indosteger@gmail.com   +62818716828

4 Langkah Cara Instalasi Pipa Air yang Benar dan Aman

Media
31 Mei 2023

Indosteger

Indosteger adalah platform jual dan sewa scaffolding dengan proses produksi menggunakan teknologi tinggi dan bahan berkualitas sehingga hasil produksi berstandard nasional.

Masih banyak orang yang belum paham cara instalasi pipa air yang benar. Nyatanya, kita tidak hanya perlu memperhatikan area yang tampak dari luar, dalam konstruksi bangunan Anda juga perlu mendukung kegiatan yang berlangsung dari dalam, seperti sistem perpipaan. 

Anda perlu memperhatikan standarisasi produk terbaik untuk melakukan pemasangan pipa air bersih yang benar. Standarisasi produk yang dimaksud adalah mengenai fungsi, konstruksi, hingga keselamatannya.

Anda bisa memilih jenis dan spesifikasi pipa yang paling sesuai untuk kebutuhan rumah tangga Anda. Jika sudah memilih, ini saatnya Anda melakukan pemasangan pipa air bersih yang benar dengan memperhatikan sejumlah cara berikut.

Alat apa saja yang digunakan untuk instalasi pipa?

Untuk mempermudah proses instalasi air bersih di rumah Anda, ada beberapa peralatan yang perlu Anda siapkan. Alat-alat tersebut di antaranya:

1. Alat Pemotong Pipa

Jika Anda membeli pipa berukuran panjang, Anda akan membutuhkan alat pemotong pipa, seperti gergaji, untuk menyesuaikan panjang pipa sesuai kebutuhan. Agar hasil pemotongan pipa rapi, Anda perlu memperhitungkannya secara presisi dan mengetahui Cara Cepat Memotong Pipa Besi yang benar.

2. Pembersih Pipa

Setelah memotong pipa sesuai ukuran kebutuhan Anda, selanjutnya Anda perlu menggunakan pembersih pipa agar pipa tampak lebih bersih. Tidak hanya bermanfaat untuk estetika, pipa yang bersih juga akan memiliki performa yang lebih terjaga.

Anda bisa membeli pembersih pipa yang dijual bebas di pasaran, umumnya berupa cairan thinner atau aseton. Pilihlah cairan pembersih pipa dengan brand apa saja yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Amplas dan kain bersih

Setelah membersihkan pipa dengan cairan pembersih, lanjutkan dengan menggosok ujung pipa sebanyak 5 kali menggunakan amplas. Ini berguna untuk membuat pipa menjadi bersih dan halus. Lanjutkan dengan menghilangkan kotoran dan sisa debu pada pipa menggunakan kain bersih. 

Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Pipa Air

4. Perekat atau Lem Pipa PVC

Untuk memastikan kalau pipa PVC Anda tidak mengalami kebocoran, Anda sangat disarankan untuk menggunakan perekat khusus pipa PVC untuk menyambungkan pipa. Jika sembarangan memilih lem pipa air, ada kemungkinan besar kalau pipa air Anda akan bocor dalam waktu dekat.

5. Kuas Cat

Dalam hal ini, kuas cat tidak difungsikan untuk mengecat. Kuas cat nantinya akan berfungsi untuk mengoleskan lem pada pipa PVC.

Anda bisa menggunakan merk kuas apapun dalam hal ini. Namun, pastikan Anda memilih ukuran kuas yang cocok dengan diameter pipa air yang akan Anda gunakan; jika terlalu besar, Anda akan membuang-buang lem. Kalau terlalu kecil, mengoles cat akan memakan waktu yang lama.

6. Sambungan Pipa

Jika desain instalasi pipa air Anda nanti tidak lurus dan memiliki area yang berbelok, maka Anda akan membutuhkan sambungan pipa. Pastikan untuk memastikan jenis sambungan yang Anda butuhkan serta seberapa banyak Anda membutuhkannya sebelum Anda melakukan pembelian.

Baca Juga: Cara Menyambung Pipa Galvanis dengan Benar dan Aman

7. Pensil atau spidol

Spidol atau pensil adalah alat yang dapat membantu Anda memasang pipa dengan lebih baik. Keduanya berfungsi sebagai alat penanda di mana Anda harus menggunakan lem atau memotong pipa pada proses pemasangan instalasi pipa air.

Apa saja model instalasi pipa air yang bisa diterapkan?

Secara umum ada dua jenis model instalasi pipa air yang bisa diterapkan; model tertutup dan terbuka.

Keduanya memiliki perbedaan dari segi cara Anda menyusun rangkaian pipa air. Berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya:

1. Sistem Tertutup

Sistem tertutup merujuk pada model instalasi pipa air di Anda merangkai sambungan pipa dalam bentuk melingkar. Melingkar artinya seluruh ujung pipa saling bertemu.

Sistem ini dapat menjadikan tekanan air lebih kuat di berbagai sisinya karena air akan mengalir mengikuti jalur yang sama; dari satu ujung pipa ke ujung lainnya.

Dari segi biaya, instalasi pipa model ini akan memakan biaya yang lebih besar karena Anda harus memastikan setiap ujung pipa saling bertemu yang berarti Anda akan membutuhkan lebih banyak pipa.

Namun, dari segi pemeliharaan, sistem tertutup akan lebih mudah Anda rawat dan maintenance. Ketika terjadi kebocoran, Anda bisa menelusuri rangkaian pipa dengan mudah karena semua pipa terhubung dengan baik.

2. Sistem Terbuka

Berbeda dengan sistem tertutup, sistem terbuka tidak mengharuskan Anda untuk menyambungkan semua ujung pipa; Anda cukup memasang pipa di tempat yang dibutuhkan.

Akan tetapi, hal ini dapat membuat Anda mendapatkan debit air yang berbeda-beda di setiap titik, tergantung seberapa baik air bisa mengalir ke tempat Anda ingin mengalirkannya.

Dari segi biaya, instalasi ini tentu akan jauh lebih murah karena Anda hanya membutuhkan cukup pipa untuk mengcover tempat yang memang membutuhkan air.

Namun, dari segi perawatan, sistem terbuka akan sedikit lebih sulit. Ketika terjadi kebocoran, Anda harus memeriksa satu persatu rangkaian untuk menemukan di mana kebocoran terjadi. Lalu, jika satu titik rusak pada rangkaian terbuka, bisa saja saluran air di rumah Anda menjadi mati total.

Langkah-langkah Instalasi Pipa Air yang Benar

Selain memiliki alat yang tepat, Anda juga harus mengetahui langkah pemasangan pipa air di rumah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut ini adalah rangkuman langkah-langkah pemasangan pipa air bersih yang benar dan mudah untuk Anda ikuti sendiri di rumah.

1. Ketahui Sumber Air

Mengetahui sumber air yang hendak Anda pakai adalah langkah penting dalam perencanaan instalasi pipa air bersih. Pada umumnya, ada dua jenis sumber yang dapat Anda gunakan pada perencanaan instalasi air bersih sebuah bangunan; air PAM dan air tanah. Mengetahui sumber air dapat membantu proses instalasi saluran air bersih berjalan lancar dan efisien.

Jika Anda telah menentukan sumber air yang ingin dipakai, Anda selanjutnya bisa menentukan jenis dan ukuran pipa yang sesuai kebutuhan. Anda bisa melakukan modifikasi ukuran pipa apabila memakai sumber air tanah. 

2. Pilih Letak Sistem Pipa

Secara umum, ada dua 2 teknis pemasangan dalam instalasi pipa air bersih; tertatanam dan tertempel. Dari segi manfaat atau cara kerja, keduanya tidak memiliki perbedaan yang signifikan.

Namun, secara visual kedua metode ini akan memberikan hasil yang berbeda. Dibandingkan instalasi tertanam yang dilakukan dengan cara meletakkan pipa di dalam tanah atau dinding, instalasi menempel tentunya akan langsung menampakkan pipa air secara gamblang di eksterior bangunan.

Baca juga: Sistem Plumbing: Jenis, Fungsi dan Metode Pemasangan

3. Tentukan Model Konstruksi Pipa

Di samping letak, tentukan juga model yang ingin Anda pakai untuk sistem pemasangan pipa air bersih. Anda harus menentukan aturan teknis agar proses distribusi air di rumah Anda tidak mengalami masalah yang serius. Tentukanlah pilihan Anda dengan menyesuaikan kondisi lapangan dan budget Anda.

Jika Anda ingin menghemat biaya, Anda bisa memilih sistem terbuka. Namun, jika Anda bersedia untuk mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan yang lebih mudah serta debit air yang konsisten di tiap titik, Anda bisa menggunakan sistem tertutup.

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Pipa Air Tersumbat dengan Tepat

4. Perhatikan Material Pipa

Terakhir, Anda perlu menentukan material pipa yang ingin Anda pakai. Di pasaran, jenis material pipa sangat beragam, seperti galvanis. Setiap produk mempunyai fungsi dan budget yang berbeda. Jadi, pastikan Anda memilih material terbaik yang memang sesuai dengan kebutuhan, ya.

Itulah dia cara instalasi pipa air yang benar. Pastikan Anda memiliki peralatan yang dibutuhkan agar proses pemasangan pipa air bersih dapat dilakukan dengan baik dan benar. Jika Anda telah mengikuti langkah pemasangan pipa air bersih di atas dengan benar, bisa dipastikan saluran air di rumah Anda tidak akan mengalami masalah serius seperti jalur distribusi mati total, kebocoran, atau masalah lainnya.

Untuk mendapatkan produk pipa terbaik, Anda perlu membelinya dari pihak yang tepat. Misalnya, pastikan Anda mendapatkan harga pipa galvanis terbaik dari agen online yang terpercaya. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan produk pipa berkualitas dengan harga yang bersahabat serta bisa instalasi pipa air yang benar. 

Baca juga: 7 Penyebab Pipa Bocor yang Wajib Diketahui

Pertanyaan umum terkait instalasi pipa air yang benar

Apa yang dimaksud sistem instalasi pipa air bersih?

Sistem instalasi pipa air bersih adalah sistem yang berfungsi untuk menyalurkan air bersih dari satu sumber kepada bangunan melalui komponen dan sambungan pipa.

Alat apa saja yang digunakan untuk instalasi pipa?

Alat yang digunakan untuk instalasi pipa antara lain:

  • Alat pemotong pipa;
  • Pembersih pipa;
  • Amplas;
  • Lem pipa PVC;
  • Kuas cat;
  • Sambungan pipa;
  • Pensil atau spidol.

Apa perbedaan instalasi air bersih dan air kotor?

Perbedaan instalasi air bersih dan air kotor terletak pada fungsinya. Instalasi air bersih berfungsi untuk membawa air bersih ke bangunan. Sementara instalasi air kotor berfungsi untuk menyalurkan air kotor dari bangunan.

Artikel Terkait

Silahkan hubungi kami
Hi saya ingin bertanya
whatsappweb