indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Tujuan dan Pengertian Manajemen Proyek

Ada berbagai konstruksi infrastruktur dengan desain menawan yang sukses dibangun. Mungkin Anda pernah bertanya mengenai bagaimana bangunan itu dapat dibuat dengan sukses. Tentu saja dalam proses pembangunannya telah melibatkan banyak orang. Selain itu juga membutuhkan dana besar. Namun dalam proses pembangunan tidak hanya berbicara mengenai SDM dan uang saja. Harus ada manajemen proyek juga. Apakah Anda mengetahui pengertian manajemen proyek dan tujuannya? Simak rangkuman informasi dari tim Indosteger di bawah ini.
 

Pengertian Manajemen Proyek

Pada dasarnya, manajemen adalah sebuah upaya untuk mencapai suatu tujuan dengan sumber daya minimal. Prinsip manajemen memang mencoba mendapatkan hasil sebaik mungkin secara efisien. Kemudian, proyek adalah rencana pekerjaan dengan target tertentu yang wajib diselesaikan dalam rentang waktu sesuai kebutuhan. 

Dengan menggabungkan kata “manajemen” dan “proyek”, maka arti manajemen proyek adalah suatu metode atau pendekatan untuk mengelola sebuah proyek secara efisien dan efektif. Metode ini telah hadir sebagai medium untuk membantu mengelola aktivitas berbentuk proyek. Salah satu contohnya sudah pasti merupakan proyek konstruksi. Tanpa adanya kinerja manajemen proyek yang baik, maka proyek konstruksi tidak akan bisa dieksekusi secara maksimal, dari sisi kualitas, biaya, hingga waktu.
 

Tujuan Manajemen Proyek

Ada beberapa tujuan dari terbentuknya manajemen proyek. Tentu saja setiap tujuan ini sangat membantu kelangsungan perjalanan proyek tersebut untuk mencapai hasil sesuai target. Berikut beberapa tujuan manajemen proyek.
 

1. Menyelesaikan proyek tepat waktu

Tujuan pertama dari manajemen proyek adalah menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan tepat waktu. Sebelum proyek tersebut dimulai, pasti ada timeline terkait berapa lama waktu pengerjaan. Di dalam Timeline Schedule Proyek itu juga dibagi dalam beberapa waktu agar setiap proses pengerjaan terlihat jelas dari sisi ketepatan. Proyek sendiri memang harus selalu dimonitor agar dapat selesai tepat waktu. Pengawasan seperti ini sangat dibutuhkan agar melancarkan pengerjaan proyek tersebut.
 

2. Menjaga anggaran dana

Anggaran dana menjadi salah satu topik sensitif di dalam suatu proyek. Tentunya aspek ini perlu dikaji secara mendalam agar tidak ada kebocoran dana yang besar atau kebutuhan uang semakin tinggi seiring proyek berjalan. Dengan melakukan pengkajian ini, maka jumlah anggaran dapat dibuat seminimal mungkin, namun tetap memberikan kualitas terbaik. Begitu juga dengan tujuan untuk mendapatkan proyek yang berjalan secara efisien dan efektif.

Baca juga: Cara Membuat RAB Proyek Konstruksi dan Bangunan
 

3. Menjaga kualitas proyek

Kualitas pengerjaan hal apapun memang penting untuk terus dijaga. Termasuk menjaga kualitas proyek. Kriteria proyek yang sudah ditentukan dari awal harus bisa tercapai. Inilah tugas manajemen proyek agar mampu membuat standar kualitas dari sebuah proyek tetap tercapai, sehingga dalam proses pengerjaan tidak ada hal-hal yang mengganggu hasil akhir.
 

4. Melancarkan proyek

Tujuan terakhir dari manajemen proyek adalah melancarkan seluruh proses dari proyek tersebut. Proyek yang ideal memang harus bisa selesai sesuai dengan rencana awal. Dimulai dari perihal waktu, anggaran, dan kualitas. Manajemen proyek harus membantu pengerjaan proyek agar bisa sesuai rencana awal sehingga mendapatkan hasil akhir sesuai target.

Jadi itulah penjelasan tentang pengertian manajemen proyek beserta tujuannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda. Dalam proses pembangunan, diperlukan dukungan scaffolding agar keseluruhan proyek berjalan lancar. Anda tidak perlu lagi bingung dalam mencari scaffolding karena Indosteger telah hadir dengan layanan sewa scaffolding berkualitas. Tertarik untuk menggunakan scaffolding dari Indosteger? Kunjungi Indosteger untuk mendapatkan produk ini sekarang juga!

Baca juga: K3 Adalah Jaminan Kerja , Apa Saja Cakupannya?

Recent Articles