indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Ukuran Pipa Galvanis yang Umum Digunakan pada Konstruksi

Pipa galvanis adalah salah satu jenis pipa yang sering digunakan untuk keperluan industri dan konstruksi bangunan. Pipa galvanis memang dinilai lebih unggul dari jenis pipa lainnya seperti pipa PVC. Daya tahan pipa jenis ini dinilai lebih tinggi karena permukaan pipa telah dilapisi pelindung seng sehingga tidak mudah terkena korosi dan karat.

Meski sudah jelas keunggulannya, Anda tentu tidak bisa sembarangan menggunakan pipa galvanis. Ini karena pipa galvanis sebenarnya memiliki beragam ukuran dengan fungsinya masing-masing. Agar Anda tidak salah memilih pipa galvanis, berikut ini ulasan seputar pilihan ukuran pipa galvanis yang bisa dijumpai di pasaran.
 

Pipa Galvanis

Setiap pipa tersusun dari material yang berbeda-beda. Pipa galvanis sendiri terbuat dari baja yang kemudian dilapisi material pelindung berupa seng. Lapisan pelindung ini berfungsi untuk melindungi pipa dari bahaya korosi maupun karat. Dengan begitu, pipa galvanis memiliki daya tahan lebih tinggi dibanding pipa yang tersusun dari material lainnya.

Untuk membuat pipa galvanis dibutuhkan baja berkarbon rendah serta lapisan galvanis dengan berbagai kandungan unsur. Pipa galvanis bisa didapat dengan meletakkan baja karbon rendah ke dalam lelehan seng. Proses inilah yang disebut dengan galvanisasi. Selain membuat pipa baja berdaya tahan tinggi, galvanisasi juga bisa memperpanjang usia pipa yang dilapisinya.

Baca Juga : Begini Kriteria Pipa Galvanis yang Berkualitas
 

Jenis-Jenis Pipa Galvanis

Dalam penggunaannya, pipa galvanis memiliki beberapa jenis yang berbeda. Adanya perbedaan jenis ini disebabkan karena pipa dibuat menyesuaikan dengan kebutuhan penggunaan. Dari segi bentuk, pipa galvanis sangat variatif. Ada pipa galvanis berbentuk pipa standar, lembaran, kotak, tabung, hingga bentuk U dan H.

Ada juga yang mengelompokkan pipa galvanis berdasarkan ukuran diameternya. Untuk menghitung diameter sebuah pipa galvanis, Anda bisa mengecek angka yang tertera setelah simbol Ø. Diameter pipa galvanis yang paling sering ditemukan di pasaran adalah ukuran ½ inch, ¾ inch, 1 inch, 1½ inch,2 inch, 2½ inch, 3 inch, 4 inch, 6 inch, 8 inch, dan 10 inch. Meski berbeda-beda ukuran diameternya, namun untuk panjang pipa galvanis berukuruan standar 6 meter.

Selain itu, pipa galvanis juga hadir dengan ketebalan dinding pipa yang berbeda-beda. Untuk menyebutkan ketebalan dinding pipa biasanya digunakan istilah schedule. Tipe schedule kemudian dibagi menjadi beberapa kelas yaitu: Medium A, Medium B, dan Non-medium. Variasi ketebalan pipa dinding biasanya mulai dari kisaran 1mm dan seterusnya.
 

Tipe Pipa Galvanis Berdasarkan Ulir

Jenis pipa galvanis juga bisa dilihat berdasarkan ulir yang dimiliki. Uliran adalah profil spiral pada pipa yang berfungsi untuk menyambungkan dua pipa atau lebih. Panjang ulir sebuah pipa dapat diketahui dengan melihat angka yang tertera setelah simbol “R”. Berikut ini beberapa ukuran diameter pipa galvanis menurut panjang ulir.

  Ukuran Diameter pipa (Inch)   Jumlah Ulir (Inch)      Panjang Ulir (mm)
                       1/2              14                19
                       3/4              14                19
                         1             11 1/2                 22
                      1 1/4             11 1/2                 25
                      1 1/2             11 1/2                  25
                         2             11 1/2                 25
                       2 1/2                8                 38
                          3                8                 38
                          4                8                 41

Dari beragam jenis pipa galvanis yang disebutkan dalam artikel ini, salah satu jenis yang sedang populer saat ini adalah galvanis tipe standar dengan schedule 40 mm. Tipe ini populer karena tingkat ketebalannya tinggi sehingga cocok untuk pembuluh pipa yang membutuhkan tolakan tinggi.
 

Kegunaan Pipa Galvanis

1. Sistem Saluran Air

Pipa besi galvanis dikenal anti karat serta korosi. Hal ini menyebabkan pipa galvanis sebagai pipa untuk saluran air. Akan tetapi, Anda harus memperhatikan satu hal. Pipa besi galvanis memiliki kandungan zinc yang dapat terkelupas oleh air panas. Oleh karena itu, ada baiknya Anda tidak menggunakan pipa galvanis sebagai sistem saluran air untuk air panas.

2. Instalasi Listrik

Tidak hanya sebagai saluran air, pipa galvanis dapat diguakan sebagai jalur instalasi listrik. Spesifikasi serta ketersediaan berbagai ukuran pipa besi galvanis semakin mendukung kemampuan pipa galvanis akan hal ini.

3. Saluran Gas

Pipa ini memiliki kemampuan untuk menahan tekanan yang sangat tinggi. Hal ini menyebabkan pipa besi galvanis menjadi pilihan sebagai sistem saluran gas, seperti di rumah sakit. Pipa galvanis dapat digunakan untuk mengalirkan gas seperti oksigen dan nitrogen.

Jika Anda berniat menggunakan jenis pipa besi galvanis sebagai saluran gas, pastikan pemasangan yang Anda lakukan telah benar agar tidak ada tekanan udara yang bocor begitu saja dari pipa.

Itulah dia penjelasan tentang ukuran pipa galvanis serta kegunaannya yang dapat Anda jadikan panduan. Walaupun harga pipa galvanis dapat dikatakan relatif lebih mahal dibandingkan pipa lainnya, pipa besi galvanis memiliki berbagai kelebihan yang jarang terdapat pada jenis pipa lainnya. Pastikan Anda megnetahui kebutuhan Anda dan memilih pipa galvanis dengan ukuran dan spesifikasi yang tepat.

Produksi pipa galvanis dibuat bervariasi untuk menyesuaikan kebutuhan pasar. Ada pipa galvanis yang berbentuk tabung standar, namun ada juga yang berbentuk H. Pilihan ukuran pipa galvanis juga sangat beragam, ada yang menyesuaikan ketebalan, ada juga yang menyesuaikan diameter. Untuk lebih lengkapnya, simak fungsi dan harga dari Pipa Galvanis disini.

Recent Articles