indosteger@gmail.com   +62218294428

News

DIY: Cara Membuat Tiang Kanopi Baja Ringan

Kanopi merupakan salah satu elemen penting yang menjadi satu kesatuan dengan bangunan rumah. Selain melindungi dari terik matahari, kanopi juga bisa menahan air hujan sehingga tidak membasahi halaman depan rumah Anda.

Jenis kanopi pun sangat beragam, tergantung dari kebutuhan. Fungsinya yang serupa sebagai atap, membuatnya menjadi aspek, yang bagi sebagian orang, harus dimiliki baik bagi rumah modern atau minimalis.

Dalam disiplin ilmu arsitektur, kanopi memiliki arti sebagai penutup bagian atas yang berperan melindungi luar rumah dari berbagai cuaca. Baja ringan merupakan satu bahan yang paling banyak digunakan untuk membuat kanopi, karena memang lebih mudah untuk dikerjakan.

Selain itu, kanopi juga berfungsi menciptakan suhu udara lebih teduh, serta menyaring udara yang masuk ke rumah kita. Tidak melulu soal fungsi, desain dan konsepnya perlu Anda perhatikan karena hal ini berhubungan dengan tampilan rumah Anda dari depan.

Ketimbang memanggil tukang bangunan, ada baiknya Anda membuat tiang kanopi baja ringan sendiri. Dengan mengerjakan semuanya sendiri, Anda bisa menghemat biaya, karena Anda sendiri yang menentukan materialnya.

Hal krusial yang harus diperhatikan adalah tiang dari kanopi karena kekuatan dari tiang sangat berpengaruh untuk menopang bagian atas. Berikut cara membuat tiang baja ringan sendiri.

Langkah Membuat Tiang Kanopi Baja Ringan

Mengukur Luas Lahan

Sebelum mempersiapkan bahan-bahan utuk membuat tiang kanopi baja ringan, Anda sebaiknya mengukur luas lahan di mana Anda akan memasang kanopi. Hal ini akan membantu Anda untuk mendapatkan bahan-bahan yang diperlukan dengan jumlah yang tepat.

Anda dapat menggunakan rumus matematika sederhana untuk menghitung luas lahan tempat memasang kanopi. Misalnya, jika Anda hendak memasang kanopi di garasi yang berbentuk persegi, maka Anda tinggal mengkalikan panjang dan lebar dari garasi untuk mendapatkan luas garasi Anda.

Baca Juga: Cara Menghitung Luas Bangunan dengan Mudah yang Bisa Anda Terapkan

Menghitung Kebutuhan Bahan

Untuk menghitung bahan, Anda selanjutnya tingga membuat desain kanopi baja ringan yang Anda inginkan. Umumnya, tinggi kanopi baja ringan berada di angka 3 hingga 4 meter. Lalu, untuk dapat menopang berat atap, biasanya dibutuhkan 2 buah tiang baja ringan di satu sudut.

Baja ringan sendiri umumnya dijual satuan dengan ukuran 6m. Oleh karena itu, Anda biasanya hanya membutuhkan satu batang baja ringan untuk satu sudut. Untuk bentuk lahan persegi panjang seperti contoh di atas, maka Anda membutuhkan 4 batang baja ringan.

Baca Juga: Cara Menghitung Biaya Pembuatan Kanopi

Persiapan

Sebelum membuatnya, Anda perlu menyiapkan bahan-bahannya: baja ringan kaso, reng baja ringan, baut seng dan baut baja ringan. Semuanya disesuaikan dengan ukuran kanopi. Kemudian sediakan mata bor listrik, meteran, dan gunting khusus baja ringan. Setelah semuanya terkumpul, Anda boleh memulai prosesnya.

Pastikan semua bahan yang dibutuhkan benar-benar Anda sediakan karena kelengkapannya sangat menjamin kelancaran membuatnya. Jangan sampai, di tengah prosesnya, Anda masih kekurangan bahan. Hal ini akan sangat mengganggu pekerjaan Anda.

Pembuatan Tiang

Tiang merupakan elemen penting dalam membuat kanopi. Tiang yang kokoh akan memastikan kanopi di atasnya terbuat sempurna. Material yang digunakan adalah baja ringan kaso. Anda perlu memastikan jumlah tiang sesuai kebutuhan dengan mengukur panjang tinggi dan dimensinya. Ketinggian tiang perlu diperhatikan karena harus menopang kemiringan tertentu untuk mengalirkan air.

Setelah itu, mulailah memasang kaso dengan jarak yang sama antara satu dengan lainnya. Pastikan Anda memasangnya dengan rapat, karena ini akan memastikan ketahanan dari tiang penyangga.

Perhatikan Tinggi dan Berat Kanopi

Perhatikan tinggi dari tiang yang akan Anda buat. Pastikan tingginya di atas pintu pagar. Akan lebih baik lagi jika Anda membuatnya sejajar dengan atap rumah Anda sehingga akan memberikan kesan lowong di bagian atas. Untuk rata-rata ukuran tinggi rumah di Indonesia sendiri mulai 3 sampai 4 meter.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah berat kanopi. Material atap kanopi perlu Anda tahu secara cermat, sehingga Anda dapat menghitung berapa banyak tiang yang diperlukan untuk menyangganya. Jangan sampai, tiang yang Anda buat tidak terlalu kuat untuk menopang atap. Pikirkan juga kemungkinan adanya angin kencang saat musim hujan.

Menyambungkan Tiang dengan Kerangka

Anda perlu menghitung sejak awal berapa bahan yang Anda perlukan karena kerangka dan tiang merupakan satu kesatuan yang menggunakan bahan sama. Anda bisa mengaitkan satu baja ringan kepada dua tiang di masing-masing sisi, kemudian menyilangkan satu lagi baja ringan di atasnya sebagai penyeimbang. Ulangi langkah tersebut sampai kerangka benar-benar selesai sempurna.

Untuk menempelkan satu baja ringan dengan yang lain, gunakan baut khusus baja ringan yang sudah Anda persiapkan. Pastikan semuanya tersambung dengan benar. Perhatikan kekuatan dan kerapatannya. Jangan biarkan ada satu pun sambungan yang terpasang dengan longgar agar tidak ada gesekan atau kerangka yang bergeser.

Baca Juga: 5 Cara Merakit Rangka Kanopi Baja Ringan

Mulailah Memasang Atap

Ketika tiang dan kerangka sudah terpasang, saatnya memasang bagian terakhir yaitu atap dan reng. Ada banyak jenis atap yang dapat Anda pilih sebagai atap kanopi. Berikut adalah jenis-jenis atap untuk kanopi baja ringan Anda.

Baca Juga: Jenis Atap Kanopi yang Ringan dengan Daya Tahan Lama

Atap Spandek

Jenis atap kanopi baja ringan satu ini merupakan salah satu jenis yang paling populer. Hal ini disebabkan karena sifatnya yang tahan lama dan tampilan minimalisnya. Tetapi, jenis atap baja ringan satu ini akan sangat berisik ketika hujan dan sangat panas ketika matahari sedang terik. Untuk ukuran satuannya, atap spandek tersedia dalam ukuran 1x1 hingga 1x3 meter.

Atap GoGreen

Jenis atap baja ringan satu ini merupakan kebalikan dari atap spandek. Atap satu ini tidak akan menghasilkan suara yang terlalu berisik dan panas yang berlebih, tetapi sifatnya tidak tahan lama. Untuk ukurannya, atap GoGreen tersedia dalam ukuran 0.8x1 m hingga 0.8x3 m.

Atap Genteng Metal

Dari segi ketahanan, jenis atap baja ringan satu ini berada di antara atap spandek dan GoGreen: tidak lebih awet dari spandek, tetapi lebih kuat daripada GoGreen. Untuk sifatnya, jenis atap ini lebih mirip dengan GoGreen: tidak berisik saat hujan dan tidak panas saat kepanasan. Untuk ukuran, atap genteng metal umumya tersedia dalam ukuran 0.8x0.8m

Atap Seng Galvalum

Galvalum merupakan salah satu jenis atap yang paling populer. Jika Anda menggunakan atap seng galvalum, maka Anda perlu memasang 3 reng untuk diletakkan di bagian masing-masing ujung dan bagian tengah.

Baca Juga: 5 Kelebihan Kanopi Galvalum Untuk Bangunan

Apapun jenis atap untuk kanopi baja ringan yang Anda pilih, pastikan semuanya terpasang dengan benar dan kuat. Selamat, kanopi Anda telah terpasang!

Itulah dia cara membuat tiang kanopi baja ringan yang dapat Anda jadikan panduan. Karena Anda memasang baja ringan sendiri, ada baiknya Anda mengunjungi Indosteger. Di sana, terdapat banyak bahan-bahan yang bisa Anda beli untuk membuat kanopi Anda secara mandiri. Anda bebas memilih material-material yang Anda perlukan, sesuai dengan keinginan Anda. Selamat membuat kanopi!

Recent Articles