indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Bagaimana Cara Menghitung Tinggi Dinding Rumah 2 Lantai

Cara menghitung tinggi dinding rumah 2 lantai tidaklah sulit, selama Anda mengetahui rumus fundamental yang biasa digunakan oleh para arsitek. Apakah Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai rumus fundamental untuk menghitung tinggi dinding rumah dengan tepat?

Melalui artikel ini, Indo Steger akan memberikan informasinya hanya untuk Anda. Selain itu, ada juga tips dalam membangun rumah 2 lantai agar terlihat luas dan nyaman.

Cara Menghitung Tinggi Dinding Rumah 2 Lantai

Dalam menghitung tinggi dinding rumah 2 lantai, rumus fundamental yang biasa digunakan adalah panjang ditambah lebar kemudian dibagi 2 ((p + l)/2). Akan tetapi, perlu Anda ingat, ukuran tinggi dinding rumah kembali lagi pada kebutuhannya.

Untuk rumus fundamental tersebut, kami akan memberikan contoh sederhana. Misalnya ada rumah dengan luas 6 x 8, maka sesuai dengan rumus di atas perhitungannya menjadi (6+8)/2 yang berarti tinggi dinding rumah tersebut 7 meter (tinggi lantai 1 ditambah lantai 2).

Tips untuk Membangun Rumah 2 Lantai

Berikut ini, ada 5 tips dalam membangun rumah 2 lantai yang dapat Anda ikuti, yaitu:

1. Memahami Kondisi Tanah

Tanah atau lahan rumah menjadi faktor penting yang perlu Anda perhatikan. Tanah menjadi fondasi dalam pembangunan rumah, khususnya rumah 2 lantai.

Rumah 2 lantai memiliki gaya tekanan yang lebih besar dibandingkan dengan rumah 1 lantai. Apabila rumah 2 lantai dibangun di atas tanah dengan struktur yang lembek, tentu saja hal tersebut dapat membahayakan penghuninya, terutama jika terjadi bencana alam seperti gempa bumi. Sebagai solusinya, Anda bisa menggunakan pondasi cakar ayam untuk membangun rumah 2 lantai.

2. Tentukan Konsep Sesuai dengan Kebutuhan

Apa saja hal yang dibutuhkan dalam rumah yang akan dibangun tersebut? Apakah rumah tersebut akan dihuni oleh 1 orang, keluarga kecil, atau keluarga besar? Berapa banyak kamar yang dibutuhkan di dalamnya?

Kebutuhan penghuni rumah akan menentukan konsep rumah seperti apa yang akan Anda bangun nantinya. Oleh karena itu, pahami dulu kebutuhan dalam rumah tersebut dan tentukan konsepnya berdasarkan kebutuhannya.

3. Menghitung Anggaran

Pembangunan rumah 2 lantai tentu akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak dibandingkan rumah 1 lantai. Belum lagi jika ada pemilihan material khusus dan permintaan lainnya dari pemilik rumah.

Untuk menghitung anggaran, Anda dapat memulainya dari menghitung luas area, kemudian banyaknya ruangan yang akan dibangun, kemudian tinggi bangunan. Setelah itu, Anda bisa menghitung biaya instalasi, biaya tukang, dan biaya material.

Baca Juga: Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai dengan Mudah

4. Melakukan Perhitungan Bangunan dengan Tepat

Rumah 2 lantai memiliki beban pada bagian atas sehingga Anda perlu memperhitungkan berbagai aspek seperti beton yang dipasang pada lantai 1 dan lain sebagainya. Rumah yang dibangun tanpa perhitungan yang tepat tentu akan membahayakan penghuni rumah di kemudian hari. 

5. Menambah Mezzanine

Untuk membuat 2 rumah lantai terlihat lebih luas, Anda bisa menambahkan mezzanine atau lantai tambahan. Mezzanine ini bisa dimanfaatkan sebagai ruang tambahan untuk kamar, ruang keluarga, ruang bermain anak, dan masih banyak lagi fungsi dari lantai mezzanine ini.

Jadi, itulah informasi yang dapat kami berikan mengenai cara menghitung tinggi dinding rumah 2 lantai. Apabila Anda membutuhkan rental scaffolding Jakarta untuk pembangunan rumah, silakan hubungi Indo Steger sekarang juga dan jangan lupa untuk menerapkan cara menghitung tinggi dinding rumah di atas sebelum melakukan pembangunan rumah.

Recent Articles