indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Ketahui Macam Macam Sambungan Pipa Besi

Apakah Anda mengetahui informasi macam macam sambungan pipa besi? Pipa besi memiliki berbagai macam kegunaan. Bahkan hampir dipakai di seluruh tempat. Dari rumah, gedung, hingga untuk keperluan industri.

Fungsi utama dari pipa besi adalah mengalirkan fluida dari satu tempat ke tempat lainnya. Tidak hanya fluida, gas pun juga bisa dialirkan melalui pipa besi. Untuk kelancaran seluruh pekerjaan, dibutuhkan berbagai macam ukuran pipa besi. Namun kali ini yang dibahas adalah sambungan pipa besi.

Total ada enam sambungan pipa besi yang dapat Anda ketahui secara lebih mendalam melalui informasi di bawah ini.

1. Sambungan Las

Sambungan pipa air yang pertama adalah las. Pasti Anda mengenal apa itu teknik pengelasan. Penggunaan las dibutuhkan untuk menyambung dua buah pipa menjadi satu. 

Kelebihan sambungan las adalah mampu bertahan lebih lama dari masalah kebocoran. Selain itu kualitasnya juga dapat dicek menggunakan radiography. Namun pasti ada kelemahannya juga. Sambungan pipa dengan las sebenarnya bisa mempengaruhi aliran fluida di dalamnya. Alasannya utamanya adalah bekas pengelasan di bagian dalam tidak bisa dikontrol dan dibersihkan. 

Sambungan las biasa dipakai untuk sistem pemipaan dan bukan untuk air bersih karena ditakutkan terkontaminasi logam dari hasil pengelasan.

2. Sambungan Ulir

Sambungan ulir memiliki penggunaan yang sama dengan pipa ledeng. Perekatan dua pipa bisa dilakukan dengan teknik ulir yang memiliki keunggulan tersendiri. Ya, sambungan ulir cocok untuk pipa yang rawan kebakaran. Berbeda dengan sambungan las yang bisa menyebabkan kebakaran dalam proses pengelasan.

Namun jika penutup yang dipakai jelek, sambungan ini mudah bocor. Selain itu juga tidak cocok untuk pemakaian korosif serta mempengaruhi kekuatan pipa karena ulir bisa memakan ketebalan pipa.

3. Sambungan Socket

Sambungan socket cocok digunakan untuk menyambungkan dua pipa dengan ukuran berbeda. Jadi pipa yang lebih kecil dimasukkan ke pipa lebih besar. Penyambungan ini bisa lebih pas dengan socket. 

Kebersihan pipa tetap terjadi karena tidak ada material pengganggu yang bisa muncul, seperti dari sambungan las. Namun kekurangannya adalah terciptanya celah antar pipa yang ujung-ujungnya mampu menciptakan korosi.

4. Sambungan Flange

Sesuai namanya, flange menjadi penghubung antar dua pipa. Mekanisme pengencangan dari flange termasuk tidak permanen dan bisa dibongkar pasang. Proses bongkar pasang ini lebih mudah karena dibantu dengan baut. Dengan adanya proses tersebut, perlu melakukan perawatan secara berkala.

5. Sambungan Buttress End

Sambungan buttress end digunakan untuk pipa non metal dan memanfaatkan flange, namun tanpa ada teknik pengelasan. Biasanya buttress end yang menggunakan pipa non metal dimaksudkan untuk menahan sifat korosif dari fluida di dalamnya. Jadi ketika ada pipa non metal dengan sambungan ini, bisa dipastikan fluida yang ada di dalamnya sangat korosif.

6. Sambungan Spigot

Sambungan spigot sebenarnya mirip dengan socket, yaitu memasukkan pipa pertama ke pipa kedua. Terlihat galian di samping kanan dan kiri pipa menjadi ciri-ciri penggunaan sambungan ini. 

Sambungan ini cocok untuk air dan kuat jika digunakan di luar ruangan. Selain itu, jika pipa yang dipasang tidak lurus juga tetap bisa maksimal dengan sambungan spigot. Alasan utamanya adalah sambungan ini masuk menoleransi kemiringan hingga 10 derajat. Kelemahan yang dimiliki hanya mampu menahan tekanan rendah saja.

Itulah penjelasan setiap jenis sambungan pipa besi. Anda membutuhkan tempat jual pipa galvanis dengan berbagai ukuran, termasuk 4x6 meter? Indosteger hadir sebagai solusi tepat atas kebutuhan Anda. Dengan informasi macam macam sambungan pipa besi, kunjungi harga pipa hollow 4x6 dari Indosteger sekarang juga.

Recent Articles