indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Cara Membuat Time Schedule yang Efektif Agar Proyek Berjalan Lancar

Pekerjaan proyek konstruksi tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Semua hal harus dilakukan dengan terukur dan terarah. Oleh karena itulah, agar tujuan tersebut dapat tercapai maka diperlukanlah sebah time schedule. Dalam proyek konstruksi biasanya time schedule berbentuk menyerupai kurva ‘S’. Lantas, bagaimana cara membuat time schedule yang baik dan benar ini? Simak ulasannya di bawah ini.

Tujuan dan Manfaat Pembuatan Time Schedule Proyek

Memiliki time schedule yang baik tentu sangat membantu dalam pelaksanaan proyek. Time schedule ini tidak hanya sekadar penjadwalan semata. Lebih dari itu, keberadaannya memberikan manfaat dan memiliki tujuan tersendiri. Jika dijabarkan maka adapun tujuan tersebut di antaranya adalah:

  • Sebagai pedoman untuk mengatur sumber daya manusia dan para pekerja, material, dan peralatan kerja.
  • Sebagai pengendalian pelaksanaan proyek dan tolok ukur sejauh mana target proyek dapat diselesaikan sesuai dengan yang direncanakan.
  • Sebagai pedoman untuk menentukan anggaran, termasuk dalam menentukan batas denda keterlambatan, biaya proyek lain hingga nilai investasinya nanti.

Hal-Hal yang Dibutuhkan dan Dipersiapkan

Sebagai langkah awal dan cara membuat time schedule yang tepat, ada berbagai hal yang dibutuhkan dan perlu Anda persiapkan. Misalnya saja seperti gambar kerja sebuah proyek yang dikerjakan, begitu juga dengan rencana anggaran biaya (RAB) proyek tersebut. Dalam gambar kerja proyek juga diperlukan data mengenai volume pekerjaan dan data dari lokasi proyek dilaksanakan.

Catat pula mengenai sumber daya, tenaga kerja, kontraktor, hingga biaya lainnya yang dibutuhkan. Sumber daya ini juga meliputi kendaraan dan transportasi dalam proyek dan lainnya. Untuk urusan pembiayaan dan keuangan ini, penting juga bagi Anda untuk mencatat arus kas yang ada. Begitu pula dengan bagaimana mekanisme pembayaran pekerjaan konstruksi, termasuk pula mengenai tenggat waktu pembayaran, dan sebagainya.

Cara Membuat Time Schedule

Membuat time schedule dalam sebuah proyek sangatlah penting agar proyek berjalan dengan baik dan lancar. Bila Anda masih awam dalam dunia konstruksi, ada baiknya untuk memperhatikan langkah dan cara membuat time schedule yang baik dan benar. Bagaimana cara yang baik dan benar? Simak langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Identifikasilah item pekerjaan sesuai dengan nama proyek konstruksi agar makin mudah.
  2. Langkah kedua adalah dengan membuat kolom bobot dan mengisinya dengan cara 1/(jumlah pekerjaan) x 100. Misalnya saja jika item pekerjaan ada 35, maka Anda bisa menuliskannya dengan 1/35 x 100 = 2,875
  3. Berikutnya, kamu bisa membuat kolom jadwal pelaksanaan kegiatan paling tidak tiga bulan. Dalam masing-masing bulan tersebut jabarkanlah pekerjaan apa saja yang akan dilakukan selama satu minggu.
  4. Kemudian Anda bisa mengarsir dan mengisinya dengan menggunakan warna biru. Untuk minggu yang dipakai dalam menyelesaikan pekerjaan tadi dibagi lagi dengan jumlah minggu. Sebagai contoh, untuk pekerjaan beton dilaksanakan selama kurang lebih tiga minggu. Maka perhitungannya adalah 2,875/3 = 0,952.
  5. Untuk pekerjaan yang mengalami kemunduran sebaiknya arsir dengan warna yang berbeda, misalnya menggunakan warna merah.
  6. Anda bisa menjumlahkan semua koefisien yang warna merah pada masing-masing minggu dan tulislah dengan kata ‘Realisasi’.
  7. Buatlah titik-titik dan hubungkan berdasarkan jumlah rencana di tiap minggu. Dengan begitu akan membentuk sebuah gambar kurva layaknya huruf ‘S’. Lalu berilah garis dengan warna biru.

Dari ulasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa cara membuat time schedule memang tidak mudah. Namun, Anda bisa membuatnya dengan bantuan para pakar atau seorang ahli dalam teknik konstruksi. Tujuannya agar time schedule tersebut dapat tersusun dengan baik dan rapi. Alhasil, pekerjaan pun dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

You May Also Like