indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Macam-Macam Jenis Baja Ringan untuk Partisi

Jenis baja ringan yang beredar di pasaran saat ini sangat beragam. Seperti yang sudah Anda ketahui, baja ringan adalah material berbahan dasar baja, namun bobotnya ringan. Dengan sifat yang kokoh, material ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Maka, tidak mengherankan jika jenisnya pun sangat beragam. Inilah macam-macam jenis baja ringan yang umum digunakan sebagai partisi.

Baja ringan kaso

Baja ringan kaso atau trus  adalah jenis baja ringan yang terbuat dari bahan karbon baja yang sifatnya kuat dan kaku. Selain untuk partisi pada bangunan, baja ringan jenis ini juga sering digunakan sebagai rangka mobil, struktur rangka peralatan listrik, hingga struktur rangka senjata api.

Baja ringan kaso memiliki sifat tahan karat karena mengandung komposisi aluminium dan senyawa lainnya yang mampu mencegah terjadinya kontak antara besi dengan oksigen. Baja ringan kaso sendiri memiliki standard high tensile strength sebesar 550 Mpa (5500 kg/cm2). Standar ini dipengaruhi oleh tegangan tarik kaso. 

Perhatikan juga komponen yang dugunakan saat mendirikan partisi, biasnya besi yang kurang tepat penggunaanya dapat menimbulkan tegangan arus listrik tinggi dan menyebabkan korsleting

 

Baja ringan reng (profil B)

Jenis baja ringan selanjutnya adalah baja ringan reng atau profil B. Berbeda dari baja ringan kaso yang terbuat dari bahan karbon baja, baja ringan reng terbuat dari bahan galvalum. Ciri khasnya adalah bentuk yang menyerupai sebuah trapesium atau huruf “A”. Dengan bentuk yang demikian, baja ringan reng mampu menahan beban berat.

Kegunaan baja ringan untuk atap dinilai memiliki durabilitas yang baik. Pada baja ringan reng sangat variatif. Material ini bisa digunakan sebagai partisi, dudukan genteng di atap, hingga sebagai pengikat kuda-kuda atap bangunan. Baja ringan reng biasanya dipilih karena sifatnya yang tahan terhadap karat dan korosi. Selain itu, baja ringan reng juga bisa menyerap energi dengan baik sehingga dapat menahan beban konstruksi tanpa harus terjadi kehancuran.


Baja ringan taso

Jenis baja ringan yang terakhir adalah baja ringan taso. Baja ringan taso memiliki penampang luar yang serupa balok berukuran kecil. Biasanya, baja ringan jenis ini digunakan bersama-sama dengan baja ringan reng. Baja ringan taso akan mengikat baja ringan reng sehingga tetap pada posisinya dan tidak bergeser saat menahan konstruksi.

Di samping itu, taso juga digunakan untuk memperkuat kuda-kuda atap. Dengan baja ringan taso, kuda-kuda atap bisa diikat dengan kencang. Taso juga sering digunakan untuk memperkuat gording atap. Menambahkan taso pada gording atap akan membuat proses instalasi permukaan atap bangunan menjadi lebih mudah.

Baca juga: Ini 5 Langkah Cara Membuat Kanopi dari Besi Hollow


Kelebihan baja ringan

Setelah membahas tentang jenis baja ringan, sekarang mari membahas tentang beberapa kelebihan baja ringan dibandingkan dengan material lain yang sering digunakan untuk membuat partisi. Berikut adalah beberapa kelebihan baja ringan:

  • Memiliki tegangan tarik tinggi

Keunggulan utama dari material baja ringan adalah kekuatan tegangan tarik yang tinggi (sekitar 550 Mpa). Tingginya kekuatan tegangan tarik baja ringan membuat material ini bersifat lentur dan lebih mudah menyerap energi panas dari matahari.

  • Tahan karat

Keunggulan baja ringan lainnya adalah sifat tahan karat. Baja ringan terbuat dari komposisi bahan yang membuat kontak antara logam dengan oksigen menjadi sangat minim. Dengan begitu, material ini pun tidak mudah berkarat karena oksidasi.

  • Proses instalasi yang mudah

Terakhir, proses instalasi baja ringan pun tergolong mudah. Material ini bersifat ringan sehingga memudahkan proses pemasangannya. Selain itu, sistem penyambungan baja ringan pun terbilang sederhana, cukup dengan baut, sekrup, dan las.

Semoga dengan informasi mengenai jenis-jenis baja ringan ini Anda bisa tahu mana baja ringan yang paling tepat untuk kebutuhan konstruksi Anda. Dapatkan baja ringan berkualitas terbaik hanya di Indosteger.

Baca juga: Bedah Biaya Renovasi Rumah

Recent Articles