indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Bagian-bagian Konstruksi Bangunan yang Harus Ada pada Hunian Anda

Apa itu konstruksi? Dalam proyek bangunan, konstruksi dapat diartikan sebagai susunan suatu bangunan, mulai dari model hingga tata letak. Jika diibaratkan secara sederhana, konstruksi adalah tubuh yang menopang bangunan. Setiap bagian konstruksi memiliki sifat serta tujuan tersendiri, masing-masing pun tersusun atas material yang berbeda-beda.

Untuk bangunan rumah, konstruksi bangunan umumnya dibagi menjadi dua, yakni bagian atas dan bagian bawah. Bagian atas memiliki fungsi utama sebagai pendukung bangunan. Sedangkan bagian bawah adalah penopang bangunan. Untuk lebih memahami tentang konstruksi bangunan rumah, berikut ini penjelasan tentang beberapa bagian konstruksi bangunan yang harus ada pada hunian Anda.

Pondasi

Pondasi terletak pada bagian paling dasar bangunan. Fungsi utamanya adalah sebagai penopang keseluruhan bangunan. Maka, sudah sewajarnya jika pondasi bangunan rumah dibuat kokoh dan kuat. Ada tiga indikator yang bisa dijadikan patokan saat membuat pondasi bangunan. Pertama, berada di lahan yang tepat (tidak berongga). Kedua, dibangun di lahan yang memiliki risiko longsor kecil. Ketiga, tidak berisiko mengalami penurunan.

Biasanya pondasi rumah tersusun atas campuran beberapa jenis bahan bangunan. Material yang paling sering digunakan untuk membangun pondasi adalah batu bata dan batu kali. Namun, ada juga yang menggunakan beton sebagai pondasi.

Balok Beton sebagai Penopang

Balok beton umumnya diletakkan tepat di atas pondasi bangunan. Fungsinya adalah menghantarkan tekanan dari beban bangunan ke pondasi. Dari pondasi, tekanan tersebut diteruskan ke tanah. Dengan begitu, bangunan rumah pun bisa berpijak lebih kokoh.

Baca Juga : Cara Pasang Bondek pada Struktur Beton

Selain berfungsi sebagai penghantar tekanan, balok beton juga berfungsi sebagai penopang dinding. Adanya balok beton akan memudahkan pekerja untuk membangun dinding yang kuat pada bangunan rumah. Balok beton terbuat dari campuran beton serta baja.

Dinding

Jika pondasi dan balok beton termasuk dalam kategori konstruksi bangunan bagian bawah, maka dinding sudah termasuk konstruksi bangunan bagian atas. Fungsi dinding adalah sebagai pelindung bangunan, memisahkan bagian luar dan dalam, serta menjadi penyekat di dalam bangunan rumah. Dinding juga terkadang difungsikan sebagai penopang jika bangunan rumah dibuat bertingkat.

Jika dilihat berdasarkan material penyusunnya, dinding dapat dibagi menjadi tiga jenis. Pertama ada dinding tradisional (tersusun dari material kayu atau bambu). Kedua adalah dinding permanen (berbahan beton). Terakhir, dinding semi-permanen (menggunakan kombinasi antara material kayu atau bambu dengan beton).

Kuda-kuda

Konstruksi bangunan rumah berikutnya adalah kuda-kuda. Konstruksi kuda-kuda ini dapat ditemukan pada bagian atas bangunan. Fungsi kuda-kuda adalah untuk menopang bagian atap rumah yang terdiri atas rusuk dan genting. Biasanya kuda-kuda terbuat dari bahan bangunan berupa kayu atau bisa juga dari baja ringan.

Atap

Inilah konstruksi yang disokong oleh kuda-kuda. Atap merupakan bagian paling atas dari sebuah bangunan rumah. Konstruksi ini memiliki fungsi sebagai pelindung bagian atas rumah dari gangguan cuaca maupun gangguan eksternal lainnya. Di samping itu, keberadaan atap juga sangat penting untuk menjamin keamanan penghuni.

Baca Juga : 5 Faktor Penting dalam Perencanaan Konstruksi Rangka Atap Baja Ringan

Ada beberapa jenis bahan bangunan yang sering digunakan untuk menyusun atap. Material yang paling populer adalah genting, kemudian baja. Ada juga yang menggunakan metal atau seng, asbes, kaca, hingga aspal.

 

Itulah dia beberapa bagian dari konstruksi bangunan yang harus ada pada sebuah hunian. Di samping lima bagian yang telah disebutkan, ada juga bagian lainnya seperti balok latei, ventilasi, hingga balok ring. Semoga informasi ini bermanfaat untuk proyek bangunan rumah Anda.

You May Also Like