itu, jika Anda saat ini sedang berencana untuk melakukan renovasi atau membangun konstruksi, tabel berat besi beton berikut dapat membantu Anda untuk mengetahui spesifikasi material besi beton dengan tepat. Daftar berikut ini lengkap dengan ukuran diameternya.
 

Pentingnya mengetahui berat besi beton

Di dunia konstruksi, ada dua jenis besi beton yang banyak diketahui, yaitu besi beton yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan besi beton banci. 

Besi beton SNI ini adalah besi beton yang sudah ditetapkan dengan menggunakan standar ukuran dan berat besi nasional. Ini adalah standar resmi yang menjamin kualitas besi beton. Dengan Anda menggunakan besi beton SNI, maka hasil konstruksi yang dibangun bisa lebih aman. Karena sudah melewati proses pengujian, besi beton SNI sudah dipastikan lebih kuat dan dapat berfungsi lebih baik.

Sedangkan, besi beton “banci” adalah besi beton yang memiliki diameter dan ukuran besi melebihi toleransi SNI. Besi beton “banci” ini adalah besi beton yang tidak lolos standar kualitas, itulah kenapa harganya akan lebih murah di pasaran. Besi ini sering kali digunakan oleh kontraktor nakal yang ingin menghemat budget. Namun, tentu saja hasil bangunan dengan besi beton “banci” ini lebih rentan karena kekuatannya yang rendah.

Oleh sebab itu, agar Anda terhindar dari kontraktor nakal atau penjual besi beton nakal yang menjual beton ‘banci’ dengan mengatasnamakan besi beton SNI, Anda harus tahu berat besi beton yang asli untuk menghitung besi. Berikut adalah tabel berat besi beton SNI.
 

Tabel berat besi beton polos

Diameter (mm)

Panjang (m)

Bobot/meter (kg)

Bobot/batang (kg)

32

12

6.31

75.72

31

12

5.93

71.10

28

12

4.83

58.00

25

12

3.85

46.20

24

12

3.55

42.62

23

12

3.26

39.10

22

12

2.98

35.80

19

12

2.22

26.80

16

12

1.58

19.00

15

12

1.21

14.50

13

12

1.04

12.50

12

12

0.89

10.70

11

12

0.75

9.00

10

12

0.62

7.40

9

12

0.50

6.00

8

12

0.39

4.74

6

12

0.22

2.66

4

12

0.09

1.00

 

Tabel berat besi beton ulir

Diameter (mm)

Panjang (m)

Bobot/meter (kg)

Bobot/badan (kg)

41

12

10.50

126.00

38

12

8.92

107.00

35

12

7.51

90.10

32

12

6.31

75.77

29

12

5.04

60.50

25

12

3.85

46.20

22

12

2.98

35.80

19

12

2.23

26.80

13

12

1.04

12.50

10

12

0.62

7.40

 

Itulah dia tabel berat besi beton polos dan juga ulir. Megetahui spesifikasi material yang Anda akan gunakan merupakan sebuah kewajiban agar Anda mendapatkan besi beton sesuai kebutuhan Anda dan biaya yang telah Anda tentukan sebelumnya. Jika Anda sampai salah melakukan perhitungan, bisa jadi struktur bangunan yang akan Anda bangun tidak akan sekuat yang Anda kira.

Jika Anda sedang dalam pengerjaan proses konstruksi, maka gunakan tabel di atas untuk menghitung ukuran diameter dan berat besi beton. Berat besi beton di atas dapat digunakan sebagai acuan untuk menghitung kebutuhan besi beton dalam konstruksi yang sedang dibangun. Pastikan juga Anda menggunakan besi beton yang memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) yang asli untuk menghasilkan bangunan yang aman dan tahan terhadap bencana alam.

Recent Articles