indosteger@gmail.com   +62218294428

News

6 Material yang Wajib Ada di Desain Rumah Industrial

Sering dipilih sebagai desain interior kafe atau gedung komersial seperti perkantoran, gaya industrial kini juga banyak diterapkan pada rumah. Gaya desain ini pun terkenal dengan tampilannya yang maskulin, unfinished, serta lebih menonjolkan warna asli dari material yang dipakainya. Nah, bagi siapa pun yang tertarik mengaplikasikan desain rumah industrial, berikut adalah enam material yang harus ada dalam desain Anda. 

1. Pipa Galvanis

Tak hanya dipakai dalam rangka dinding atau struktur bangunan saja, pipa galvanis juga bisa dimanfaatkan untuk tujuan dekoratif, lo. Selain itu, material pipa galvanis juga diketahui memiliki ketahanan sampai setengah abad sehingga masa pemakaiannya tentu bisa lebih panjang. 

Biasanya, jenis material ini digunakan sebagai frame foto, rak mainan atau buku, bahan kaki standing lamp, dan masih banyak lagi. Jika ingin tampilan yang lebih raw atau terkesan unfinished, Anda bisa menonjolkan warna asli pipa galvanis. Namun, Anda juga bisa mengecatnya terlebih dahulu bila ingin menonjolkan karakter warna lain.

2. Kayu

Kayu juga menjadi material yang wajib ada dalam desain rumah industrial. Tak hanya memberi kesan rustic—yang identik dengan gaya industrial, elemen kayu juga membuat ruangan terasa lebih lapang dan sejuk. 

Ciri khas dari gaya industrial sendiri memang selalu menonjolkan konsep open-space, yang dapat memberi efek luas pada tampilan ruangan. Penggunaan material kayu pun diakui cukup efektif dalam membangun efek tersebut pada desain interior industrial. Untuk mendapatkan kesan lebih vintage, perpaduan elemen kayu dan metal pun banyak dipilih karena mampu menciptakan desain yang atraktif. 

3. Batu Bata

Saat membahas tentang desain rumah industrial, batu bata juga menjadi material yang selalu ada dalam konsep interior yang terinspirasi tampilan pabrik industri di abad ke-19 tersebut. Ya, dinding bata ekspos memang menjadi salah satu ciri khas dari desain industrial. 

Selain sering dipakai sebagai focal point pada desain interior industrial—karena dapat memberikan efek visual yang dramatis, dinding bata ekspos juga membuat suasana ruangan jadi lebih cozy. 

4. Beton

Beton tidak cuma diaplikasikan dalam struktur bangunan, tetapi material ini juga sering dipakai dalam pembuatan hiasan dekoratif. Sebagai contoh, beton kerap dijumpai sebagai material top table kitchen set, meja samping, pot-pot tanaman, serta aksesori ruang tamu seperti wadah tisu, vas bunga, dll. Tak jarang, lantai beton ekspos pun dipilih untuk menguatkan karakter ruangan bergaya industrial. 

5. Parket

Istilah parket juga identik dengan desain lantai rumah bergaya industrial. Selain memberi efek alami pada tampilan rumah, penggunaan jenis material ini banyak dipilih karena dinilai kokoh dan mudah dibersihkan. 

Parket sendiri merupakan material berupa kepingan kayu yang biasanya diproduksi dari kayu solid seperti jati. Namun, ada juga jenis parket olahan atau sering disebut engineered wood yang harganya lebih ramah di kantong. 

6. Baja

Identik dengan kesan maskulin dan kokoh, penggunaan material baja juga cukup sering ditemukan pada desain interior beraliran industrial. Karena sifatnya yang kokoh, baja pun banyak diaplikasikan pada tiang penyangga atau struktur tangga. Namun, material ini juga kerap ditampilkan sebagai aksen, seperti misalnya pada pegangan pintu, bingkai jendela, atau jenis instalasi dekoratif lainnya. 

Inilah beberapa material yang wajib ada dalam desain rumah industrial Anda. Nah, jika butuh bahan renovasi rumah atau produk pipa galvanis berkualitas tinggi, kunjungi situs Indosteger. Berdiri sejak 2011 lalu, Indosteger pun menawarkan beragam produk scaffolding yang telah diproduksi sesuai standar nasional. 

Recent Articles