indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai dengan Mudah

Bagaimana cara menghitung biaya bangun rumah 2 lantai? Pertanyaan ini sering dicari di internet karena banyak dari Anda yang ingin membangun rumah 2 lantai di lahan kosong sesuai keinginan. Namun masalahnya adalah Anda bingung mengenai berapa besar biaya yang harus dipersiapkan sesuai dengan luas rumah tersebut. 

Tenang saja, di bawah ini ada seluruh informasi lengkap yang dapat membantu Anda menghitung biaya bangun rumah 2 lantai. Ingin tahu lebih jelas? Simak penjelasan berikut ini.
 

Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai

Biaya menjadi isu sensitif yang harus dibahas dan dicanangkan sejak awal di dalam proses membangun rumah. Jangan sampai Anda tidak melakukan hal ini karena bisa-bisa dalam proses pembangunan, biaya yang dibutuhkan malah tidak bisa terpenuhi. 

Proses pembangunan rumah dapat berhenti di tengah jalan. Tentu saja Anda tidak mau hal itu terjadi, bukan? Untuk dapat mengetahui estimasi biaya bangun rumah dua lantai, ada dua tahap yang harus Anda ikuti.
 

1. Menghitung Luas Bangunan yang Dibangun

Tahap pertama yang harus dilakukan adalah menghitung luas bangunan. Untuk rumah 2 lantai sendiri, tidak ada batasan atau ketentuan sendiri mengenai seberapa luas bangunan. Namun untuk contoh kali ini, yang akan dipakai adalah luas bangunan 100 meter persegi. Cara menghitungnya adalah:

  • Luas lantai dasar: 100 meter persegi
  • Luas lantai: 100 meter persegi
  • Luas pondasi: 50 meter persegi
  • Luas atap: 50 meter persegi

Sebenarnya untuk luas pondasi dan atap tidak selamanya sama. Ini tergantung dari desain rumah serta jenis atap yang akan dibangun. Jika sudah mengetahui angka-angka di atas, sekarang saatnya mengetahui biaya konstruksi bangunan.
 

2. Perhitungan Biaya Konstruksi Bangunan

Membahas biaya konstruksi bangunan maka membuat Anda harus mengerti konsep harga konstruksi. Ada dua konsep harga konstruksi, yaitu harga konstruksi mentah dan bangunan rumah. 

Untuk konsep konstruksi mentah, berarti biaya bahan bangunan hanya dihitung sampai tingkat dasar rumah selesai. Tidak termasuk interior dan detail dekorasi. Sebaliknya, harga konstruksi bangunan rumah terhitung lengkap dan harus Anda bahas dengan kontraktor yang dipilih.

Secara garis besar, Anda memiliki dua sistem yang bisa Anda pilih dalam membangun rumah Anda: menggunakan jasa kontraktor atau tukang bangunan individu.
 

Jasa Tukang Bangunan

Dalam jasa tukang bangunan sendiri, Anda memiliki dua pilihan: sistem harian atau sistem borongan. Dalam kedua sistem, Anda mempersiapkan material hingga desain Anda sendiri.

Perbedaan kedua sistem terletak pada sistem pembayaran. Dalam sistem harian, Anda membayar harian para pekerja atau tukang bangunan. Keuntungannya, tukang bangunan yang Anda pekerjakan akan fokus untuk menyelesaikan pekerjaan dan berusaha untuk bekerja setiap hari untuk mendapatkan bayaran.

Sementara pada sistem borongan, Anda membayar jumlah tetap pada para tukang bangunan. Umumnya, Anda membayar berdasarkan luas tanah dari bangunan yang akan dibangun.

Keduanya memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Pada sistem harian, Anda harus benar-benar terjun untuk memastikan para tukang bangunan bekerja secara betul setiap harinya. Sementara pada sistem borongan, Anda harus memastikan bahwa para tukang bangunan tidak hanya asal membangun rumah dan ingin cepat selesai karena biayanya sudah tetap.

Secara ekonomi, sistem borongan memang lebih hemat pada biaya membangun rumah Anda secara keseluruhan. Tapi, tentu saja semua kembali pada persiapan dan keinginan Anda untuk terjun pada pada pengerjaan rumah impian Anda.

Sebelum menggunakan salah satu dari kedua sistem di atas, ada baiknya Anda mempersiapkan daftar harga material bangunan yang diperlukan untuk membangun rumah dua lantai Anda. Hal ini untuk mencegah membengkaknya biaya membangun rumah Anda.
 

Jasa Kontraktor

Selain menggunakan jasa tukang bangunan, Anda dapat menggunakan jasa kontraktor untuk membangun rumah dua lantai Anda. Salah satu perbedaan terbesar dari kedua sistem adalah pada sistem kontraktor, Anda kebanyakan tidak harus ambil pusing terhadap perhitungan biaya bangun rumah Anda.

Mengapa demikian? Karena jasa kontraktor menawarkan jasa tenaga dan juga jasa material. Ini berarti Anda tidak usah menyiapkan bahan material untuk pembangunan rumah Anda sendiri.

Kontraktor sendiri menggunakan sistem harga satuan dimana kontraktor umumnya menghitung luas bangunan yang akan dikerjakan, desain dan spesifikasi yang diinginkan, serta hal-hal lain yang diinginkan klien untuk menentukan biaya pembangunan rumah.

Namun untuk perhitungan rata-rata biaya membangun rumah 2 lantai di daerah Jakarta, maka angka yang didapatkan adalah:

  • Harga satuan konstruksi mentah: Rp1.700.000 hingga Rp1.950.000 per meter persegi
  • Total biaya konstruksi: Rp2.600.000 hingga Rp4.200.000 per meter persegi

Jika Anda menginginkan garasi atau balkon pada lantai kedua rumah menggunakan detail dekorasi tambahan seperti kanopi, mungkin Anda juga perlu untuk mengetahui cara menghitung kebutuhan besi Hollow untuk kanopi.
 

3. Total Biaya Konstruksi Bangunan

Dengan mengetahui biaya konstruksi bangunan, sekarang Anda dapat menghitung total biaya yang harus disiapkan dalam proses membangun rumah 2 lantai:

  • Biaya konstruksi mentah: (100+100+50+50 meter persegi) x Rp1.950.000 = Rp585.000.000
  • Biaya paket konstruksi:  100+100+50+50 meter persegi) x Rp2.600.000= Rp780.000.000

Jadi, sekarang Anda harus menyiapkan dana berkisar dari Rp585.000.000 atau Rp780.000.000 untuk membangun rumah 2 lantai dengan luas 100 meter persegi. Dengan cara perhitungan di atas, Anda tidak perlu lagi takut biaya harus dibayarkan melebihi dana yang telah dipersiapkan. Perhitungan di atas termasuk angka kasar dan dapat Anda tekan lebih murah dengan berbagai cara.

Dalam membangun rumah 2 lantai yang kokoh, jangan lupa menggunakan scaffolding untuk mendapatkan manfaat kemudahan dalam proses pembangunan. Dengan informasi cara menghitung biaya bangun rumah 2 lantai, dapatkan Asiba scaffolding dengan harga terbaik bersama Indosteger.

Itulah dia penjelasan tentang cara menghitung biaya bangun rumah 2 lantai yang bisa Anda jadikan referensi. Menghitung biaya bangun rumah 2 lantai untuk memiliki rumah idaman tidaklah sulit. Anda cukup mengikuti langkah-langkah di atas dan memastikan bahwa semua kebutuhan, seperti rincian material yang dibutuhkan, biaya pekerja jika menggunakan sistem jasa tukang, dan lain-lain sudah Anda sertakan dalam perhitungan Anda.

Semoga cara menghitung biaya bangun rumah 2 lantai di atas bermanfaat!

Recent Articles