indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Mengenal Perbedaan Besi dan Baja

Meski terlihat tak jauh berbeda, sebenarnya terdapat beberapa perbedaan besi dan baja. Bagi Anda yang sedang melakukan pembangunan rumah maupun proyek konstruksi lainnya, Anda perlu kenali lebih jelas perbedaan antara kedua material tersebut. Supaya tidak salah lagi, pertama-tama Anda harus memahami dulu apa itu definisi dari besi dan baja.
 

Perbedaan Besi dan Baja

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, besi adalah logam yang keras dan kuat yang banyak sekali kegunaannya. Besi merupakan unsur yang membentuk sebagian besar bagian inti luar dan dalam bumi. Oleh karena itu, besi menjadi unsur keempat paling besar pada kerak bumi. 

Di sisi lain, baja merupakan bentuk pengembangan dari penggunaan besi yang digunakan secara luas di muka bumi ini. Untuk lebih jelasnya, mari pelajari lebih lanjut mengenai perbedaan besi dan baja.
 

1. Pembentukan Material

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, besi merupakan unsur murni yang sudah ada di bumi. Besi atau yang biasa disebut unsur ferrum (Fe) merupakan material alami. Besi yang biasa kita lihat sehari-hari terbuat dari penambangan bijih besi yang kemudian diolah lebih lanjut menjadi potongan besi yang sering kita jumpai. Sementara itu, baja merupakan material buatan yang tercipta dari perpaduan besi, karbon, mangan, fosfor, sulfur, silikon serta aluminium, nitrogen, dan oksigen dalam jumlah kecil. 

Baca juga: Rumus Praktis untuk Menghitung Berat Besi
 

2. Karakteristik

Dikarenakan terbuat dari bahan yang berbeda, tentu besi dan baja memiliki karakteristik yang berbeda. Salah satu perbedaan besi dan baja adalah besi lebih mudah teroksidasi dari baja dan kelamaan akan berkarat. Sedangkan bahan-bahan yang terdapat dalam baja seperti kromium, nikel, dan mangan, membuat baja lebih bisa bertahan dari oksidasi dan karat. Kandungan bahan tersebut juga membuat permukaan baja terlihat mengkilap. Ditambah lagi, baja juga tahan terhadap udara lembap.

Namun dibandingkan dengan baja, besi mempunyai tingkat elastisitas yang lebih tinggi. Baja cenderung lebih kaku. Selain itu, besi mengandung unsur karbon yang lebih banyak dibandingkan baja. Unsur karbon pada besi biasanya sebesar 2%-4% sedangkan di baja hanya sebesar 0,2%-2,1%.

Unsur karbon inilah yang mempengaruhi tingkat kekerasan dan kekuatan tarik suatu material. Semakin tinggi unsur karbon dalam suatu material, maka semakin tinggi juga tingkat kekerasan dan kekuatan tariknya. Akan tetapi, semakin tinggi kehadiran karbon pada saat pembuatan baja, malah semakin rapuh baja yang dihasilkan.
 

3. Suara dan Percikan Bunga Api

Perbedaan besi dan baja selanjutnya adalah dari sisi suara. Pada saat melakukan pengecoran dengan besi dan baja, kedua material ini akan menghasilkan suara yang berbeda. Karena sifat logamnya, besi dapat meredam suara sehingga saat dipukul dengan palu besi akan menghasilkan bunyi yang pelan. Di sisi lain, baja akan menghasilkan bunyi yang nyaring saat dipukul palu.

Proses penggerindaan juga menampilkan perbedaan besi dan baja yang lain. Saat besi digerinda maka akan menghasilkan percikan bunga api yang besar dan banyak, sedangkan baja menghasilkan percikan bunga api lebih kecil dan sedikit. Percikan bunga api yang terlihat saat gerinda menandakan tingkat kandungan karbon yang ada di suatu logam.

Baca juga: Jenis dan Ukuran Baja Ringan Terlengkap Beserta Spesifikasi
 

4. Penggunaan

Kedua material ini sering ditemukan pada bahan bangunan. Selain menjadi bahan bangunan, besi juga digunakan untuk membuat peralatan rumah tangga, perangkat kendaraan dan lainnya. Berbeda dengan besi, baja biasanya digunakan untuk pembangunan mobil, rel kereta, jembatan, dan lainnya yang sifatnya lebih heavy duty.
 

5. Ketersediaan dan Harga

Besi bisa ditemukan secara mudah di alam bebas, biasanya dari penambangan bijih besi. Sementara itu, baja terlebih dahulu harus menjalani proses sebelum bisa dibuat dan digunakan. Oleh karenanya, harga baja cenderung lebih mahal dari besi yang tersedia di pasaran. Namun, hal ini tak berarti besi lebih kalah dalam kualitas dan penggunaannya dibanding baja.

Salah satu bahan besi yang penggunaan dan kualitasnya bisa disandingkan dengan baja adalah besi UNP galvanis. Besi UNP galvanis lebih mudah dipasang dan dibentuk, serta memiliki ketahanan yang tinggi terhadap suhu dan cuaca. Selain itu, besi UNP galvanis mudah untuk dibeli dan harganya pun sangat kompetitif.

Tak perlu bingung mencari, Indosteger yang merupakan salah satu penyedia besi UNP galvanis terbaik di Indonesia bisa membantu Anda mendapatkan besi UNP. Harga besi UNP di Indosteger sangatlah kompetitif dan ramah di kantong. Nah, setelah Anda memahami apa saja perbedaan besi dan baja, saatnya Anda membeli besi UNP di Indosteger sekarang!

Baca juga: Kekuatan Besi UNP Dari Faktor Cuaca Hingga Bobot Konstruksi

Recent Articles